
Al masih menatap Surai hitam.itu secara intens, Caca seperti memiliki magnet membuat a tak berkedip memandangnya mata hitam, alis tebal, hidung mancung, dan bibir yang tipis berwarna merah muda menggoda sungguh sangat-sangat menarik perhatian Al, bahkan matanya enggan berkedip menatap wajah sang istri.
Tatapan Al tak mau beralih dari bibir merah muda yang terlihat begitu menggoda, apa lagi saat ini bibir itu sedang terbuka seolah mengundangnya untuk datang menghampiri dan memeriksa isinya.
Caca juga seperti terhipnotis melihat ketampanan sang suami, jantungnya berdetak dengan kencang, tanpa bisa dia kendalikan. Caca tidak bisa lagi menutupi rasa kagum dan cintanya kepada Al.
Entah siapa yang memulai keduanya saling mendekatkan bibir mereka, Caca nutup matanya saat bibir Al berjarak hanya satu sentimeter didepannya. hingga akhirnya bibir a sukses mendarat di bibir Caca yang terasa dingin, perlahan Al mencium sang istri dengan begitu lembut dan hati-hati. Kali ini dia menciumnya dengan penuh perasaan cinta, tidak ada pemaksaan dan juga hasrat, Al hanya menunjukkan rasa cintanya yang sangat besar kepada istrinya.
Ciuman Al sungguh memabukkan, dan Caca dia berusaha membalas walau kelihatan sekali masih sangat kaku, tanpa sadar Al tersemyum, dia bersorak di dalam hatinya, Caca sudah mau membalas ciuman nya itu artinya sang istri juga kembali mencintainya.
Pagutan mereka terlepas saat keduanya sudah kehabisan nafas terutama Caca Gadis itu hampir saja kehilangan seluruh napasnya,
"Kenapa kau tidak bernapas, apa kau mau mati." kesal Al sambil mengatur napasnya yang naik turun.
Caca tak menjawab dia masih sibuk meraup oksigen sebanyak-banyaknya untuk mengisi rongga paru-parunya yang terasa kosong.
"Kamu!" ucapnya setelah dia berhasil memulihkan deru napasnya, "Kamu yang buat aku seperti itu mas," sahut Caca tak kalah sengit.
'Enak aja dia mau marahin aku, aku nggak bisa napas kan karena dia' batin Caca
"Bukan begitu Ca, tapi kalau nggak bernapas kamu bisa.."
"Mati!" potong Caca cepat, sambil mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
"Nggak gitu juga sayang,"
'Apa dia manggil aku sayang, ouwh...sweet banget, sadar ca...kamu nggak boleh luluh hanya karena dia bilang sayang, jual mahal Ca, jual mahal..' ucapnya dalam hati
"Kamu kan tau aku tuh... nggak pernah ciuman sebelumnya, nggak kayak kamu yang.."
Cup..
Al mendaratkan bibirnya menghentikan ucapan Caca.
"Jangan Po.."
Cup,
Lagi Al mendaratkan bibirnya
Cup ...
"Mas..." geram Caca karena Al menghentikan setiap kalimat yang mau dia ucapkan dengan kecupan di bibirnya, padahal banyak hal yang ingin gadis itu ungkapkan. kekesalannya akan sikap sang suami.
"Maaf," ucap Al dengan nada lembut
"Maafin mas sayang, mas nggak bermaksud memarahi mu, mas hanya khawatir padamu,"
__ADS_1
Cup...
Kali ini Al mencium kening istri kecilnya, lama dan dalam, Al ingin menunjukkan bahwa dia sangat menyayangi dan mencintai sang istri, "Mas mencobloskanmu, Ca." lanjutnya
Demi apapun yang ada di langit dan bumi, Caca bersumpah ini saat yang paling membahagiakan sepanjang hidupnya, kejujuran Al, sikap manisnya mampu memporak-porandakan hati sang gadis. Caca begitu bahagia, letupan demi letupan kebahagian membanjiri hati dan jiwanya, hingga dia tak tahu harus berbuat apa dan bicara apa, yang ada sekarang dia begitu bahagia.
Al mengurai pelukannya dan menarik kepala sang istri agar bersandar di dadanya, "Mas mencintaimu," ucapnya lagi.
Caca hanya diam dan membalas pelukan Al, ingin sekali dia berteriak dan mengatakan jika dia juga sangat mencintai suaminya, namun bibirnya terasa kelu, Caca tak mampu bicara walau hanya sekedar bilang iya.
Beberapa menit menunggu dan Al tak juga mendengar jawaban sang istri, lagi dia menelan pil kekecewaan di hatinya.
******* kuat sebagai bukti dia yang merasa sedih dan kecewa.
Caca bisa merasakan apa yang tengah di alami sang suami, dia menganggap wajahnya dan menatap wajah lesu Al.
Tentu Al lesu dan tak bersemangatnya, usahanya untuk menaklukkan hati istrinya masih belum juga membuahkan hasil, Al menunduk lesu.
"Mas.. maaf" Caca menggantung kalimatnya.
Lagi terdengar ******* Al, dia yakin penolakan lah yang akan dia dengar selanjutnya,
"Mas..."
__ADS_1
Kira-kira Caca mau bilang apa ya? ada yang tahu nggak? apa lanjutannya..
jawab di kolom komentar ya..