Mengasuh Calon Istri

Mengasuh Calon Istri
Mengenang kebersamaan(21+)


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Pria, berkebangsaan negara penghasil anime ini, terlihat kusam dan kusut wajahnya. Semua hal tak selera semangat lagi ia lakukan. Meski begitu, tak ada garis keriput yang meninggalkan jejak di wajah rupawan dan penuh kharismanya.


Walau pun, usia 40 tahun bukan lah masa yang bisa di bilang muda. Lelaki bermata sipit itu , terus memandangi wajah pucat di hadapannya.


Batinnya sangat, tercabik melihat kenyataan di hadapannya ini. Ameera adalah seorang wanita yang energik dan aktif, raga nya memiliki daya tahan yang kuat.


Wanita cerdas dan baik hati. Sambil merapikan anak rambut yang menutupi wajah pucat nya. Pikiran Hideo menerawang pada kejadian indah. Di musim dingin tahun lalu, di negara penghasil elektronik dan transportasi terbesar di dunia.


Hideo, mengenang bagaimana ia akhirnya, dapat menaklukkan si wanita keras hati. Ameera yang sempat membencinya, kini telah ia miliki seutuhnya.


Seorang wanita yang mampu membuat hati nya bergetar, dengan hanya menatap senyum judesnya.


Ia mengingat bagaimana saat itu, ketika tengah men cumbu wanita, yang berada di bawah kungkungan nya. Hideo melakukannya dengan penuh gelora dan hasrat yang menggebu-gebu.


Entah sejak kapan kedua tubuh yang sempurna itu, telah polos seperti bayi baru lahir.


Raga molek dengan bentuk dan lekukan yang aduhai. Besarnya kedua buah yang seragam, dengan bintil buah di setiap ujungnya, berwarna coklat muda menggiurkan.


Perut yang rata dengan pinggang ramping namun, memiliki pinggul berisi. Sungguh bentuk yang biasa di sebut seperti biola spanyol. Tubuh yang luar biasa menggoda imin ini, biasa tertutup pakaian panjang serta longgar.


Hingga tiada siapapun yang akan menyangka dan mengira bahwa isinya akan sesempurna ini. Sungguh, Tuhan begitu baik dan murah hati, pada seorang lelaki pencinta hubungan bebas seperti Hideo Kaindra.


Entah, telah berapa jenis wanita yang berada di bawah kendali nya seperti saat ini. Entah, sudah berapa model yang pernah ia rasakan, dari biola spanyol, gitar spanish, hingga ukulele brazil. Akan tetapi, gairahnya tidak pernah sebesar ini, imajinasinya tidak lah pernah segila ini.


Entah, kenikmatan apa yang telah di suguhkan oleh seorang mantan wanita penghibur di dunia malam, yang bernama Ameera Assidiqia. Hingga, setiap lamunan nya hanya berisikan tentang wanita yang telah menempuh jalan hijrah itu.


Di mana, di masa lalu ia mengobral tubuhnya secara eksklusif. Kini, setelah ia memeluk hidayah dari Tuhannya, serta merta, Ameera menutup rapat seluruh tubuhnya. Membuatnya, otomatis mengundurkan diri dari sebuah klub malam bergengsi.

__ADS_1


Kenapa di bilang bergengsi, ya karena yang datang ke sana hanyalah bos-bos dan juragan yang uangnya tak berseri. Bukan hal mudah bagi seorang eks.wanita malam, mengundurkan diri secara tiba-tiba, ketika namanya dan pamornya tengah melambung setinggi langit.


Dan, Ameera adalah salah satu primadona dengan bayaran tertinggi, karena kecantikan serta kepiawaiannya dalam memuaskan pria-pria berotak apem.


Kemana aliran dana dan kekayaan ratu malam tersebut. Karena ketidak tahuannya, karena kekurangan akan ilmu agama. Yang ia paham dan yang ia tahu.


Ameera hanya ingin mensejahterakan seluruh penghuni panti asuhan, di mana ia di besarkan dan di rawat dengan penuh kasih sayang.


Ia telah membangun panti itu menjadi bangunan tiga lantai, dengan ruang baca dan juga ruang bermain, jangan lupakan sebuah kolam renang raksasa di halaman belakang.


Ameera juga telah menjadikan adik-adik senasibnya, berpendidikan layak. Hingga, ada beberapa dari mereka yang telah lulus kuliah di universitas terkemuka.


Salah duanya adalah Sarjana Kedokteran dan Guru Bahasa Inggris.


Meskipun, ia telah salah jalur dalam mencari pundi-pundi uang itu. Entah, kenapa hasil uang haramnya dapat menjadikan adik-adik nya hidup sejahtera dan layak.


Sejak saat itu, Ameera tidak percaya dengan siapapun juga. Kecuali, adik-adik senasib nya, serta ibu pantinya yang telah tiada karena mengidap kanker otak stadium lanjut.


Kembali pada kejadian saat ini di atas ranjang berukuran king size.


Seorang pria bertubuh atletis dengan otot keras di setiap tempat yang sesuai. Kulit putih bersihnya, seakan bersinar karena pantulan dari bercak keringat.


Yang menetes menambah aura sensualitas pada pria tersebut. Hidung mancung dengan mata sipit, alis hitam tegas dengan bibir tipis yang menggoda.


Pria itu terlihat terus memainkan jemari nya, menyusuri setiap senti dari tubuh yang menggeliat liar karena sentuhannya. Sesekali telapak tangan yang kekar itu me remas sepasang buah kembar, dan memelintir bintil buah yang tersemat di tengahnya.


Maka, terdengarlah alunan suara merdu, yang tercipta dari pita suara Ameera. Membuat pria yang berada di atas tubuhnya itu semakin menggila dalam menjelajahi kawasan nya.


Hideo beralih menggunakan bibirnya, menikmati suguhan dari surga dunia miliknya. Ia memutuskan menikahi mantan kupu-kupu malam ini. Karena, berawal dari rasa penasarannya.

__ADS_1


Manakala, beberapa klien serta kawan bisnisnya menceritakan kehebatan Ameera di atas kasur berderit.


Namun, giliran ia menemukan wanita itu, dalam keadaan yang telah berbeda 360 derajat. Hanya dengan memandang wajahnya saja, serta berbekal cerita dari kawan-kawannya.


Hideo selalu berfantasi liar terhadap Ameera, hingga pusaka nya kehilangan daya, meski para wanita jelangkung itu bugil dan menari dihadapannya.


Hideo seakan mati rasa, pengusaha yang bertitle cassanova itu mendadak letoy. Karena itu, malam ini adalah malam pertama baginya, melihat, menjamah, dan bakal merasakan kenikmatan tiada tara.


Kenikmatan yang telah hampir sepuluh purnama, tidak dapat di rasakan nya. Ya, Hideo butuh waktu selama itu, untuk menaklukkan hati wanita sekeras karang, dialah Ameera Assidiqia.


Kulit mereka bergesekan, peluh mereka telah berbaur menjadi satu. Hideo terus merangkak di atas tubuh indah nan molek itu. Bibirnya mengecup dan melahap ceri ranum milik Ameera, hingga membuat ceri yang mungil itu kini sebesar tomat karena ulahnya.


Bibirnya terus bermain menyusuri lekuk leher, beralih ke tulang selangka hingga kini terbenam di kedua buah kembar bergantian. Hideo Kiandra, laksana seorang bayi yang sedang memuaskan dahaganya dengan begitu rakus.


Setelah puas bermain di atas, perlahan tapi pasti, Hideo merambat semakin kebawah, meninggalkan jejak merah di perut yang rata. Membuat sang pemilik raga menahan desah laknat dengan menggigit bibirnya sendiri.


"Lepaskan saja sayang... Aku menyukai suara mu."


"Bahkan, gelora ku berada di level tertinggi saat ini."


Hideo berucap lirih dengan suara seraknya, pertanda hasratnya yang sudah memuncak. Di sela-sela kegiatannya mengecap dan merasai biji sawi yang terselip.


Ia, menyempatkan diri, untuk melirik sekilas akibat dari aksi gilanya itu. Pasalnya, hal ini adalah kali pertama ia buat pada wanita. Karena bersama jelangkung nya, Hideo selalu di puaskan, bukan memuaskan.


Senyumnya merekah, tatkala aksinya barusan membuat sang empunya tubuh mengerang hebat, pertanda wanita nya telah sampai pada ujung geloranya.


Maap yak, ini cuma lagi mengenang yang indah-indah, si Mr. Hideo nya🙈


Yang mau sleding mak silahkan, pake pisang coklat keju tapi nya...😁

__ADS_1


__ADS_2