Menikah Dengan Paman Sahabatku

Menikah Dengan Paman Sahabatku
Kejadian lama terulang lagi.


__ADS_3

******


...Selamat Membaca...


Seperti yang telah diperintahkan dengan sebelumnya, Han sudah menyelidikinya dan dia langsung menelpon Devan. Devan yang masih tidur saat mendengar telpon langsung bangun dan melihat tulisan sekretaris Han. Dia langsung menuju balkon untuk mengangkat telepon dari Han, karena dia tidak mau Amera mendengar pembicaraan mereka.


"Halo Han bagaimana?? apa kau sudah mendapatkan informasi" ujar Devan penasaran.


"Sudah tuan" ujar sekertaris Han.


"Bagaimana ?? apa benar damar itu mantan kekasih adikmu dulu" ujar Devan penuh selidik.


Han menghembuskan nafasnya Pelan dan mulai membuka suara, lalu mulai menceritakan semuanya yang dia tau dan yang dia dengar.


"Brengsek Berani sekali dia mau macam macam sama keponakan ku, kau awasi mereka kapan perlu kau datang ke pesta itu" ujar devan.


"Baik tuan" ujar sekretaris Han.


Setelah menerima telpon Devan menatap pemandangan didepannya dengan mata yang memancarkan kemarahan.


Tiba-tiba dia merasa ada yang memeluknya dari belakang, Devan tau itu dari bau tubuhnya dia adalah istrinya sendiri.


"Mas lagi ngapain berdiri disini ??" tanya Amera.


"Mas baru mendapatkan telpon dari sekertaris Han" ujar Devan.


"Apa yang dikatakannya sehingga mas menerima telponnya harus menjauh dari ku??" tanya Amera.


"Hanya membahas soal pekerjaan saja Ra ,gak ada yang lain" ujar Devan.


"Mas bisa gak panggil aku satu aja kalau mau panggil Ra maka panggil Ra kalau mau panggil sayang (sambil tersenyum) maka panggil saja sayang, gak enak dengarnya" ujar Amera.


"Baiklah istriku yang tersayang, mas bakal manggil kamu sayang" ujar Devan.


"Apa mas udah cinta sama aku ??" tanya Amera.


"Kalau cinta mas si belum tapi kalo sayang iya mas sayang sama kamu" ujar Devan lalu mencium pipi istrinya.


"Gak apa apa kok mas walau belum cinta yang penting mas sayang sama Mera" tersenyum lalu mereka memutuskan mandi bersama setelah itu mereka akan pergi kelantai satu untuk makan malam.


Karena hari sudah menunjukkan jam 18.00 Sekarang, setelah sholat baru mereka pergi ke restoran untuk makan.


***


Skip malamnya.


Aiba sekarang sedang bersiap siap untuk pergi ke pesta yang dimaksud kekasihnya itu, dia berdandan sangat cantik hari ini.


__ADS_1


(Baju yang dipakai Aiba ke pesta).


"Aku pasti kelihatan sangat cantik dengan baju ini" tersenyum lalu pergi berkaca.


"Kan apa kataku aku terlihat sangat cantik" ujar Aiba pada dirinya sendiri.


Saat sedang menyisir rambut mama aiba datang, dan menanyakan pada putrinya mau pergi kemana.


"Sayang kamu cantik banget, mau pergi kemana emang ??" tanya mama Aiba.


"Pergi ke pesta ulang tahun Akira ma" ujar Aiba berbohong.


"Baiklah pulangnya jangan malam malam ya, ingat kamu anak gadis jangan sampai kejadian kayak Amera. Kalau laki lakinya kayak om kamu gak masalah, tapi jangan sampai itu terjadi ingat pesan mama" ujar mama Aiba.


"Iya ma" ujar Aiba lalu berpamitan untuk pergi karena sudah dijemput oleh damar.


Setelah Aiba naik ke mobil Aiba Devan langsung melajukan mobil miliknya, Aiba tampak tenang-tenang saja kayak gak akan terjadi apa apa.


1 jam perjalanan mereka tiba ditempat tujuan, dan mereka langsung masuk kedalam.


Di dalam club.


Aiba mengedarkan pandangannya dan tidak ada tanda tanda pesta disana, dia langsung bertanya pada damar.


"Dam dimana pestanya ?? katanya ada pesta " ujar Aiba.


"Pestanya ada dikamar bukan disini sayang, Riko sudah menyewa kamar disini" ujar damar.


Dibelakang mereka han mengikuti diam diam dia gak akan membiarkan damar merusak Aiba.


(Kamar 304)


"Di dalam kamar ini pestanya??" ujar Aiba.


"Iya didalam kamar ini" ujar damar lalu membuka pintu kamarnya. Seketika Aiba terdiam karena tidak ada siapa siapa disana,t iba tiba dia mendengar pintu dikunci.


"Dam katanya pestanya disini?? mana yang lain" ujar Aiba.


"Gak ada pesta yang seperti kau bayangkan disini hanya kita berdua, Kita akan berpesta" ujar damar lalu mendorong Aiba keatas tempat tidur. Sedangkan Han dua kehilangan jejak.


"Sial masuk kemana mereka!! kamar berapa "ujar Han.


Han pun akhirnya menuju kamar yang tidak jauh dari kamar Aiba dan damar.


***Kamar hotel***


"Lepaskan aku dam apa yang kau lakukan??" ujar Aiba menolak perlakuan damar.


"DIAM !!! berhenti merengek, kau tau aku sungguh kesal kepada gadis manja seperti mu" ujar Damar kesal.

__ADS_1


Damar langsung merobek pakaian Aiba, Aiba berusaha sekuat tenaga mendorong damar.


"Dam sadar gue ini kekasih Lo, Lo janji gak akan macam macam sama gue" ujar Aiba.


"Lo polos banget jadi orang lagian siapa yang akan tahan apa lagi melihat pakaianmu ini, kau nikmati saja" ujar damar lalu mulai mencium Aiba.


"Lo tau gue itu sebenernya dekati Lo buat mencari tau informasi sahabat lo Amera, tapi gue kasihan buat jujur Samo Lo kalau gue suka sama Amera makanya gue mau jadi pacar Lo.bSebelum gue buang Lo gue harus merasakan dirimu" ujar damar tersenyum mengejek.


"gila Lo dam, lepasin gue om hiks.....papa....mama tolong Aiba" ujar Aiba


"Teriak aja yang kencang gak akan ada yang mendengar Lo, Lo lupa ini dimana haha" ujar Devan terkekeh.


Saat damar ingin Melakukan yang lebih lanjut, tiba tiba pintu kamar didobrak seseorang.


"Brengsek kamu bajingan" teriak Han marah lalu memukulnya bertubi-tubi, sedangkan Aiba dia memeluk selimut kuat kuat.


"Bug....bug..." dasar bajingan gak pernah bertobat Lo" ujar Han marah dia melampiaskan kekesalannya yang sedari dulu dia tahan.


Damar tertidur dilantai dengan tubuh babak belur, Han langsung mendekati Aiba.


"Apa non Aiba baik baik saja??" tanya han.


"Om hiks..." ujar Aiba menangis.


"Sudah jangan menangis, pakai jas ini agar tubuhmu tidak terekspon dengan orang lain" ujar Han.


"Terimakasih kasih om" ujar Aiba.


Han langsung menghubungi pihak polisi, polisi langsung datang dan menangkap damar.


Setelah itu tuan Han mengantar Aiba pulang kerumahnya, orang tua Aiba sangat marah kepada pria yang melecehkan anaknya.


"Terima kasih nak Han kau sudah menolong putri saya kalau tidak ada kamu putri saya pasti benar benar sudah diperkosa oleh bajingan itu. saya gak akan melepaskan dia, mereka salah mencari lawan"marah papa Aiba.


"Baiklah tuan kalo begitu saya permisi dulu" ujar Han lalu memutuskan kembali kerumahnya.


**"Kamar Aiba"**


"Maafin Aiba ma karena sudah bohong sama mama dan papa hiks ..." ujar aiba sedih.


"Makanya jangan suka berbohong nak lihat apa yang terjadi sekarang" ujar mama aiba.


"Iya ma hiks...." ujar Aiba.


"Dimana saja bangsat itu melecehkan kamu??" ujar papa aiba.


"Disini, sini dan sini pa"ujar Aiba sedih.


Mama Aiba langsung memeluk putrinya itu,putrinya pasti sangat trauma sekarang.

__ADS_1


...TBC....


__ADS_2