
Setelah ditelpon oleh Amera Devan lun pulang dengan satu kantong besar berisi jeruk,wajahnya terlihat masam karena dia kecapek'an mencari jeruk untuk istrinya. Padahal istrinya tau tempat dimana beli jeruk tapi tidak dia kasih tau, Amera yang melihat itu merasa bersalah apalagi melihat wajah Devan yang tidak enak dipandang.
"Ini jeruk yang kamu mau, udah mas beli yang banyak" ujar Devan lalu berlalu keruang kerjanya setelah memberikan jeruk pada Amera.
"Duh ...marah kan kamu si ra mencari masalah" ujar Amera.
Amera langsung menyusul Devan keruang kerja, dia akan merayu suaminya itu dengan beragam rencana.
tok...tok..../Amera mengetuk pintu.
"Masuk" ujar Devan dingin.
"Mm...mas, maaf ya soal tadi yang gak langsung kasih tau mas tempat beli jeruk. Habisnya Amera masih kesel tadi sama mas"
ujar Amera lalu duduk disopa yang tidak jauh
dari tempat Devan bekerja.
Amera membuka buah jeruk dengan semangat, hal itu membuat Devan tersenyum gemas.Tapi dia menyembunyikannya dia ingin sedikit membalas istrinya itu yang sudah tega membuat suaminya ini berkeliling -keliling mencari buah jeruk padahal dia tau dimana tempat orang menjual jeruk.
Amera on:
aduh mas Devan kok diam saja dia benaran marah sama aku, masa dia tega marah sama aku yang lagi hamil.
Aku kan gak sengaja habisnya aku kesel sama dia, tapi benar juga si aku sudah sangat keterlaluan sama dia.
Aku langsung bangkit dan mendekati mas Devan.
"Mas maafin Amera ya , jangan diam saja hati Amera sakit lo" ujar ku.
mas devan lagi-lagi hanya diam, hingga satu ide keluar dari kepalaku.ini satu-satunya cara untuk membuat Devan Kembali mau bicara.
"Mas maafian aku hiks....mas kok diam saja, mas udah gak sayang aku lagi hiks...." ujar ku mengeluarkan jurusku.
__ADS_1
Lagi-lagi mas devan tidak bicara padaku, akhirnya aku pura-pura sakit perut Saja.
"aaa.....aduh " ujarku pura-pura kesakitan.
"ada apa amera?" ujar mas Devan.
Kan benar apa kataku mas Devan pasti akan luluh sama aku, aku akan balas mas biar kamu tau bagaimana rasanya didiamkan.
"Aduh sakit sekali perutku AA...... sakit sekali,mama" panggil Amera.
Devan on:
Aku lagi marah sama istriku karena dia sudah begitu tega membuat aku berkeliling-keling mencari buah jeruk padahal dia tau Dimana tempat orang jualan jeruk yang dekat.
"Mas maafin Amera ya , jangan diam saja hati Amera sakit lo" ujarnya mencoba minta maaf padaku dan aku hanya diam saja, aku ingin lihat apa saja yang akan dia lakukan.
"Mas maafian aku hiks....mas kok diam saja, mas udah gak sayang aku lagi hiks...."ujarnya menangis.
Aku masih diam karena aku tau itu hanya akal-akalan dia agar aku mau bicara sama dia.
"ada apa amera?" ujarku pada Amera dan dia lagi-lagi hanya diam dan terus memegang perutnya.
"Aduh sakit sekali perutku AA...... sakit sekali,mama" panggil Amera.
"Sayang ada apa??" ujar ku khawatir.
"Perutku sakit mas aduh.....mas si jahat sama aku cuekin aku terus aduh" lirih Amera.
tiba-tiba mama datang dengan wajah panik.
"Ada apa sayang?? kenapa kau teriak-teriak kesakitan begini" ujar mama Devan.
"Mas perutku kram" ujar Amera pura-pura kesakitan, Devan dengan sigap langsung
__ADS_1
mengusap perut Amera pelan.
"Apa masih sakit??" tanya Devan.
"Masih mas" ujar Amera pura-pura kesakitan padahal dia keenakan karena perutnya dielus oleh Devan.
Devan langsung menggendong Amera, Amera yang kaget dengan sigap mengalungkan tangannya dileher Devan.
"Mas Devan mau bawah Amera kemana?? " tanya Amera.
"Ke kamar" ujar Devan singkat.
Setelah sampai dikamar Devan langsung menidurkan Amera ditempat tidur dan mulai
mengusap perut Amera lagi.
Devan kaget saat melihat Amera menangis, dia berpikir apakah perut Amera begitu sakit.
"Ada apa ra?? apa perutmu sangat sakit??"tanya devan.
"Aku mencintaimu mas, sebenarnya perut Amera gak sakit.Amera berbohong mas jangan marah ya"ujar Amera dengan berlinang air mata.
"Kamu benar-benar ya, mas sudah benar -benar khawatir dan kamu malah bermain-main" ujar Devan.
Amera langsung memeluk Devan agar suaminya itu gak marah, dia menangis di pelukan Devan.
"Amera sadar Amera salah mas, maafin Amera tapi Amera lakuin itu karena Amera mau mas perhatian sama Amera mau mas Elus perut Amera" lirih Amera.
"Kamu kan bisa minta secara baik-baik ,gak usah dengan pura-pura sakit perut begini kamu tau gak seberapa khawatirnya mas
//tanya Devan.
"maaf mas" ujar Amera menyesal.
__ADS_1
"Baik mas maafin, tapi jangan diulang lagi mas gak suka" ujar Devan.Amera hanya menganggukkan kepalanya.
...TBC....