Mengejar Cinta Om Jutek

Mengejar Cinta Om Jutek
aaaaa


__ADS_3

"Mas, kamu mau ngapain? jangan bikin aku takut mas." ucap Caca lagi


Al tak menggubris, pria itu masih mencium leher dan kini turun ke dada istrinya, hal itu membuat Caca semakin salah tingkah dan ketakutan.


"Mas,"


"Shuuut!" Al meletakkan salah satu tangannya di bibir sang istri. Namun Caca menanggapinya dengan memelototi sang suami yang terlihat semakin aneh.


"Mas!" geram Caca


Al menarik wajahnya dan mencium bibir sang istri, perlahan dan lembut hal itu membuat Caca tak bisa menolak dan dia pun membalas ciuman suaminya, beberapa saat mereka saling ******* dengan penuh cinta.


"Aman," ucap Al melepaskan kan tautan nya.


"Maksudnya?" tanya Caca bingung


Al tersenyum, mas percaya sama kamu, tapi lain kali mas nggak mau kamu kayak gini lagi, mas tau tadi kamu kemana?"


as buntuti aku, atau mas menyuruh seseorang mengikuti ku? mas nggak percaya padaku?" ucap Caca dengan marah.


Gadis itu tak menyangkal jika suaminya tidak mempercayai nya.


"Bukan karena mas tidak percaya padamu dan benar memang ada seseorang yang mas tempatkan untuk menjagamu sayang," aku Al, hal.itu membuat sang istri semakin kesal dan marah, Caca membalikkan badannya membelakangi Al.

__ADS_1


"Ca, dengarkan aku, banyak sudah kejadian buruk yang terjadi, dan mas nggak tahu siapa sebenarnya lawan dan siapa kawan,"


"Apa hubungannya denganku mas?" kesal Caca semakin menjadi, karena alasan Al yang tidak masuk akal menurutnya.


"Ada, banyak sayang. Mas takut mereka akan menggunakan kamu, mereka menculik kamu dan menjadikan kamu sandera agar mas menyerah atau apa, mas nggak mau ambil resiko. Makanya mas menempatkan seseorang untuk melindungi mu."


"Sejak kapan mas?"


"Sejak mas jadi suami kamu,"


"Bohong! mas aja dulu nggak perduli sama ku."


"Benar, justru itu mas menempatkan sesi untuk melindungi mu, sudah jangan ngambek lagi. mas kangen sama kamu, sini peluk." Al membentangkan tangannya bersiap menerima sang istri di dalam pelukan nya. Caca segera berlari dan memeluk suaminya tanpa malu.


"Aku tau mas," ucap Caca di dalam pelukan suaminya


"Mas,"


"Hem..."


"Pengen sate Padang," ucap Caca


"Ya udah kita pesan aja, nanti kan diantar sayang,"

__ADS_1


"Tapi mas aku maunya makan disana, satenya enak banget loh mas."


"Dimana?"


"Di dekat rumah mama, mau ya?" rengek wanita itu,


"Lain kali bisa nggak, atau Go food aja ya, mas lagi banyak kerjaan nih!"


"Tuhkan alasan, udah ah mas Al nyebelin," ucap Caca ngambek.


Al mengejar nya, "Ca..Caca, sayang..." panggil Al dari luar pintu kamar yang terkunci


"Mas nyebelin,"


"Ya udah kita pergi sekarang, tapi ingat jangan banyak drama di rumah ibu kamu, Ok!" teriak Al dari luar


Di dalam sana sang istri bersorak girang, karena keinginannya dituruti sang suami. Dengan cepat Caca mandi dan mengganti pakaiannya.


Diluar Al hanya tersenyum simpul."Ini lah resikonya menikahi bocah, tukang ngambek lagi, paket komplit deh," ucap Al di dalam hatinya.


Tak butuh waktu lama Caca sudah bersiap, celana jeans ketat, kaos oblong berwarna putih dilapisi tank top yang berwarna sama.


"Sayang, kamu yakin dandanan kayak gitu?" tanya Al yang kaget dengan perubahan sang istri, biasanya Caca tak mau menggunakan make up, kini memakai make up yang tebal

__ADS_1


__ADS_2