Menikahi Gadis Penolongku

Menikahi Gadis Penolongku
Bianglala


__ADS_3

HIDUP BUTUH


Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu, sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.


.


Cara Allah menyayangi bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mampu memikul amanah yang di berikan kepadamu.


.


Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membantumu semakin terkesan dan istimewa.


.


Hidup itu..


Butuh masalah supaya kita punya kekuatan..


Butuh pengorbanan supaya kita tau cara bekerja keras..


Butuh air mata supaya kita tau merendahkan diri..


Butuh dicela supaya kita tau bagaimana cara menghargai..


Butuh tertawa supaya kita tau mengucap syukur..


Butuh senyum supaya tahu kita punya cinta..


Butuh orang lain supaya tau kita tidak sendiri..


.


Beberapa luka tidak di ciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap..


Jika Ia berakhir dengan KEIKHLASAN, ia akan lahir menjadi cahaya. Yang itu adalah hadiah terindah dari Allah..


Berbahagialah dengan takdir dengan penerimaan yang tulus, sungguh mengajari hati BERBAIK SANGKA itu indah..


..


Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat..


โค***โค***โค


Rifqy berjalan mendekati Bela.


Dengan perlahan Rifqy ikut duduk di sebelah Bela saat Bela memanggilnya tadi.


Bela dan Rifqy sama-sama memandang lurus ke arah depan sana, dimana ada permainan keranjang berputar atau biasa di sebut BIANGLALA itu yang belum beroperasi atau masih berdiam karna belum ada orang yang berniat untuk menaikinya.

__ADS_1


Karna memang biasanya Bianglala itu berputar mulai sore sekitar pukul 17.00 sampai dengan malam hari pukul 22.00, yang banyak muda mudi atau keluarga sedang berkunjung ke taman kota yang terdapat wahana bianglala tersebut.


Salah satu wahana seru di Taman Kota adalah Bianglala yang memiliki ketinggian yang tidak bisa di hitung dan banyak sekali gondola yang terpasang untuk bisa di naiki orang-orang.


Untuk mencoba menaiki Bianglala ini tidak murah, pengunjung akan di kenakan tiket sebesar 75.000 rupiah untuk seorang dewasa dan harus di bayar secara tunai karna operator tidak menerima pembayaran menggunakan kartu kredit maupun kartu ATM.


Wahana ini mulai beroperasi dari jam 5 sore sampai tengah malam. Jika menaiki wahana ini di malam hari, bisa menikmati keindahan pemandangan kota dari ketinggian di waktu malam.


Setiap gondola di lengkapi dengan unit pendingin udara, sehingga tidak perlu khawatir akan hawa udara saat di dalam gondola. Satu gondola bisa di tempati 2 orang dewasa.


Tersedia juga gondola VIP, namun tiketnya lebih mahal yaitu 150.000 untuk 1 gondola. Sebelum mencoba bianglala ini pastikan kalau kalian tidak phobia terhadap ketinggian, dan saat berkunjung ke Taman Kota tidak mencoba wahana Bianglala serasa ada yang kurang.


Di tempat ini bisa berbelanja, mencoba Jajanan aneka kuliner yang pastinya lezat sampai yang ekstrim pun ada untuk menemani kesumpekan saat berada di Taman Kota.


Lama mereka saling terdiam tak ada pembicaraan antara keduanya, seakan mulut mereka bisu tak dapat berbicara. Entah Bela masih kesal dengan Rifqy dan tak mau bicara dengannya atau Rifqy yang memang tidak peka dengan perasaan wanita๐Ÿค” memang perasaan wanita itu susah di tebak ya ๐Ÿ˜„ Hadehh ๐Ÿคญ merepotkan ๐Ÿ˜


***


Bela merogoh Smartphonenya yang ada di dalam tas, lalu mengeluarkannya dengan perlahan.


gadis itu berfikir kenapa ia tidak mengabadikan pemandangan yang ada di Taman Kota ini termasuk Bianglala yang ada di depan matanya dengan Smartphone miliknya? batin Bela mulai terpancing


Bela memotret Bianglala itu beberapa kali.


Cekrekkk Cekrekk Cekrekkk


Akan sangat indah jika melihat pemandangan kota di malam hari dengan di sinari gemerlap lampu-lampu yang menyala akan menambah eksotis kota ini yang tampak remang-remang dengan banyak gelap yang di akibatkan oleh malam.


"Mau ngapain?" Tanya Rifqy saat melihat istrinya mengarahkan ponsel miliknya ke arah depan.


"Lagi foto'in Bianglala." Jawab Bela tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.


Rifqy mengangguk kepalanya. "Ohh" Membentuk mulutnya dengan huruf O di sertai mangut-mangut tanda mengerti


Bela menatap tajam Rifqy yang hanya menjawab Ohh saja membuatnya bertambah kesal saja.


Entah kenapa hari ini Bela serasa ingin terus marah karna merasa kesal dengan sikap acuh tak acuh yang di tunjukkan oleh pemuda di sampingnya yang tidak seperti biasanya. Yang dari perhatian tidak pernah di acuhkan seperti ini, tapi hari ini dia seakan tak di pedulikan lagi olehnya.


Memang ya laki-laki itu gak tau dengan perasaan perempuan! sebel banget di acuhkan kaya gini! Ihhhh awas aja aku bales nanti, aku diemin di rumah biar sama - sama tau kalo di cuekin itu gak enak!... Gumam Bela geram.


Rifqy menoleh ke Bela


Melihat ekspresi Bela seakan Rifqy tau kalo Bela sedang kesal, mungkin karna dari tadi dia diam dan tak mengajaknya bicara.


Kayanya Bela marah, tapi kenapa? apa karna dari tadi aku mendiamkannya, tak mengajaknya untuk ngobrol? apa mungkin karna itu? tapi dia juga dari tadi diam. Ucap Rifqy bertanya dalam hati sambil terus memikirkan apakah salahnya?.


Tapi ya udahlah orang dia diam aja, ya aku juga diam. Lanjut Rifqy tak peduli


Lama mereka berdiam

__ADS_1


"Emmm, Sya?" Rifqy memanggil Bela untuk memecahkan keheningan.


Gadis yang di panggil pun tak bergeming, masih diam saja


"Sya?" panggil pemuda itu yang kedua kalinya.


"Hemm." Jawab Bela hanya dengan deheman.


"Kamu mau denger cerita aku gak?" Tanya Rifqy yang seperti ingin menceritakan sesuatu pada Bela


Gadis bercadar itu nampak mengerutkan dahinya heran. "Cerita apaan?" Jawab Bela pura - pura acuh, tapi sumpah demi apapun Bela ingin sekali tau cerita seperti apa yang ingin di ceritakan oleh Rifqy.


Pemuda itu membalas dengan smirk senyum yang sulit di artikan dengan kedua alis yang tampak keatas. "Ya tapi mau gak?" katanya kemudian.


Bela menggedikkan kedua bahu. "Tergantung!" Jawab Bela dengan gaya sok santainya.


"Loh kok tergantung sih?" Tanya Rifqy yang bingung dengan satu kata yang dapat menyita indra pendengarannya.


Bela nampak melirik Rifqy sekilas lalu pandangannya ke depan kembali. "Ya kalo ceritanya bagus dan lucu aku mau, tapi kalo gak ada lucu - lucunya ya gak mau lah. Gitu aja" Jawab Bela seraya tersenyum sinis di balik cadar yang menutupi wajahnya.


Rifqy terkekeh pelan


"Kalo aku bilang sih ini lucu tapi gak tau kalo kamu dah." Ucap Rifqy di sela-sela gelak tawanya


"Oke cerita aja"


"Jadi....."


.


.


.


Bersambung...!


Dukungannya dong readersss ๐Ÿ™


Viewnya banyak tapi like cuma sedikit ๐Ÿ˜ญ


Like ๐Ÿ‘


Comment๐Ÿ’‹


Vote๐Ÿ‘Œ


Rate๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ


Favoriteโค

__ADS_1


__ADS_2