Menikahi Gadis Penolongku

Menikahi Gadis Penolongku
Morning Kiss


__ADS_3

Salah satu bentuk keromantisan Nabi Muhammad SAW yakni kerap mengecup mesra istrinya. Hal itu diterangkan dalam sebuah hadis dalam kitab Dzakhiratul Huffazh.


Diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah RA: Sungguh Nabi SAW ketika mencium salah satu istrinya, beliau mengecup lidahnya" (HR Maqdisi).


.


Nabi Muhammad SAW juga menunjukkan sikap penuh cinta lainnya yaitu membelai lembut rambut sang istri.


Diriwayatkan dari Urwah bin Zubair RA, belia meriwayatkan dari Sayyidah Aisyah RA berkata:


Hampir setiap hari Rasulullah SAW mengunjungi semua istrinya, lantas mendekatinya satu per satu di tempatnya (rumah). Kemudian Rasulullah SAW mencium dan membelainya tanpa bersetubuh atau berpelukan. Aisyah berkata, "Lantas beliau mengindap di  (rumah) istri yang mendapat gilirannya" (HR Daruquthni [nomor 3781], Imam Ahmad [24809], Imam Al-Hakim [nomor 2710], Abu Dawud [1823] dan At-Thabrani [19577]).


.


Untuk menunjukkan rasa cinta, Rasulullah SAW tak jarang juga tiduran di pangkuan sang istri.


Dahulu Rasulullah SAW meletakkan kepalanya di pangkuanku kemudian membaca (Alquran) sedangkan aku dalam keadaan haid". (HR Abu Dawud [nomor 227], Bukhari [nomor 288], Muslim [nomor 454], Ahmad [nomor 24442] dan Ibnu Majah [nomor 626]).


.


Nabi Muhammad SAW kerap mengajak istrinya mandi bersama


Seperti diriwayatkan Sayyidah Aisyah RA, dia mengatakan, "Dahulu aku mandi junub bersama Rasululah SAW dari satu bejana di mana tangan kami bergantian (mengambil air) *di dalamnya, (*HR Bukhari, Muslim dan Ibnu Hibbah mencantumkan riwayat tambahan*, "Sedangkan tangan kami (Aisyah dan Rasulullah) saling bersentuhan*).


❤***❤***❤


1 minggu setelah kejadian itu.


Kejadian malam - malam yang Rifqy mencuri ciuman dari Bela dan hal sama pula selama 7 hari berturut-turut Rifqy mencium istrinya secara diam-diam. Entah kenapa? setelah kejadian awal dia selalu ketagihan untuk bisa mencium Bela terlebih dahulu jika mau tidur. Sesering mungkin dia melakukan karna mungkin dia belum punya cukup keberanian untuk terang - terangan walau sebenarnya itu adalah hal yang wajar.


(Aduhhh bang udah suami istri ini, kagak kenapa-napa lah hihihi 😅 belah duren juga kagak napa-napa!? Mba Bela mahh pasrah 😂🤣)


Hari ini rencananya Bela akan Medical Ceck Up kesehatannya ke Rumah Sakit siang nanti, karna memang sudah satu bulan lebih satu minggu Bela pernah memeriksakan kesehatannya.


Entah kenapa Bela enggan untuk memberitahu Rifqy masalah operasi yang di lakukannya 7 bulan lebih yang lalu, walau sebenarnya memang Rifqy sudah tau kalau Bela pernah operasi apalagi operasinya di lakukan di Rumah Sakit milik Ayahnya, Akan sangat mudah bagi Rifqy untuk mencari tahu itu semua, tentu saja mengatas namakan 'Direktur Utama'. Ya ya ya 😎

__ADS_1


Tapi Rifqy sangat berharap kalau suatu saat Bela sendirilah yang akan memberitahukan masalah ini kepadanya lewat mulut Bela sendiri, tapi mungkin Bela belum siap untuk itu, jadi Rifqy siap untuk menunggu keterus - terangan gadis bercadar yang telah menjadi istrinya itu.


Setelah melakukan Sholat Subuh seperti biasa Bela menyiapkan Baju Kerja yang akan di pakai oleh Rifqy ke Rumah Sakit dan di lanjutkan dengan membuat sarapan untuknya dan untuk sang suami tercinta. Hahh suami tercinta?! ya ya ya mungkin rasa cinta itu memang sudah tumbuh di hati Bela walau tak pernah keluar dari bibir mungilnya, untuk hanya sekedar mengucapkan 'Aku Sayang Kamu'. Skip Skip


Setelah sarapan telah siap semua, Bela memanggil suaminya untuk segera sarapan bersama, hari ini Bela membuat sarapan hanya Roti Bakar Selai coklat dengan taburan keju dan mesis, tak lupa susu satu gelas karna memang suaminya tak bisa untuk menyantap sarapan yang berat-berat di pagi hari (biasalah horang kaya 😜😂).


Suasana pagi yang sangat cerah, sarapan mereka di selingi dengan canda tawa dan obrolan kecil yang mungkin receh tapi mampu membuat mereka berdua tertawa bahagia.


"Kak?!" panggil Bela tanpa menatap Rifqy, masih sibuk memotong roti menjadi beberapa bagian.


Rifqy mendongak menatap istrinya. "Iya, kenapa?" Sahut Rifqy kemudian.


"Emmm..." mulut Bela kelu seakan tak mampu mengucapkan kata-kata yang seharusnya di ucapkan sedari dulu.


Rifqy menyengit sambil memicingkan matanya melihat Bela dengan gelagat seakan gugup seperti itu


"Ada yang ingin Kamu katakan?" Specleess, ucapan Rifqy mampu menyadarkan Bela dari kegugupannya. ******! aku harus bicara apa? Ya Allah..


"Emmm... Enak gak Rotinya?" reflek kata itulah yang mampu keluar dari mulut Bela, walau sebenarnya memang bukan itu yang ingin Bela bicarakan. Tapi entah kenapa ucapan itulah yang keluar begitu saja dari bibir mungil itu.


Bodoh... Bodoh... Bodoh kamu Sya. Rutuk Bela dalam diam dan langsung menunduk kepala merasa malu.


Rifqy terkekeh. "Hahaha.. Kamu ngomong apa sih?" Ucapannya terjeda oleh tawa dan sejenak Rifqy menatap Bela tajam sampai membuat Bela tak berani menatapnya. "Kamu mau ngomong apa? sebenernya bukan itu kan yang mau kamu bicarakan? iya kan?"


Deg


Bela mendongakkan kepalanya, berusaha untuk menatap wajah tampan nan cool milik seorang Dokter yang juga berstatus Suaminya.


"Emmm jadi..."


"Jadi apa?" Potong Rifqy dengan cepat


"Ahhh sudah lah Aku berangkat kerja dulu!" Ujar Rifqy mendekati Bela dan


Cup

__ADS_1


Rifqy mencium kening Bela sangat lama, sampai membuatnya tertegun dan lupa untuk menyalami suaminya yang ingin berangkat ke Rumah Sakit.


"Morning Kiss Sayang!" ucap Rifqy sambil berjalan keluar Rumah dengan masih geleng-geleng kepala melihat kepolosan sang istri, pelan tapi pasti dia memasuki mobilnya dan menjalankannya menuju Rumah Sakit.


Dalam perjalanan Rifqy seperti orang gila, senyum-senyum sendiri menerawang kejadian sebelum dia masuk ke dalam mobil.


"Syasya Syasya!?" Gumam Rifqy dengan senyum yang tak pernah luntur dari bibirnya sembari geleng-geleng kepala.


***


Sementara Di Rumah Rifqy


Bela yang tersadar langsung mengusap wajahnya untuk mengembalikan kesadarannya


Ohh Ya Ampun, apa itu tadi? Aaaa Kak Rifqy!!! baru kali ini dia cium aku setelah ada rasa cinta. Ternyata begini ya mencintai sang kekasih halal?. Ucap Bela memegangi dadanya yang merasakan jantung yang semakin berdebar dengan cepat karna perbuatan Suaminya.


Apa itu tadi? Dia panggil Aku Sayang? jantung Aku jantung Aku!! Hahhh seakan mau lompat dari tempatnya. Lanjut Bela dengan sedikit menjerit sambil lompat-lompat seperti anak kecil yang baru saja mendapat mainan baru dari orang tuanya


Hatinya seakan berbunga-bunga merasakan kecupan hangat dan panggilan Sayang dari bibir suami yang mungkin telah di cintainya saat ini


"Aku Cinta Kamu Kak?! Aku Mencintaimu" Jerit Bela dengan suaranya yang menggema dalam ruangan, untung saja rumah itu kedap udara jadi tidak akan ada yang tau kalau Dia sedang jerit-jerit seperti orang gila.


Kalau sampai Rumah itu tidak kedap udara maka pasti orang yang lewat depan rumahnya menyangka bahwa ada sesuatu di dalam sana.


.


.


.


Bersambung...!


Maaf ya masih banyak typo, Maafkanlah Author yang punya banyak kekhilafan ini 😁


jangan lupa lope-lopenya gaess 😉 vote, like dan juga koment 😊

__ADS_1


__ADS_2