Menikah Dengan Paman Sahabatku

Menikah Dengan Paman Sahabatku
Libur semester


__ADS_3

hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Amera karena hari ini adalah hari dimana dia dan teman-temannya libur semester selama 2 Minggu. Amera sangat bahagia karena bisa menghabiskan waktu liburnya bersama suaminya, Seperti pagi ini dia akan memasak makanan kesukaan devan dan membawanya kekantor Devan nanti siang di jam makan siang.


"Aku harap mas Devan suka dengan makanan yang aku buat nanti" jelas Amera.


Dia memasak dengan begitu semangat karena dia ingin Devan memuji makanannya dan juga menghabiskan masakannya nanti.


"pelayan tolong kupas buah apel, jeruk dan semangka. Terus masukan kedalam wadah nanti akan aku bawah ke kantor mas Devan " perintah Amera.


"Baik nya" ujar pelayan lalu mulai menuju lemari pendingin.


1 jam memasak akhirnya masakannya matang dan dia bersiap-siap untuk pergi kekantor karena jam sudah menunjukan pukul 10.20 WIB.


*********


Ditempat lain Aiba dan Olivia baru saja tiba di bandara, mereka sudah dijemput oleh papa Aiba.


"Sayang ....! akhirnya kamu pulang juga, papa dan mama sudah kangen banget sama kamu. Apa kamu gak kangen sama mama dan papa?" tanya papa Aiba.


"Tentu Aiba kangen sama kalian, sudah berbulan-bulan Aiba di Amerika " jelas Aiba.


"Oh iya ini siapa sayang?" tanya papa Aiba.


"Oh iya kenalkan pa ini Olivia temannya Aiba" ujar Aiba.


"Olivia om temannya Aiba" ujar Olivia dalam bahasa Inggris.


"papanya Aiba" jawab papa Aiba dalam bahasa Inggris juga tentunya.


Lalu mereka memutuskan untuk pulang ke rumah karena mereka sangat lelah karena terlalu lama didalam pesawat.


Diperjalanan Aiba sibuk memperkenalkan tanah kelahirannya kepada sahabatnya itu, dan juga menceritakan tentang keluarganya.


Sejujurnya Olivia tidak terlalu tertarik tentang kehidupan Aiba, dia hanya tertarik pada Devan dan dia penasaran pada istri Devan itu. Dia sudah merencanakan rencana yang matang untuk merebut Devan dari istrinya itu.


##########


Amera sudah tiba di kantor devan, dia langsung naik kelantai atas tanpa ada gangguan karena mereka semua tau kalau dia adalah istri dari bos mereka.


Saat sampai didepan pintu ruangan Devan Amera langsung membuka pintu Tanpa mengetuk terlebih dahulu, Amera begitu kaget saat melihat Arum duduk dipangkuan suaminya.


"Apa-apaan ini mas?, siapa dia?" tanya Amera penuh Amarah.


Arum tau kalau Amera hilang ingatan jadi dia memanfaatkan ini untuk merebut Devan dari gadis kecil itu.


"Aku kekasihnya Devan ! kenapa apa ada salah" ujar Arum sambil mencium pipi Devan.


Devan berusaha mendorong Arum tapi Arum terus berpegangan padanya, melihat itu Amera naik darah dia langsung mendekati Devan dan Arum lalu menarik rambut Arum kuat hingga Arum terjatuh dari pangkuan Devan.


"Dasar wanita ******, berani sekali kamu merayu suami saya" mendorong Arum.


Lalu Amera menampar arum dengan kuat, hingga sudut bibir Arum berdarah.

__ADS_1


" Kamu udah gatel banget ya sampai merayu suami orang, itu banyak diclub malam pria yang bisa memuaskan kamu.Tapi jangan menggangu suami orang" ujar Amera murka.


"Sayang" panggil Devan.


" Diam!!" bentak Amera.


Amera langsung menarik tangan Arum dan membawanya masuk kedalam lib kantor, setelah dilantai satu Amera mendorong Arum kelantai sehingga semua pegawai mendekat.


"Jangan pernah lagi kamu menginjakkan kaki di kantor ini, atau kau akan tau akibatnya" ucap Amera dingin.


"Kau" marah Arum dia ingin menampar Amera tapi Amera duluan yang menampar Arum.


"Jangan pernah menyentuh ku dengan tanganmu yang kotor itu, security" panggil Amera.


"Iya ibu bos" ujar security.


"Bawah keluar pelakor ini dan jangan biarkan dai masuk lagi dikantor suamiku ini, dan kalian Yang sudah menikah jauhkan suami kalian dari wanita itu dia itu wanita haus belaian laki-laki tapi dia salah lawan. Enak aja dia mau merayu suami Amera" ejek Amera lalu pergi menuju ruangan suaminya.


Setelah kepergian Amera semua Mata tertuju pada Arum, mereka semua memandang Arum jijik.


"Dasar wanita brengsek tunggu saja pembalasanku" batin Arum.


########


Amera memasuki ruangan Devan dengan wajah marahnya, dia kesal sekali pada suaminya itu.


"Sayang" lirih Devan.


"Ini gak seperti yang kamu bayangkan sayang, aku bisa jelasin aku gak berselingkuh dari kamu" jelas Devan.


"Aku gak percaya sama kamu" jelas Amera.


"Tolong beri mas kesempatan untuk menjelaskan semuanya sayang" ujar Devan.


"Baik coba jelaskan " ujar Amera.


"Dia tadi Datang dan merayu mas, mas sudah menolak dia. Tiba-tiba dia duduk dipangkuan mas dan kamu masuk mas bersumpah gak ada hubungan apa-apa sama dia" ujar Devan.


"Aku gak percaya" jelas Amera.


Devan berpikir sejenak mencari cara agar Amera percaya hingga matanya tertuju pada cctv, lalu dia membuka leptopnya dan mulai membuka rekaman di ruangannya dan terlihat senyum diwajahnya.


Devan langsung membawa leptopnya langsung ke kearah Amera.


Amera melihat isi rekaman cctv, dia tau yang dikatakan suaminya itu benar dan wanita itu yang berbohong.


"Mas gak pernah berniat selingkuh dari kamu sayang, mas cinta sama kamu" jelas Devan.


"Baiklah aku percaya, pokoknya mas gak boleh ketemu dia lagi. Sebaiknya kita makan aku udah masak buat mas" jelas Amera.


"Kamu udah gak marah lagi sama mas sayang" tanya Devan memastikan, dia takut istrinya itu masih marah.

__ADS_1


"Udah gak lagian itu bukan salah mas, dia yang merayu kamu mas" ujar Amera pelan.


"Terimakasih sayang udah percaya sama mas," ujar Devan lalu mencium bibir istrinya itu dengan penuh gairah.


"Mas ini di kantor" ujar Amera malu.


"Kenapa kalau di kantor mm...lagian ini kantor mas, cctv juga hanya mas yang bisa lihat" ujar Devan.


" Udah lebih baik kita makan, gak ada jatah untuk malam nanti kalau mas macam-macam disini. Terlihat wajah dengan masam saat mendengar ucapan istrinya itu, padahal dia sudah gak tahan lagi tapi dia tahan dari pada gak dapat jatah nanti malam.


Lalu mereka mulai makan bersama, dan Devan dengan manja minta disuapi Amera dengan tangannya. Jadinya mereka makan dalam satu piring, Mereka berdua bergantian menyuapi masing-masing.


Devan menyuapi Amera dan Amera menyuapi Devan, mereka makan dengan lahap dan sedikit candaan.


Setelah selesai makan Devan Kembali melanjutkan makannya sedangkan Amera dia bersantai di kamar yang ada di ruangan Devan.


Devan yang menyuruh Amera istirahat dan gak pulang, dia ingin pulang bareng istrinya itu.


Saat sedang scroll tik tok Amera mendapat Videocall dari Aiba.


Aiba:


Halo bibi aku yang cantik apa kabar?


Amera:


Baik Lo apa kabar ba?


Aiba:


Baik juga, gue udah pulang ni gak mau main?


Amera :


Besok ya soalnya aku lagi di kantor om kamu biasa Nemani dia kerja.


Aiba:


So sweet banget si kalian.


Amera:


Dia siapa ba?


Aiba:


Oh ini teman aku namanya Olivia.


Setelah itu sambungan mereka terputus setelah berbincang-bincang cukup lama.


...TBC....

__ADS_1


__ADS_2