
......^^^SELAMAT MEMBACA^^^......
Paginya Devan dan Amera memutuskan untuk berenang di kolam renang, Sekalian Devan ingin mengajari Amera bagaimana caranya berenang yang benar. Amera yang sangat takut dengan kolam berenang berusaha untuk tidak takut, karena ada Devan yang akan melindungi nya.
"Wah...kamu sangat pintar dalam menyerap ilmu renang sayang, lanjutkan lah pelajaran yang mas kasih tadi" ujar Devan.
"Baiklah mas" ujar Amera.
Sedangkan Amera memutuskan menelpon han, dia ingin Han mencari tau informasi mengenai ponakannya dan juga mengorek informasi kekasih ponakannya. Apakah orang berbeda atau orang yang sama yang menghamili putri.
Ditempat lain Amera yang sedang belajar berenang tiba tiba mengarah ke dasar kolam yang dalam hingga membuatnya tenggelam, dia berusaha memanggil Devan yang masih sibuk menelpon.
Hingga salah satu pengunjung membantu Amera dengan menceburkan diri kedalam kolam renang.
Amera pingsan karena meminum banyak air, melihat orang ramai Devan langsung mendekat dan dia kaget melihat istrinya pingsan.
"Permisi, sayang bangun ....! sayang" ujar Devan khawatir .
"Istri anda tenggelam tuan" ujar salah satu wanita disana.
Devan langsung menekan dada Amera sehingga airnya yang terminum bisa keluar, setelah itu memberi nafas buatan. Berkat bantuan dari nafas buatan Devan Amera pun akhirnya sadar dari pingsannya.
"Sayang kamu baik baik saja? apa ada yang sakit" ujar Devan penuh selidik.
"Mas aku takut, aku gak mau berenang lagi hiks...aku memanggil mu tadi, tapi kau tidak mendengarkan aku hiks ..aku takut" ujar Amera menangis.
"Sudah jangan menangis maafin mas yang ninggalin kamu tadi sayang" ujar Devan lalu memeluk Amera .
"Tuan sebaiknya bawah istri anda untuk ganti baju dia kedinginan itu" ujar salah satu pengunjung.
Devan hanya mengangguk dan langsung menggendong Amera dan membawanya ke kamar inap mereka.
****
Devan sudah tiba dikamar mereka bersama Amera yang ada digendongnya, Dia langsung membawa Amera ke kamar mandi dan memandikan istrinya itu terus mengganti pakaian istrinya juga.
Tidak ada rasa canggung karena itu bukan pertama kali Devan melihat tubuh istrinya, begitupun Amera dia hanya diam saja melihat suaminya memanjakannya.
"Selesai ayo kita keluar terus istirahat" ujar Devan.
__ADS_1
"Gendong !! badan aku lemas mas" rengek Amera.
Devan hanya tersenyum dan langsung menggendong istrinya, sekarang sudah tidak ada lagi sikap dingin, cuek, dan acuh tak acuh Devan kalau bersama Amera dia mala penyayang , baik , dan lemah lembut.
"Tidurlah sayang" ujar Devan.
"Tolong mas elus kepala Amera ya mas, Amera pengin tidur dielus" ujar Amera.
"Baiklah" ujar Devan.
Devan mengelus rambut Amera pelan dengan penuh kasih sayang, dia merasa bersalah seandainya tadi dia tidak meninggalkan Amera pasti semua itu tidak terjadi.
30 menit kemudian Amera sudah terlelap dalam tidurnya, sedangkan Devan dia memutuskan duduk di balkon hotel dia memandangi pemandangan didepan.
Tiba-tiba ada telpon masuk dan itu dari Arum, Devan langsung mengangkat nya takut kalo itu penting.
"Dev kau dimana?? aku sudah ada di pantai apa kamu gak ke pantai??" tanya Arum.
"Tidak rum" ujar Devan.
"lalu kamu berada dimana sekarang??" tanya Arumi.
"Di hotel " ujar Devan.
"Tidak !! untuk apa kau ke hotel kau tidak perlu kesini" ujar Devan.
"Kenapa aku gak boleh ke sana ?? apa kau sedang berbuat aneh aneh di hotel" ujar Arum.
"Itu bukan urusanmu Arum, seharusnya aku yang nanya Sama kamu buat apa kamu mau ke hotel. Aku sudah punya istri Arum dan aku bukan lajang lagi, aku tidak mau hati istriku sakit. Aku harap kemaren adalah pertemuan kita yang terakhir" ujar Devan.
"Tidak Dev, kau bilang kau menikah dengan dia karena kecelakaan aku gak bisa melepas mu. Jujur aku masih cinta sama kamu "ujar Arum.
"Tapi aku gak cinta sama kamu, maaf aku akan mematikan telponnya" ujar Devan lalu mematikan teleponnya.
Dia tidak menyangka kalau Arum masih mencintainya, kalau dia masih sendiri mungkin dia bahagia. Tapi sekarang semuanya sudah berbeda dia gak mau menyakiti hati Amera selaku istrinya.
Lalu Devan memutuskan menyusul Amera tidur, otaknya butuh refreshing dan istirahat.
*****
__ADS_1
Sedangkan di pantai Arum sedang kesal setengah mati, dia yakin pasti wanita itu yang membuat Devan berubah dalam sehari.
Kemaren semuanya masih berjalan seperti yang dia inginkan, tapi lihatlah hari ini Devan malah menyuruh dia menjauh dan malah mematikan telponnya secara sepihak tanpa bicara baik baik.
Arum yang kesal memutuskan kembali ke rumah neneknya dia benar benar kesal sekarang, tapi dia tidak akan diam saja dia akan merebut Devan kapan perlu dia akan mencari kerja di kantor Devan dan menetap di Indonesia selama menjalankan rencananya.
"Aku gak akan diam saja, kau Boleh senang saat ini Amera tapi itu hanya sementara aku akan merebut Devan dari mu lihat saja. Kalau aku tidak berhasil namaku bukan Arum" ujar Arum tersenyum Smirk.
***Jakarta***
Sedangkan Han kini dia sedang memata-matai ponakan dari bos nya yang juga merupakan adik sahabatnya.
Dan betapa kaget Han saat melihat Aiba berpelukan dan berciuman bersama lelaki yang sangat dikenal Han yaitu damar Pria yang sudah menghamili putri.
"Jad....jadi Pria yang menjadi kekasih non Aiba adalah damar yang sama yang membuat adikku hamil, Aku tidak akan membiarkan damar merusak kehidupan non Aiba. Kasihan non Aiba aku harap pria itu belum melakukan apa apa Sama non Aiba" batin Han.
Han duduk di kursi yang dekat dengan Aiba dan damar, dia mengawasi gerak-gerik pria itu yang menurutnya sangat aneh.
"Sayang" panggil damar.
"Mm .." ujar Aiba pelan masih memilih menu makanan yang akan dia makanan.
"Nanti malam Riko sahabat ku akan merayakan ulang tahun nya di club malam apa kamu mau ikut untuk menemaniku" ujar damar yang punya rencana licik di kepalanya.
"Tapi sayang aku gak akan diizinin untuk pergi ke sana sama orang tuaku," ujar Aiba.
"Kita cari aja alasan, bilang aja kalo kita datang ke ulang tahun Akira bagaimana??" ujar damar.
"Baiklah akan aku coba tapi aku gak janji ya" ujar Aiba.
"Baiklah sayang" ujar Devan tersenyum.
"Dasar laki-laki buaya kalo kau memang laki laki baik-baik seperti yang kau ucap Dulu. Gak mungkin kau akan mengajak anak gadis orang ke club malam, tapi aku gak akan membiarkan kau menjadikan non Aiba seperti adikku" batin Han.
1 jam Han mengawasi Aiba akhirnya dia pulang saat Aiba dan damar memutuskan untuk pulang.
Apa yang akan terjadi kepada Aiba malam nanti?? apakah Han bisa menghentikan rencana jahat damar?? apakah Han akan memberi tau Devan kalo kekasih adiknya adalah laki laki yang sama yang menghamili adiknya??
Kalian penasaran kan😂 ditunggu di part selanjutnya.
__ADS_1
............
...TBC....