Menikah Dengan Paman Sahabatku

Menikah Dengan Paman Sahabatku
Cemburu


__ADS_3

...^^^SELAMAT MEMBACA 😊^^^...


Saat Amera dan Devan berjemur Di pantai ada seorang wanita yang mendekati mereka, wanita itu adalah teman sekolah Devan Dulu yang juga merupakan pacar pertama dan cinta pertama Devan namanya Arumi Bachsin.


Arumi adalah keturunan Indonesia dan Korea ia dan Devan putus karena orang tuanya akan pindah ke Korea, saat itu Devan dan Arumi masih di duduk di bangku kelas 3 SMP jadi masih cinta monyet.


"Wah....Devan !! ini benar-benar kamu?? aku gak nyangka bisa ketemu kamu disini" ujar Arumi.


"Arumi !! kapan kau datang ?? bukannya kau di Korea ??" tanya Devan.


"Aku baru seminggu di Indonesia tapi bukan ke Jakarta tapi ke Bali, kamu tau kan nenekku tinggal disini. Aku cuma main ke rumah nenek saja , dan gak ku sangka aku malah ketemu kamu disini. Oh ya kamu kesini sama siapa ?? dan lagi ngapain kamu disini" ujar Arum.


"Aku lagi liburan disini, disini aku pergi bersama Amera" ujar devan tersenyum.


"Siapa wanita ini? apa dia wanita yang mas Devan cintai dimasa lalu? dan mas Devan kenapa dia gak mengenalkan aku sebagai istri"


upat Amera dalam hati.


"Hai aku Arumi teman sekaligus kekasih pertama Devan" ujar Arumi tersenyum manis.


"Amera" ujar Mera.


"Ehh....kau ini masih sama seperti dulu suka menggoda orang lihat itu wajah kekasihku sudah masam" ujar Devan.


"Gak apa-apa mas aku baik baik saja" ujar Amera tersenyum.


"Tu dia aja gak masalah kamu ini yang terlalu dipikirkan, ayo kita jalan-jalan disekitar pantai aku lagi kangen Indonesia jadi kamu harus menemani aku" ujar Arumi.


"Tapi" ujar Devan sambil menatap Amera.


"Gak ada tapi tapian ayo" ujar Arumi menarik Devan.


"Menyebalkan disini kami mau bulan madu tapi wanita itu datang dan merusak segalanya " tersenyum kecut.


Amera hanya melihat dari jauh, dia seakan akan hanya obat nyamuk Devan dan wanita itu adalah sepasangan kekasih.


Mera memutuskan memejamkan matanya dan mulai melanjutkan berjemur nya walau dalam keadaan hati yang kesal.


Sedangkan Devan dan arumi sudah pergi menuju laut untuk berenang beda dengan Amera yang gak bisa berenang kalau Arumi dia sangat hebat dalam berenang.

__ADS_1


Hal itu juga yang membuat Devan menyukai dan tertarik padanya dulu.


"Seandainya kamu belum punya pacar aku mau kok balikan sama kamu, aku juga mau kamu ajak menikah" celetuk Arumi.


Devan yang mendengar ucapan Arumi hanya terdiam mencerna semuanya, melihat Devan terdiam Arumi langsung tertawa.


"Hahaha....kau lucu sekali Dev, aku hanya bercanda lagian kekasihmu itu sangat cantik dan kulihat dia lebih muda dari kita. Apa kau sekarang suka daun muda"tanya Arumi.


"Dia bukan hanya sekedar kekasihku Arum tapi dia adalah istriku, kami menikah karena suatu kejadian yang tidak kami inginkan. Padahal kamu tidak saling mencintai" ujar Devan.


"Wah.... sungguh rumit hubungan kalian, yang sabar Dev" ujar Arum.


Lain di mulut lain hati itulah yang sedang dilakukan Arumi, dia berniat akan merebut Devan kembali.


"Kalau benar mereka menikah karena kecelakaan bukan karena cinta, Maka aku akan merebut Devan. Devan itu dari dulu hanya milikku apa lagi dia sudah sukses seperti sekarang aku gak akan menyia-nyiakan dia. Dan wanita itu sungguh bukan tandingan untuk melawanku sambil tersenyum penuh arti saat menatap Amera yang sedang berjemur.


20 menit Amera berjemur dia pun membuka matanya dan melihat Devan sedang tersenyum bersama Arum, hal itu membuat Amera sakit karena Devan seperti melupakannya dan hanya fokus bersama Arum.


Apa Devan gak sadar kalau dirinya cemburu melihat mereka, Amera membuang muka dan memutuskan pergi beli minum karena dia merasa sangat Haus saat ini.


Diperjalanan Amera terus mengomel kesal, Ia mengutuk keberadaan Arumi.


"Dasar gak peka seneng banget ketemu mantan sampai istri gak diinget" ujar Amera. Tiba-tiba Amera menabrak seorang laki laki yang bertubuh tinggi dan tampan.


"Gak apa-apa, bukan masalah yang besar tersenyum.


"Tapi bajumu basah, aku merasa sangat bersalah" ujar Amera.


"Kalau kau merasa gak enak kau bisa mengganti minuman ku yang kau tumpahkan " ujar pria itu ramah.


"Baiklah itu bukan ide yang buruk, ayo sekalian aku juga mau beli minum soalnya haus sedari tadi " ujar Amera.


Lalu mereka berjalan beriring-iringan kalau orang tidak mengenal mereka pasti mengatakan kalau mereka sepasang kekasih, padahal mereka belum saling mengenal.


****


Setelah puas berenang Arum dan Devan memutuskan untuk berhenti berenang, saat mereka akan kembali ketempat Amera. Amera sudah tidak ada disana.


"Kemana perginya Amera?? kenapa dia gak kasih tau aku" ujar Devan.

__ADS_1


"Mungkin dia bosan Dev, mungkin dia lagi cari kesenangan sendiri.


Sedangkan Amera dan laki laki itu sudah selesai beli minuman.


"Oh, iya kita belum berkenalan kenalkan nama saya Robert Pattinson. Saya asal Inggris, disini saya sedang berlibur" ujar Robert.


"Wah...kau orang Inggris tapi bahasa Indonesia mu Sangat bagus, oh iya perkenalkan namaku Amera asal Indonesia tentunya" tersenyum.


"Senyumnya manis sekali" batin Robert.


Mereka akhirnya sampai ditempat Devan dan Arum, Seketika pandangan Devan langsung tertuju pada Amera dan juga Robert.


"Dari mana saja kamu ha??" tanya devan dingin.


"Aku habis beli minum mas, kau mau?" menyodorkan minuman miliknya.


"Tidak perlu !! oh iya siapa dia" ujar Devan nada tidak suka.


"Dia Robert teman baruku" ujar Amera sambil meminum minumannya.


"Teman ?? gak ada persahabatan antara pria dan wanita, dan kamu jauhi istri saya" ujar Devan sekaligus mengusir robert. Robert akhirnya menuruti keinginan Devan dan meninggalkan tempat itu.


"Mas kamu apa apaan si??" marah Amera.


"Kenapa kamu belain dia?? ingat kamu itu seorang istri bukan lagi wanita lajang, jaga mata dan sikap jangan bersikap seolah-olah wanita yang gak benar" ujar Devan dingin yang tanpa Devan sadari kalau dia sebenarnya cemburu.


"Apa kamu bilang mas wanita yang gak benar ?? tega kamu mas ngomong kayak gitu sama aku. cih...menyebalkan" sambil melihat kearah Arum dan Devan lalu pergi dari sana.


Devan tidak sama sekali mencegah Amera dia malah berbaring di kursi santai, Arum pun duduk ditempat yang tadi diduduki Amera.


"Dev apa gak keterlaluan kamu bicara begitu sama Mera?? iya ku akui Amera salah karena jalan sama pria lain tapi kamu setidaknya jangan mengucapkan itu dia pasti tersinggung " ujar Arum.


Arum bersikap seolah olah bijak padahal didalam hati dia tersenyum melihat devan dan Mera bertengkar.


"Iya nanti aku minta maaf padanya, tapi biarkan saja dulu biar dia bisa introspeksi diri dulu" ujar Devan.


"Dev Aku lapar ni ini sudah menunjukkan jam makan siang" ujar Arum.


"Iya aku juga soalnya kita habis berenang jadi karena dingin kita jadi lapar, Ayo kita pergi cari makan" ajak Devan.

__ADS_1


"Ayo" ujar Arum.


......TBC.......


__ADS_2