
Sepanjang hari Caca hanya bermalas-malasan di rumah.
Setelah lelah menonton televisi, padahal dia tidak fokus menonton hanya duduk dan mengganti siaran karena tidak ada yang menarik perhatiannya.
Caca kwmbali ke kamar dan berbaring di atas ranjang membuka ponselnya.
Gadis itu membuka aku sosial medianya yang telah lama dia lupakan, sejak hubungannya dengan sang suami membaik.
Dia mulai menscroll facebook, dan melihat lihat postingan beberapa teman dekatnya, namun tidak ada yang menarik untuknya.
Caca membuka Tik tok lagi-lagi dia juga tidak tertarik, isinya hanya berita tentang artis yang sedang yang dan masalah rumah tangganya yang lagi viral saat ini,
kemudian dia membuka Instagramnya. Tiba-tiba Caca tertarik untuk memposting gambarnya dengan sang suami.
Caca mencari gambar terbaik dirinya bersama sang suami saat berbulan madu kemaren.
Baru kali ini Caca mau posting gambarnya bersama dengan suaminya, dengan caption love you forever. Tak butuh waktu yang lama, unggahannya mendapatkan banyak komen dan like, hampir semua orang tak percaya jika dia sudah menikah.
Caca tak membalas komentar yang masuk, dia kembali meletakkan ponselnya dan berbaring menatap langit-langit kamar. Kembali pikirannya berkelana,
"kenapa aku belum hamil juga ya? terus kenapa garisnya harus samar-samar? padahal kan di situ dijelaskan, Jika garis yang satu negatif, jika garisnya 2, positif. Lalu kalau garisnya samar-samar apa artinya?" lama Caca berpikir
"Apa alatnya rusak?"
"Tapi tidak mungkin?" ucapnya lagi,
"ah masa bodoh!" lanjutnya kesal, karena tak menemukan jawaban atas kegalauan hatinya, lelah berpikir Caca pun tertidur.
Jam 05.00 sore Al sudah kembali ke rumah. Pria itu langsung masuk karena pintu rumah yang tidak terkunci, "Bik, Caca.." panggil Al.
Bibik muncul, "Ya tuan, nona ada di kamarnya," sahut bibik.
"Makasih Bik," jawab Al yang langsung berjalan menuju kamar, pelan dia membuka pintu dan benar istrinya sedang terbaring di atas ranjang,
__ADS_1
Al berjalan masuk, dia melepaskan jas dan melonggarkan dasinya, lalu duduk di sofa menatap sang istri yang tengah terlelap.
"Tumben Caca tidur, Apa dia masih sakit dan tadi siang dia berbohong padaku''batin Al.
Dengan langkah perlahan Al mendekat dan duduk di tepi ranjang, tangannya terulur mengusap kening istrinya, "Tidak panas, " ucapnya pelan.
Al kembali berdiri, mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandi.
Pria itu memulai ritual mandinya, seperti biasa. Hingga saat dia akan beranjak keluar setelah selesai mandi, mata Al tak sengaja menangkap sesuatu dia pun berbalik untuk melihat benda itu sekali lagi.
Pelan diraihnya benda pipih itu dan dengan teliti dia melihatnya. Al bukan orang bodoh yang tak tahu apa arti dan fungsi benda itu, dia sempat mengerutkan keningnya melihat hasilnya.
"Apa maksudnya ini?" ucap Al tanpa sadar.
Kemudian dia membuangnya ke tempat sampah dan berjalan keluar kamar.
"Kamu sudah pulang ma" tanya Caca yang ternyata sudah bangun.
"Kamu sudah bangun, Masih sakit?"
"Ada yang ingin kamu ceritakan padaku?" tanya Al memancing
Caca terdiam sejenak, kemudian dia menggelengkan, "Tidak ada," jawabnya pelan.
Al pun terdiam, di dalam hatinya dia bertanya-tanya, mengapa sang istri merahasiakan nya, namun Al tak memaksa Caca untuk bicara jujur.
"Sudah makan?" tanya Al lagi
"Mas, kita makan di luar yuk?"
"Makan diluar? dimana? kamu mau makan malam di restoran mewah?"
Gadis itu menggeleng, "Aku pengennya makan ayam geprek mas," sahut Caca
__ADS_1
"Sayang, kok dari kemarin permintaan kamu aneh-aneh?"
"Aneh kenapa sih mas, aku kan cuma pengen makan ayam geprek apa itu aneh? perasaan biasa aja."
"Ya anehlah sayang, apa kamu enggak merasa sesuatu gitu."
"Kamu kenapa sih mas? kok pertanyaan kamu makin aneh."
"Apa kamu hamil?"
"Hamil?" ulang Caca, wajahnya berubah murung,
"Enggak mas," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
"Loh kamu kenapa? maaf jika pertanyaan ku menyinggung perasaan mu,"
"Aku justru yang sedih mas, tadi aku sempat tes tapi hasilnya nggak jelas, padahal aku udah kepengen banget hamil." jatuh sudah airmata Caca saat dia mengatakan isi hatinya itu.
"Shuuut, kok jadi nangis, enggak apa-apa sayang, kan kita bisa mencobanya lagi nanti, tenang saja." bujuk Al memeluk istrinya
"Tapi mas, kenapa hasilnya samar-samar ya?"
"Entahlah mas juga bingung?"
"Loh kok mas tau, apa mas sudah melihatnya?"
Al mengangguk, Caca terkejut, "Dimana, perasaan sudah aku buang?" ucapnya lirih
"Dikamar mandi, kau belum membuangnya." sahut Al
"Sayang, gimana kalau kita ke dokter?"
"Untuk apa mas?"
__ADS_1
"Dari ciri-cirinya, sepertinya kamu hamil, dan untuk memastikan kita sebaiknya periksa ke dokter."
Caca mau nggak ya????