
Al sudah menggandeng tangan istrinya keluar pintu kamar menuju lift.
Rencananya sore ini Al akan membawa sang istri jalan-jalan di daerah sekitar hotel dan beberapa tempat yang asyik.
"Kamu cantik sekali" puji nya pada sang istri.
"Aku tau," jawab Caca membetulkan letak kacamatanya.
"Oh ya?"
"Iya, Karena mas sudah mengatakannya berulang Kali."
Al terkekeh, "Karena istriku memang cantik." sahutnya.
"Cantik dari mana? itu hanya gombalan kamu aja, buktinya dulu kamu menolak ku."
"Itukan waktu aku-"
"Tersesat,, sahut Caca kemudian terkekeh
"Ca," Al menggeram kesal
"Becanda mas," ucapnya cengengesan menunjukkkan deretan gigi nya yang putih bersih.
Al merenggut, dan diam. Caca merasa lucu tapi dia juga sadar jika suaminya tengah marah.
"Iya mas, maaf." ucapnya dengan gaya imut. Tangannya segera dia letakkan ditelinga,
"Caca.."
"Iya, maaf." kali ini gadis itu menunduk sedih.
"Kok sedih, aku cuma nggak mau kamu ungkit kisah masa lalu aku."
"Bukan aku mas, tapi kita." sahut Caca
"Iya, iya. kamu tuh paling bisa kalau ngeles ya." ucap Al mencubit gemas hidung istrinya.
Caca mengaduh pelan,"Sakit tau!!!" omelnya yang justru membuat Al terkekeh
"Ayo," Al menarik tangan istrinya untuk berjalan sejajar dan menggenggam nya mesra.
__ADS_1
"Kita mau kemana mas?" ucap Caca sambil berjalan
"Kamu maunya kemana?" goda Al
"Kan mas yang ngajak, gimana sih?"
"Kalau mas maunya di dalam kamar aja ca, kita olahraga," sahut Al yang mendapat cubitan di pinggangnya. kemudian pria terkekeh pelan.
"Sayang, kita Jalan-jalan di sekitar sini aja, enggak usah jauh, ya!"
"Siap nyonya, laksanakan." ucap Al membungkuk memberi hormat kepada Caca, lalu keduanya tertawa.
"Ca,"
"Hmm,"
"Kamu nakal, ya?"
"Hah!"
"Nakal, karena berani panggil sayang, tapi mas suka " ucap Al lagi, Lala jadi tersipu malu.
Al sudah menyewa sebuah mobil lengkap dengan sopirnya. Hari ini dia ingin, membawa istrinya ke tempat yang paling romantis.
"Mau kemana sih nas?" tanyanya kepo, Karena sejak tadi Al tidak mengatakan kemana tujuan mereka pergi ..
"Kamu suka berenang bukan?'
"Iya, apa hubungannya?"
"Iya adalah, kita akan ke jembatan
dan akan makan malam romantis diatas nya .
"Seru kan?"
"Terus apa hubungannya dengan berenang?"
"Enggak ada,"
"Hah!" lagi Caca kaget dengan jawaban simpel Al
__ADS_1
"Kamu suka?"
"Hihihi... tentu saja, apa itu artinya kita kencan?'
"Bisa jadi, Ayo," Al mengulurkan tangannya untuk menggandeng sang istri.
"Kok gitu sih mas jawabnya? bilang iya kek, biar aku jadi seneng."
"Iya, sayang," ucap Al
"Mas... aku nggak sedang mimpi kan? aku enggak salah liat kan?cantik banget mas..." ucap Lala tanpa sadar.
"Ayo kita naik ke atas kapal itu, " Al kembali menarik tangan istrinya dan mereka mulai mengikuti dari pemandu untuk baik keatas kapal
Mereka berdua terlihat sangat bahagia. Caca tak sedikitpun melepaskan tangannya,
"Indahnya mas. ." ucap Caca takjub
"Kamu suka?"
"Banget mas, ini menakjubkan." sahut Caca bahagia.
Tak membuang waktu keduanya begitu menikmati indahnya pemandangan yang di sajikan selama mereka berada di atas kapal.
Berulang kali Caca memeluk Al dan mendaratkan kepalanya di dada sang suami. Menikmati momen bahagia itu, berdua, membuat Caca begitu bahagia.
Sore itu mereka menghabiskan waktunya menikmati pemandangan sore yang indah, sunset yang luarbiasa indahnya dengan duduk berpegang tangan.
Al dan Caca turun dari kapal sekitar jam delapan malam.
"Sayang, kamu laper nggak?" tanya Caca pada suaminya.
"Laper sih tapi dimana ya kita bisa pesan makanan?"
"Sebentar," ucap Al
Pria itu menepuk tangannya tiga kali dan keluarlah beberapa orang berpakaian pelayan dengan membawa makanan. "kamu siapin ini semua mas?"
"Iya, kamu suka?"
"Banget," ucap Caca mencium pipi Al
__ADS_1
kemudian mereka berdua makan bersama.