Menikahi Duda Beranak 3

Menikahi Duda Beranak 3
Ektra End


__ADS_3

...Selamat datang di sequel dari cerita Menikahi Duda Beranak Tiga....


Karena namanya juga sequel, maka ini merupakan lanjutan kisah dari cerita diatas. Tapi bedanya, cerita ini akan lebih berfokus pada kisah para anak keluarga Klein. Mungkin lebih tepatnya kisah percintaan mereka.


Bagaimanakah kisahnya? Tunggu lanjutannya, ya. (Lanjutannya ada di cerita sebelah yang judulnya Hatimu Bukan Lagi Untukku).


( * * * )


Memiliki sebuah keluarga yang harmonis adalah impian dari seluruh anak di dunia. Bukam hanya itu saja, tapi memiliki keluarga yang bisa menyanyangi, membimbing, serta memberi perlindungan merupakan sebuah anugerah bagi para anak.


Namun tak jarang ada beberapa anak yang tak bisa merasakan kehangatan dalam keluarganya. Mendapatkan perlakukan yang berbeda juga sangat tidak mengenakan.


Sedikit berbeda dengan kondisi yang dialami oleh para anak dari keluarga Klein. Ketiga anak tersebut sejak kecil sudah tak memiliki seorang ibu. Usia yang masih terlalu dini untuk tak bisa lagi meraskan dekapam hangat seorang ibu. Bahkan anak bungsu keluarga Klein hanya sampai usia 3 tahun ditemani oleh ibunya itu.


Ketiganya sangat menyanyangi kedua orangtuanya. Terlebih hanya sosok ayah lah yang saat ini mereka miliki. Perlakukan sanh ayah pada ketiga anaknya juga sama rata. Kasih sayangnya sama sekali tak dia beda - bedakan.


Hanya saja, si anak tengah memang lebih dekat dan terbuka padanya. Bahkan sangking dekatnya, keduanya memiliki sebuah janji. Janji dimana seorang anak tidak menginginkan sosok ibu pengganti di hidup mereka.


Namun bagaimana kalau janji itu terpaksa di langgar? Bagaimanakah respon dari si anak tengah? Apakah dia mau menerima pengganti ibunya itu? Hal ini bermula aaat ketiganya mendapatkan kabar bahwa ayah mereka mengalami kecelakaan mobil saat berada di luar kota.


Tentu saja hal itu membuat ketiganya panik luar biasa. Apalagi begitu tahu kalau sang ayah mengalami koma pasca kecelakaan itu. Si anak tengah tentu saja yang paling histeris saat mendengar kondisi ayahnya.


Padahal beberapa jam sebelum kecelakaan itu, dirinya masih sibuk mengobrol dengan ayahnya. Bahkan ayahnya berjanji untuk membelikannya banyak oleh - oleh. Bukannya oleh - oleh yang dia dapat, malah kondisi ayahnya yang tak baik - baik saja.


Baru bisa menghela napas begitu tahu kalau ayahnya sudah melalui masa kritisnya. Kedatangan seseorang yang entah darimana, membuat kehidupan keluarga Klein perlahan berubah. Apalagi seseorang itu malah diakui sebagai kekasih oleh ayah mereka.


Tentu saja si anak tengah yang bernama Aurora itu yang paling merasa marah atas kedatangan orang itu. Situasi semakin memanas, kala seminggu pasca siuman ayahnya berniat meminang gadis bernama Jasmine itu.


Bahkan Aura dengan tegas menolak niatan ayahnya untuk menikah lagi. Dirinya dulu memang membuat perjanjian dimana ayahnya boleh mengencani siapapun, asalkan hubungan itu tak berlanjut ke jenjang yang serius.


Akibat kondisi ayahnya yang ternyata mengalami amnesia itupun, Aura terpaksa memperbolehkan ayahnya untuk Menikah lagi. Keduanya anaknya yang lain juga ikut mengiyakan, ini dilakukan agar ayah mereka bisa cepat pulih.


Namun tanpa sepengetahuan ayah dan adik mereka, keduanya anak tertua keluarga Klein itu telah membuat perjanjian. Perjanjian yang mengikat tentang pernikahan yang akan dilakukan oleh ayah mereka dengan gadis bernama Jasmine itu.

__ADS_1


Tanpa sadar, perjanjian itu lah yang menjadi titik keretakan dan keharmonisan dalam keluarga Klein. Terlebih lagi rasa kekecewaan dan ketidakpercayaan yang di timbulkan dari isi perjanjian itu. Belum lagi keduanya perlahan sadar bahwa mereka akan kehilangan sosok yang ternyata mereka butuhkan selama ini. Lebih tepatnya adalah sosok hangat seorang ibu yang mereka inginkan sejak kecil.


( * * * )


Tepukan halus dirasakan seorang gadis yang tengah memperhatikan suasana kehangatan dari atas balkon itu. Gadis itu menoleh untuk mengetahui siapa yang telah menepuk bahunya itu. Ternyata sesosok pemuda yang amat dia rindukan, kini berada tepat di depannya.


Tanpa berkata apa - apa, gadis itu langsung menejang kedalam pelukan sang kekasih yang sejujurnya baru dua hari tidak dia temui. "Kangen," cicitnya sambil mengeratkan pelukanya itu.


Sang pemuda itu hanya terkekeh pela melihat kelakuan dari kekasihnya itu. Padahal mereka hanya tidak bertemu seara langsung kurang dari 2 hari. Tapi kekasihnya ini berlagak seperti tidak bertemu bertahun - tahun lamanya.


"Padahal nggak ketemu cuma dua hari loh," balas sang pemuda sambil mencubit pelan pipi si gadis karena gemas melihat kelakukaannya itu.


Si gadis yang tak lain adalah si Aura itupun hanya mengerucutkan bibirnya. "Dua hari itu lama, loh."


Max mengelus pelan surai kepala pacarnya itu. "Kalau nanti aku jadi kuliah di aussie, aku pasti bakalan kangen berat sama kamu." gumam Aura yang membuat raut wajah max sedikit berubah.


Namun itu hanya sesaat, sebab setelahnya Max mengulas senyum manis. "Nggak masalah, nanti tiap minggu aku bakalan jengukin kamu kesana."


Ucapan itu memang terdengar sungguh - sungguh, tapi Aura juga tahu nggak akan mungkin pacarnya ini bisa seminggu sekali nengokin dia di Aussie. Kalau satu negara mungkin bisa, tapi ini beda negara, beda pulau, beda iklim dan yang lainnya.


Jadi tidak ada alasan bagi Aura untuk tidak pergi, kan?


Tentu saja kalau Aura jadi pergi, keduanya terpaksa harus mengalami LDR. Padahal mereka baru setahun meresmikan hubungan mereka, namun harus mengalami LDR.


"Jangan sedih begitu. Paling lama juga 4 tahun kita LDR - an. Aku pasti akan menunggu kamu, seberapa lamanya kamu disana nanti."


Aura mengakui kalau Max ini begitu sayang padanya. Bahkan bisa dikatakan bucin dengannya. Namun bucinnya Max tentu saja hal yang positif bagi Aura. Selama resminya hubungan mereka, Max selalu bisa menempatkan diri menjadi pacar, kakak ataupun saudara untuknya.


Dan diantara para pengajar cintanya, hanya Max lah yang mampu membuatnya nyaman dan bahagia. Beberapa dari mereka hanya melihat tampang dan kekayaaan yang Aura miliki.


Bahkan temannya sendiri juga berteman dengannya karena ada maunya. Contohnya adalah si Yoela, dia berteman dengannya hanya untuk menarik perhatian Max dan tentu saja membuat Aura sengsara.


Dan usaha yang dilakukan Yoela hampir berhasil semua. Untungnya Aura cepat sadar kalau ternyata Yoela berniat jahat kepadanya. Dan kedua temannya yang lain hanya ikut - ikut saja memoroti harta miliknya.

__ADS_1


Awalanya Aura tak begitu merasa di porotin, tapi setelah fakta itu terungkap. Barulah dia menyadari kalau selama ini dia dimanfaatkan untuk membayar belanjaan ketiga temannya itu. Bahkan untuk makan di restoran ataupun cafe, Aura lah yang membayarnya.


Pernah satu hari dia dimarahi oleh ayahnya karena tagihan di rekening ATM-nya melebihi angka limit yang ayahnya kasih. Tentu saja saat itu Aura berbohong dengan mengatakan kalau uang itu ia gunakan untuk keperluan sekolah.


Awalnya Venson menerima jawaban itu. Tapi begitu di cek rincian tagihannya, hampir semuanya berasal dari beberapa mall dan pusat berbelanjaan. Venson yang merasa di bohongi pun, akhirnya menyita kartu ATM tersebut selama dua minggu.


Pada saat itu juga Aura menyalahkan Jasmine, mama barunya yang dia pikir telah menghasut ayahnya hingga menjadi seperti ini. Padahal Jasmine sama sekali tidak tahu mengenai kartu ATM Aura yang mencapai batas limit itu.


Begitu mengetahui yang sebenarnya, tentu saja Aura merasa malu untuk menampakan dirinya di depan Jasmine. Entah berapa kali, dirinya menyalahkan Jasmine yang padahal tidak tahu apa - apa.


Namun semua itu sudah berlalu. Aura telah mendapatkan maaf dari mamanya itu. Dan ketiga orang yang mengakui sebagai sahabatnya juga telah pergi dri hidup Aura. Sekarang yang Aura miliki hanya kebahagian bersama orang - orang yang dia sayangi dan menyanyanginya.


( * * * )


Tentu kalian tidak lupa peristiwa di bandara waktu itu. Dimana Jackson melakukan aksi yang terbilang nekat namun beruntungnya berhasil dia lakukan. Aksi yang bisa membuat malu namun juga romantis pada saat yang bersamaan.


Kini dirinya sudah berada di Yogyakarta bersama pacar barunya dan nenek dari pacarnya itu. Ketiganya tengah menikmati liburan bersama untuk merilekskan pikiran mereka terkait beberapa kejadian sebelumnya.


"Kau senang kita kesini?" tanyanya sembari berjalan menikmati pemandangan sunset di pinggir pantai. Ya, Ketiganya memang menyewa 2 kamar untuk mereka tempati. Dan kali ini penginapan tersebut ada di tepi pantai.


Nenek Asha sendiri tak ikut berjalan - jalan karena merasa lelah setelah perjalan dari Jakarta ke Yogyakarta. Dan hal itu tak disia - siakan oleh Jackson yang baru beberapa jam meresmikan hubungannya dengan sang pujaan hati.


Pada akhirnya perjuangannya untuk hati seorang Cessie Ardhinata itu berhasil juga. Bukan hal yang mudah untuk Jackson bisa mendapatkan hati Cessie. Butuh beberapa bulan lamanya, hanya untuk bisa berteman dengannya.


Cessie bahkan pernah bilang kepada sahabatnya, kalau dia tak akan mungkin mencintai cowok yang umurnya si bawahnya. Namun siapa sangka, ucapan itu malah membuat Cessie mendapatkan karma. Bisa di bilang dia telah menjilat ludahnya sendiri.


Perlahan Cessie akhirnya luluh atas tindakan Jackson yang kadang membuatnya tersipu. Baru juga perasaan itu bersemi dihati Cessie, dirinya malah mendapati kalau adik sepupu yang begitu dia sayangi juga menaruh hati pada Jackson.


Cessie di landa kegelisahan dan lebih milih untuk menjauh dari Jackson. Dan Jackson juga sadar kalau Cessie bersikap anti lagi padanya. Namun Jackson tidak tahu apa yang membuat Cessie kembali lagi ke mode semula.


Namun semuanya sudah berlalu. Kini keduanya bisa bersama dalam sebuah ikatan yang lebih erat dari sekedar pacaran. Keduanya memilih untuk berta'aruf sesuai dengan kemauan neneknya itu.


( * * * )

__ADS_1


...Bocoran part awal di sequel cerita ini. Sampai part ini di Up, sequelnya blum rilis ya, semuanya.....


__ADS_2