Mengejar Cinta Om Jutek

Mengejar Cinta Om Jutek
Kencan part 1


__ADS_3

Bukan kah kau ingin merasakan pacaran?"


"I .iya tapi..."


"Ya sudah," Al berbalik dan kembali berjalan, Caca lagi dibuat terkejut karena Al tiba tiba saja menggenggam tangannya dan menariknya.


Caca bagai kerbau di cucuk hidungnya, patuh, dia diam sambil terus memandang tangannya yang di genggaman Al, wajahnya berbinar, Caca bahagia.


Al terus menarik nya keluar rumah menuju parkiran. Dia sudah mengeluarkan motor sportnya.


"Ki..kita mau naik motor?" tanya Caca heran.


'Dimana mana orang ngajak cewek kencan itu pakai mobil, yang bagus, keren, lah ini om Al kok malah ngajak aku naik motor,' batin Caca


"Ayo naik, kenapa bengong?"


"Eh...kita naik motor ya om!" tanya Caca setengah meringis merasa kurang nyaman.


"Kenapa?.nggak mau? takut kepanasan?"


"Bu..bukan gitu Om, tapi kan.."


"Mau nggak?"


Merasa tak enak hati Caca pun akhirnya naik, 'untung saja aku pakqi celana, gimana tadi kalau aku pakai gaun, kan gawat, Oh pantesan...." batinnya manggut-manggut.


"Kamu kenapa?" tanya Al heran karena Caca manggut-manggut sendiri.

__ADS_1


"Eh...enggak ada om," jawabnya yang langsung naik dan memeluk Al dari belakang. 'Nyamannya, mimpi apa gue semalam, bisa bebas meluk om.gantwng, asyiiiik.'


Mereka pun berangkat, Caca tak memperdulikan Al mau membawanya kemana, yang penting pergi berdua dengan mas Al, kemana aja Ok, lagipula dengan begini aja dia sudah merasa sangat bahagia.


Al terus melajukan motornya menuju taman mini Indonesia Indah, dan parkir disana.


"Turun" ucapnya karena istri kecilnya itu tak kunjung turun.


"Loh kok.kesini Om?"


"Katanya mau kencan?" tanya al.balik


"Iya tapi..." Caca menatap bingung.


"Om nggak pernah tau, gimana kencannya anak muda, yang pernah om tau dulu temen Om pas SMA ngajak pacarnya kesini."


"Itu beda Ca, apa kamu mau aku ajak ke tempat dimana kami pernah jalan, makan, dan-"


"Stop! Aku nggak mau," sahut Caca cepat. "Enak aja mau ngajakin aku ke tempat dia sama mantannya dulu, nggak mau!!!'


"Jadi nggak?" tanya Al lagi


Di dalam hatinya Al tertawa, 'elo dah ngerjain gue, sekarang gue bales Lo, emang enak pacaran disini? gue akan bikin Lo kapok Ca, hahahaha....'


"Ayo" Al menarik mesra tangan Caca dan membawanya masuk ke dalam, membeli tiket dan memulai penjelajahan.


Tiga jam sudah mereka brain disana sudah banyak jenis permainan yang mereka coba, naik kora-kora, roal coaster, dan banyak lagi, namun sepertinya Al salah mengajak Caca, karena gadis itu bukannya takut, dia malah kelihatan bahagia.

__ADS_1


"Om, aku mau naik itu!" tunjuk Caca pada bianglala.


"Mau ya?" tanya nya lagi


"Kamu nggak capek?" tanya Al yang sudah mulai merasa lelah.


"Enggak," jawab gadis itu menggeleng


"Ya udah ayo," mereka berdua menaiki bianglala besar dan mulai berputar. Caca tak bisa membohongi dirinya jika dia sangat menyukainya.


"Om lihat itu Om," tunjuk Caca ke bawah saat ini posisi mereka sedang berada diatas. "Kecil banget ya?" ucapnya lagi.


"Namanya kita diatas,"


"Iya, tapi.." Ucapan Caca terhenti karena tiba-tiba bianglala tersebut berhenti bergerak, gadis itu berubah takut dan panik, apalagi ada anak di dekat mereka yang menangis.


"Om.. I..ini kenapa?" tanyanya bingung


"Tenanglah mungkin hanya kesalahan teknis, jangan takut."


"Ya..tapi kan om?" caca mulai menggenggam tangan Al, "A...aku takut" ucapnya kemudian


"Sabar, dan tenanglah sebentar lagi juga jalan.


Tiba-tiba bianglala itu kembali bergerak namun langsung berhenti, yang justru membuatnya bergoyang goyang, bahkan terdengar suara ledakan. "Om....aku takut?" Caca mulai menangis


Al menariknya ke dalam pelukannya, "tutup matamu dan diamlah," ucap Al kemudian

__ADS_1


__ADS_2