
"Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (al-Ahzab [33]: 21).
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda :
“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).
Dalam hadist lain disebutkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,
“Nikmat yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dikatakan kepadanya, “Bukankah Aku telah menyehatkan badanmu serta memberimu minum dengan air yang menyegarkan?”
(HR. Tirmidzi: 3358. dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani).
❤***❤***❤
Bela yang nampak belum biasa dengan makanan khas Sunda hanya bisa terdiam, sesaat dia melongo melihat Rifqy yang makan dengan sangat lahapnya seperti tidak makan 1 tahun saja pikir Bela sambil susah payah dia menelan ludahnya sendiri.
Ohh ya ampun, bisa-bisanya dia makan selahap itu. Batin Bela sembari menepuk jidatnya beberapa kali.
Rifqy menoleh pada Bela yang sedari tadi belum menyentuh makanannya
"Kenapa gak di makan?" Tanya Rifqy dengan lembut.
Bela menggeleng cepat
"Emm gak papa kak" Jawab Bela kemudian.
"Ya udah atuh di makan!" Ujarnya seakan menyuruh
Menggeleng lagi, Bela seakan ragu untuk memakan masakan khas sunda di depan matanya ini. Entah rasanya seperti apa? pun ia tak tau! entah cocok dengan mulutnya atau enggak? pun ia tak tau juga! entah perutnya muat dengan makanan sebanyak ini? pun ia tak tau!
"Kenapa? tadi aja di fotoin terus sampe lupa waktu, ehh tau - tau udah setengah jam aja tuh mainan ponselnya sampe lupa yang nungguin juga laper banget! ujung - ujungnya nungguin sambil nahan laper. Di tegor takut marah, gak di tegor udah laper banget! gak nahan!" cibir Rifqy yang sudah kesal sedari tadi dengan istrinya. Tapi mau sekesal apapun Rifqy, dia tak akan mungkin bisa marah kepada Bela, istri yang sangat ia cintai dan sayangi.
"Hehehe" Bela hanya bisa terkekeh pelan mendengar gerutuan panjang kali lebar dari pemuda yang ada di sampingnya.
Rifqy mendesah sebal. "udah dong di makan.
Ini enak loh, coba deh." menyodorkan sendok yang berisi Nasi Liwet dengan Ayam bekakak di atas nasinya.
Bela menatap Rifqy intens dan melihat Rifqy mengangguk kecil untuk meyakinkan Bela.
Maka dengan ragu-ragu Bela menyibakkan cadarnya sedikit dan menerima suapan lembut dari Rifqy.
"Gimana enak kan?" Tanya Rifqy yakin
__ADS_1
Bela mengangguk lagi. "Ini enak." Jawab Bela singkat
"Kamu harus coba yang lain." titah Rifqy menunjuk satu persatu makanan yang ada di atas meja.
"Perut aku gak muat dong kalo harus coba semuanya." Menopang dagunya dengan telapak tangan
Rifqy terkekeh. "Ya cobain aja jangan di abisin kalo gak muat mah, hehe" Katanya di tengah-tengah kunyahan makanannya.
Meraih mangkok yang berisi mi kocok dan menyuapkan satu sendok kepada Bela. "Coba Mi Kocok ini, enak parah." menaikkan satu alisnya seraya menyodorkan sesendok ke mulut gadis bercadar yang ada di depannya itu.
Bela mengerutkan dahi. "Mi kocok?" beonya Mengulang kata-kata yang keluar dari mulut pemuda itu.
Pemuda keturunan arab indo itu pun mengangguk. "Iya, enak ada kikil dan baksonya juga tuh." menunjuk dengan sorot matanya.
"Iya, baiklah" Akhirnya pasrah dengan membuka mulutnya menerima suapan Rifqy
"Enak" lanjutnya berkomentar.
Bela melanjutkan makan Pagi Yang Kesiangan itu dengan menggunakan tangan dan tentu membuat Rifqy bertanya-tanya
"Kok pake tangan sih?" Tanya Rifqy menatap Bela intens.
Bela nyengir kuda. "Karna lebih enak pake tangan." Jawab Bela santai dan terus memasukkan makanan ke dalam mulut dengan tangannya. Tentunya dengan sedikit menyibakkan cadar miliknya ya?
"Bener juga, lebih enak gini" menunjukkan tangannya yang penuh dengan makanan tersisa
Bela terkekeh. "Kak Rifqy lucu tau gak?" kata Bela sambil geleng - geleng kepala.
"Kenapa? kok lucu?" Rifqy yang bingung balik bertanya kepada istrinya.
"Kaya gak pernah makan pake tangan aja." Menunjuk tangan Rifqy yang belepotan penuh dengan sisa makanan yang berantakan
"Biarin, yang penting enak" Jawabnya santai seraya mengerlingkan sebelah mata kepada Bela.
Bela hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah konyol pemuda yang sudah berstatus suaminya
Rifqy dan Bela melanjutkan makannya.
Sesekali Rifqy menyuapi Bela dan sesekali juga Bela melakukan hal yang sama pada Rifqy, tentu saja itu membuat Rifqy sangat bahagia.
Obrolan kecil dengan di iringi gelak tawa yang keluar dari mulut kedua insan tersebut menemani mereka di tengah-tengah asyiknya menyantap makanan khas Sunda yang sudah Rifqy rindukan sejak lama.
Aku akan selalu membuat mu bahagia Sya, aku akan selalu melakukan apa pun agar bisa membuatmu selalu tersenyum dan tertawa seperti sekarang ini. Bila perlu aku akan berusaha melakukannya setiap hari. Insha Allah Sya! Insha Allah. Ucap Rifqy dalam diam yang terus menatap Bela yang sedang tertawa lepas seperti tanpa beban.
__ADS_1
Bela pun mengulum senyum saat menyadari bahwa Rifqy sedari tadi menatapnya dengan tatapan yang tak dapat di artikan. Walau tak terlihat dengan jelas bahwa Bela tersenyum karna tertutup oleh cadar tapi Rifqy bisa tau kalau Bela sedang tersenyum kepadanya dari kerutan di bawah mata.
Rifqy membalas dengan senyum lembut yang menghangatkan hati Bela.
Kenapa Rifqy memanggil istrinya "Sya" tentu saja jawabannya karna dari dulu memang itu panggilan Rifqy untuk Bela, bisa di bilang panggilan sayangnya Rifqy kepada gadis penolong yang sekarang telah menjadi istrinya itu.
****
Tanpa di sadari ada sepasang mata yang sedang memperhatikan gerak - gerik mereka berdua dengan raut wajah kesal dan marah yang tampak tidak jauh dari tempat duduk yang mereka berdua tempati.
Bibirnya tersenyum sinis seakan tak suka dengan kedekatan yang di umbar keduanya. Dia tak suka melihat Rifqy begitupun Bela saling melempar senyum bahagia.
dia bertekad untuk merebut kembali apa yang dari dulu menjadi miliknya. Apapun yang menjadi miliknya, ya harus jadi miliknya! begitulah pemikiran seorang perempuan itu. Ya, dia seorang perempuan!
Siapa ya Thor? 🤔
Siapa ya? ☺
Ihh thor mah 😤
🤓😝😝
Sampai kapan pun Aku gak akan ngebiarin kamu bahagia dengan wanita lain!
Aku akan merebut kembali kebahagiaan itu. Aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku sejak dulu, apa yang menjadi milik ku! ya hanya aku yang boleh miliki itu bukan kamu!.
Aku akan pastikan itu! Aku gak suka kalian bahagia! Seharusnya dia milik ku dan bukan milik mu!. Gumamnya geram dengan menunjukkan senyum devilnya
Dia langsung meninggalkan Rumah Makan dengan marah
.
.
.
Bersambung...!
Wahh wahh wahh kayanya udah ada bau- pengganggu nih! Siapa ya? terus pantengin ya gaess 😉
Jangan lupa untuk Votenya 😊
Like, Komen dan pencet ikon ❤ sebagai novel favorit kalian ya 😘
__ADS_1
Thank you 👌