
Bela memutuskan untuk segera keluar dari Caffe N Resto QySya, tapi masih Dua langkah Ia berjalan Bela telah di buat terkejut dengan pernyataan yang di ucapkan Rifqy di panggung tersebut.
Langkah kaki Bela terhenti, pernyataan Rifqy bahwa Caffe N Resto QySya ini adalah miliknya telah mengobrak-abrik hatinya.
Bela kembali duduk di kursi karna memang penasaran dengan kata-kata Rifqy yang akan di ucapkan.
"Oke gaess makasih banyak ya? udah mampir nih di Caffe N Resto milik gua..." Ucap Rifqy sambil tersenyum
"Dan kalian tau gak Gua terinspirasi darimana untuk nama Caffe ini? ada yang tau gak?
Yang tau bisa tunjuk jari ya! yang bisa jawab Gua gratisin makanan kalian untuk satu hari ini." imbuh Rifqy memperagakan menunjuk satu jari telunjuk ke atas
"Emang terinspirasi darimana?" sambar salah seorang pengunjung Caffe
"Gak bisa jawab ya?
Oke, Gua jelasin ya! jadi gini Gua dulu itu pernah mengalami kecelakaan yang hampir membuat nyawa Gua itu melayang!..." Rifqy menghela nafas kasar sebelum melanjutkan kata-katanya
"Serius Kak?" sahut seorang perempuan yang ada di pojokan sebelah kiri
Rifqy mengangguk
"Iya, Gua mengalami kecelakaan beruntun, ya bisa di bilang kecelakaan maut saat itu, karna memang hanya Gua di situ yang selamat dari sekian banyak orang.
Penumpang 1 bus yang menabrak mobil Gua tepatnya 20 termasuk supir telah meninggal sesaat sesudah kecelakaan yang membuat mobil terbalik, dan hanya 1 orang yang selamat yaitu Gua dari mobil sebrang yang di tabrak oleh Bus tersebut.
Sebenernya Gua gak mau inget-inget lagi sih! Gua masih trauma sama kejadian waktu itu. Tapi mau gimana lagi! Gua harus cerita ini karna memang dari situ lah Caffe ini berdiri..."
"Seorang Gadis telah menyelamatkan hidup Gua saat itu! seorang Gadis yang sudah berbaik hati menyelamatkan hidup seorang Pemuda tak berdaya yang sama sekali tak di kenalnya, dan kalian tau?
Saat itu hanya Dia yang mau menolong Gua, sedangkan yang lain mana? hanya memfoto dan memvideo Gua untuk mereka unggah ke Medsos mereka masing-masing. Kejam kan!"
"Saat itu Gua berjanji dalam hati Gua saat Gadis itu memangku kepala Gua yang penuh dengan darah dan rela untuk membalut luka Gua dengan Pashmina miliknya. Saat itu juga Gua akan mencari dimana pun Gadis itu berada!"
"Tapi bukan itu yang membuat Gua mencari Gadis itu sampai Gua bertemu dengannya saat ini! bukan karna balas budi! tapi..."
"KARNA GUA TELAH JATUH CINTA DENGAN SEORANG GADIS PENOLONG GUA PADA PANDANGAN PERTAMA!!!" terang Rifqy masih tak bergeming dari tempat duduknya
"Lalu, apa hubungannya Kak? soalnya kan namanya Caffe N Resto QySya?" tanya seorang pengunjung lain
"Caffe N Resto QySya adalah Caffe inspirasi dari nama 2 orang"
"Siapa Kak?" sahut pengunjung
Rifqy tersenyum
Mendengar antusias dari pengunjung yang ingin tau asal usul Caffenya berdiri
"Nama itu adalah nama Gua dan Gadis itu!
Rifqy dan Syasya! emm lebih tepatnya Rifqy Al-Furqan dan Aulia Syasya Bela" jelas pemuda itu sambil tersenyum
Sumpah demi apa pun Bela seperti tersambar petir di siang bolong dengan pernyataan Rifqy. Ternyata bukan karna balas budi Rifqy akan melamarnya tapi karna Dia telah jatuh cinta pada dirinya. pikir Bela
Seorang Rifqy telah menceritakan kenapa Dia mendirikan Caffe ini sampai telah memiliki cabang banyak di kota lainnya.
Suara Rifqy benar-benar dapat menghipnotis setiap orang yang mendengarnya. Banyak juga yang berdecak kagum dengan penampilannya di atas panggung.
"Gua sebagai yang punya Caffe N Resto ini mau nyanyiin lagu!
Dan lagu ini Gua persembahin untuk orang spesial yang sebentar lagi akan menjadi Istri Gua" Ujar Rifqy sambil memetik senar gitarnya dengan senyum yang tak pernah pudar dari bibir manisnya
💞*****💞
**Hari hari kulalui
Sendiri disini
Ku berteman sepi
Tanpa hadirmu
Yang membuatku merasakan
Rindu dihatiku
Kini jarak memisahkan cerita ini
Tapi bukan penghalang disebuah hubungan
Yang kuharap hanyalah doa
Semoga kita cepat berjumpa
Oh tuhan tolonglah
__ADS_1
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
*
Hari hari kulalui
Sendiri disini
Ku berteman sepi
Tanpa hadirmu
Yang membuatku merasakan
Rindu dihatiku
Kini jarak memisahkan cerita ini
Tapi bukan penghalang disebuah hubungan
Yang kuharap hanyalah doa
Semoga kita cepat berjumpa
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Kutatap indah wajahnya
(Salam Dariku**)
Disaat Rifqy sedang asyik bernyanyi matanya menelisik sosok seorang wanita yang sangat Ia (Rifqy) kenal, wanita bercadar yang sudah membuatnya jatuh hati. Ya, Dia Syasya atau Bela.
Walaupun Bela memakai cadarnya sesuai dengan dugaan Bela bahwa Rifqy pasti masih bisa mengenali dirinya.
Beberapa saat mata mereka bertemu, mata yang sangat Ia rindukan dari sosok wanita yang menjadi pejuang hidupnya sekarang berada di Caffe miliknya. Pikiran Rifqy
Sesaat Bela kembali tertunduk dengan menutupi wajahnya dengan buku menu Caffe
Bodoh bodoh!! ngapain tadi gak langsung keluar kan kalo kaya gini dia udah liat. Gumam Bela mengutuki dirinya sendiri sambil menepuk jidatnya beberapa kali
Bela khawatir jika Rifqy menghampiri dirinya maka banyak yang akan bertanya siapa Dia gerangan?
"Sepertinya lagu yang tadi Gua nyanyiin ini kaya doa yang terkabul ya?
Sesaat Gua liat wanita yang Gua kagumi ada disini. Kebetulan apa emang jodoh ya?" Ucap Rifqy sambil menyeringai dan terus memandangi Bela dari atas panggung
"Mau tau gak Dia siapa? apa mau Gua bawa kesini?
Hahaha mungkin kalo Gua panggil Dia pasti udah kabur duluan, biarkan sajalah.
Gua ada lagu yang mau Gua nyanyiin untuk Dia" Rifqy terkekeh sampai membuat Bela susah payah meneguk ludahnya
💞*****💞
****Aku tercipta olehnya untuk
Selalu cintai kamu
__ADS_1
Beri aku kesempatan
Tuk bahagiakan dirimu
Kamu tercipta olehnya untuk
Selalu aku cintai
Genggam erat tangan ini
Jangan sampai kau lepaskan
Reff
Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat
Kamu tercipta olehnya untuk
Selalu aku cintai
Genggam erat tangan ini
Jangan sampai kau lepaskan...
Reff
Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat**
(Belum selesai Rifqy bernyanyi, Ia berjalan menuju meja milik Bela sambil terus bernyanyi. Sedangkan Bela yang terus menutupi wajahnya dengan buku menu tak mengetahui bahwa Rifqy sekarang talah berada di depannya)
**Sampai aku tutup usia
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat
(Sampai aku tutup usia)
Kan kujaga hatimu
Sampai aku tua
Walau keriput di pipimu terlihat
Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat
(Angga Candra - Sampai Tutup Usia**)
"Lagu ini ku persembahkan untuk kamu!" Ujar Rifqy dengan mengulurkan tangannya ke Bela
Sedangkan Bela yang menyadarinya hanya bisa tepuk jidat di balik buku menu karna ini memang pasti akan terjadi
"Inilah wanitaku! wanita yang tadi sempat Gua ceritain! wanita yang spesial!" imbuh Rifqy tersenyum lebar dengan membungkukkan badannya kearah Bela
Bela hanya bisa melototi Rifqy karna malu yang sekarang Ia rasakan dan yang di plototi pun hanya acuh mengangkat dua bahunya keatas pertanda tak peduli sambil tersenyum miring.
.
.
.
Bersambung...!
Mohon dukungannya ya Gaess 😉
__ADS_1
Yang udah baca Novel ini terima kasih banyak ❤
Happy Reading 💞