Mengejar Cinta Om Jutek

Mengejar Cinta Om Jutek
Nonton


__ADS_3

Sayang, gimana kalau kita ke dokter?"


"Untuk apa mas?"


"Dari ciri-cirinya, sepertinya kamu hamil, dan untuk memastikan kita sebaiknya periksa ke dokter."


"Males ah mas, aku nggak mau sedih saat nanti dokter bilang aku tidak hamil, aku enggak mau semakin kecewa aja."


"Enggak apa-apa sayang, untuk memastikan kebenarannya, dan mas nggak marah kok, seandainya pun hasilnya tidak seperti yang kita inginkan," ucap Al debgan lembut.


"Mas, kenapa aku nggak hamil ya?"


"Caca sayang, kita harus bersabar, mungkin Allah masih menundanya karena Allah masih ingin melihat keseriusan kita, dan keimanan kita. Mungkin juga Allah masih memberi kita kesempatan untuk lebih saling memahami," sahut Al tegas


Caca memeluknya dan menangis, "Mas, kok kamu baik banget sih, kamu bisa sebijak itu mas,"


"Mas bisa seperti ini karena kamu sayang, kamu jadi makan enggak?" tanya Al mengalihkan pembicaraan, dia tahu Caca sangat sedih karena dia begitu ingin segera hamil.


"Nasi Padang?"


"Nggak ada yang lain?"


"Enggak, maunya itu."


"Ya udah deh, ayo."


Mereka segera pergi ke restoran Minang, yang menjual makanan khas Padang.


"Mas, kamu nggak makan?"


"Enggak sayang, mas masih kenyang." sahut Al yang masih menatap istrinya yang makan dengan sangat lahap.


"Mas.."


"Hem..."


"Aaaa..." ucap Caca menyodorkan nasi plus daging rendang.

__ADS_1


"Enggak kamu aja." sahutnya menggelengkan kepala.


"Satu aja mas, ya!" Caca tak menyerah dia masih menunggu sang suami membuka mulutnya, dan akhirnya Al membuka mulutnya dan makanan di sendok Caca langsung masuk ke dalam perutnya.


"Sayang, udah!" ucap Al cepat. Dia mengambil air putih dan langsung meminumnya.


"Kenapa mas? pedas?" tanya Caca melihat wajah sang suami yang merah padam.


"Lumayan, udah mas nggak mau." ucapnya cepat.


"Kamu mas... ini enak tau, nggak pedas kok." ucap Caca dan menyuapkan sesendok nasi ke dalam mulutnya.


"Nikmatilah, mas sudah kenyang."


Caca langsung menghabiskan makanannya dan meminum air putih.


"Alhamdulillah Kenyang," ucap Caca mengusap perutnya.


"Sayang,"


"Hem.."


"Maksudnya mas?" tanya Caca menatap Al penuh tanya.


"Iya, kamu sering minta makanan yang aneh-aneh,"


"Kok aneh sih, cuma nasi Padang aja, aku tuh emang suka makan nasi Padang mas,"


"Oh ya, terus kemaren kamu juga minta sate."


"Iya"


"Nah, kan!"


"Apa sih mas?"


"Enggak, enggak ada." sahut Al cepat.

__ADS_1


"Ya udah, pulang yuk mas aku ngantuk"


"Ini masih sore loh Ca, gimana kalau kita nonton?"


"Nonton?"


"Iya,"


"Film horor ya mas,"


"Yakin? kenapa nggak film komedi romantis aja."


"Enggak deh mas, aku maunya nonton yang seram-seram."


"Ya udah yuk." ucap Al


Mereka melajukan mobilnya menuju bioskop, malam ini Caca dan Al akan menonton film berdua.


"Om,.."


"Hem.."


"Aku mau es krim," ucap Caca saat mereka melewati stand penjual es krim berwarna warni.


Al menoleh, melihat wajah imut dan lucu sang istri dia pun luluh dan berbelok untuk membeli es krim, Caca bersorak kegirangan.


"Makasih mas," sahut Caca


Mereka berdua duduk, Caca menikmatinya es krimnya, "Mas mau?"


"Boleh," sahut Al yang langsung menjilat es krim di tangan sang istri.


"Oh ya mas, apa kamu." ucapannya terhenti saat melihat siapa orang yang lewat di depan mereka.


"Sayang, kamu ke-, Eh, itu bukanya temanmu?" tanya Al melihat pasangan yang baru saja lewat.


"Mana mas,"

__ADS_1


"Itu,"


"Aaaaa....." Caca bersorak kegirangan


__ADS_2