
"Mengapa Dia kembali?
Karna Allah tahu*!
Bahwa Dia memang layak untuk bersanding denganmu*
Ada rasa lega
Saat Hati memilih pasrah
Dengan segala ketetapan-Nya
Pasrah!
Iya, hanya pasrah!
Yang menjadi andalanku,
Selain terus fokus memperbaiki diri"
❤***❤***❤
Masih di hari yang sama
Tepat 9 hari menuju pernikahan Aulia Syasya Bela dan juga Rifqy Al-Furqan.
Bela nampak terlihat sedang sibuk membalas chat orderan dari pelanggan dan Suplayernya, karna sejak dulu memang Bela melakukannya hanya seorang diri, Dia belum memiliki satu 'pun Karyawan yang bisa membantunya di dalam Usaha Online Shop miliknya.
Bela Hanya mempunyai 2 Karyawan yaitu Agus dan Dery yang bertugas untuk mengirim barang kepada pelanggannya. Ya, bisa di bilang seorang Kurir penghantar barang 😁
Di saat Bela sedang sibuk dengan laptopnya, Bela di kagetkan dengan getaran ponsel yang berasal dari bawah selimut, menandakan ada notifikasi pesan yang masuk.
Drttt... Drrttt... Drrrtttt...
Pesan dari "Calon Suami"
📥Calon Suami : "Assalamualaikum Calon Istriku 😊"
📤Syasya Sayangku : "Wa'alaikummussalam kak 😊 kenapa kak? tumben chatting? gak sibuk apa?"
📥Calon Suami : "Nanti siang aku jemput ya? kita ke Wedding Orginazier untuk fitting baju pengantin kita dan juga pilih undangan yang akan di sebar"
📤Syasya Sayangku : "Harus ya fitting baju pengantin?"
📥Calon Suami : "Kenapa? kamu masih sibuk ya?"
📤Syasya Sayangku : "Gak gitu sih kak.
Ya udah nanti mau jam berapa fittingnya?"
📥Calon Suami : "Jam 13.00 aku jemput ya?"
📤Syasya Sayangku : "Oke deh kak"
Bela yang sedang sibuk dengan laptopnya, langsung menutup lanptop itu dan beranjak dari ranjangnya, berjalan ke arah lemari untuk berganti pakaian.
Karna akan bertemu dengan Calon Suami ya harus cantik dong 😉
Ia (Bela) tampak anggun dengan memakai gamis Hitam bercorak bunga putih dan jilbab panjang warna silver beserta cadarnya juga, tak lupa Ia memakai tas slempang berwarna silver miliknya yang senada dengan pakaiannya.
Sebelum Ia pergi ke WO bersama Rifqy, Bela menyempatkan diri untuk bermain dengan kucing hitam kesayangannya. Kucing satu-satunya yang sekarang menjadi kesayangan dirinya.
Tepat pukul 1 siang Rifqy telah berada di depan Rumah Bela, yang telah ada Bela juga yang menunggu disana.
Mata yang selalu memandang seorang gadis bercadar yang sedang asyik memanjakan seekor kucing.
__ADS_1
"Jadi ini kucing kesayangan kamu?" Tanya Rifqy kepada Bela
Bela yang mendengar suara yang tak asing di telinganya terlonjak kaget, Ia membalikkan badannya dan benar saja orang itu adalah Rifqy Al-Furqan.
"Kak Rifqy! ko...kok udah sam...pee?" Tanya Bela dengan gugup
"Masuk ke halaman Rumah orang itu ucap salam!" kilah Bela yang sebenarnya Dia pun gugup setengah mati
"Udah dari tadi" Jawab Rifqy santai
Rifqy nyengir. "Iya deh. Assalamualaikum Calon Istriku?" lanjut Rifqy mengucapkan salam di akhiri dengan panggilan yang membuat Bela tersipu malu di balik cadarnya
"Ibu sama Bapak kemana?" imbuh Rifqy bertanya tentang calon mertuanya
"Gak ada, lagi pergi tempat nenek.
Emmm tapi tadi Aku udah bilang kok sama Ibu, kalo Aku akan pergi sama Kak Rifqy" Sahut Bela panjang kali lebar
Rifqy mangut-mangut mengerti. "Ya udah, ayo kita jalan" Ajak Rifqy kepada Bela
"Iya kak" Dengan berjalan kearah Rifqy yang berada tepat di samping mobil nya
"Masuk" Ucap Rifqy yang telah membukakan pintu mobil untuk Bela
"Makasih kak" Ucap Bela masuk kedalam mobil dan mendudukkan bobot tubuhnya di kursi tepat di samping Rifqy
Sesudah menutup pintu mobil yang di duduki Bela, Rifqy jalan memutar kearah pintu balik kemudi.
*****
Sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan antara mereka, Bela yang sibuk melihat pemandangan luar lewat jendela sedangkan Rifqy masih fokus dengan setir dengan memandang lurus ke depan.
Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di sebuah Butik yang terbilang sangat besar.
Dengan cekatan Rifqy membukakan pintu lagi mobil untuk Bela.
Ia mengekori Rifqy dari belakang, sesampainya di butik terlihat sudah ada yang menunggu mereka, seorang perempuan cantik berambut panjang.
Siapa Dia? Batin Bela bertanya
Rifqy tersenyum. "Hai Nggi?" Sapa Rifqy pada seorang gadis berambut panjang yang ada di depannya
Anggi nama dari gadis itu juga tampak membalas senyuman kepada Rifqy. "Hai juga Qy.
Jadi juga lo kesini? Hemmm" Ucap Anggi seraya bertanya
"Jadi lah" Jawab Rifqy
"Oh iya Nggi.
Ini Bela yang gua ceritain ke lo waktu itu" Ucap Rifqy memperkenalkan Calon Istrinya kepada Anggi
"Dan Bel, ini Anggi temen Aku sekaligus yang punya WO yang mau kita sewa" Lanjut Rifqy memperkenalkan Anggi kepada calon Istrinya.
"Calon istri lo kan?" Tanya Anggi kepada Rifqy
Rifqy hanya mengangguk mengiyakan
"Jadi nikah juga tah lo Qy?
Hahaha" Sahut Anggi dengan nada mengejek Rifqy
Rifqy mendengus kesal akan ejekan yang di berikan Anggi kepadanya. "Sialan lo" umpat Rifqy selanjutnya
"Oh, hai Gua Anggi" Ucap Anggi mengulurkan tangannya kepada Bela
Bela tampak tersenyum di balik cadar miliknya. "Hai, Aku Bela!" Menyambut uluran tangan dari Anggi
"Ya ampun masuk dulu yuk Qy dan Bel" Anggi mempersilahkan Rifqy dan Bela masuk ke dalam Butik miliknya
__ADS_1
"Langsung ke ruangan Gua aja ya Qy?
Gua udah ada pilihan gaun pengantin dan pasangannya buat calon Lo dan pastinya Lo" Ucap Anggi
Setelah berada di ruangan Anggi terlihat banyak pilihan gaun yang sangat cantik dan mewah, Bela di buat takjub dengan gaun-gaun yang terjejer rapi di depan matanya tersebut.
Bagus-bagus banget gaunnya! apa pantes Aku ini pake gaun mewah seperti ini**? Batin Bela bertanya kepada dirinya sendiri
"Ini dia Qy!
Ada 5 pilihan gaun, 1 set sama hijab yang sederhana tapi tetap mewah kok." Ujar Anggi memperlihatkan gaun pengantin kepada Rifqy
"Bagus Nggi.
Tapi tetep pilihan ada di calon Istri Gua ya?" Ucap Rifqy sambil matanya melirik kearah Bela, dan hanya di balas oleh Anggi dengan Ibu jari yang menyatu dengan telunjuk membentuk bulatan.
Saat Rifqy melirik kearah Bela, Rifqy melihat Bela sedang memandang 2 model gaun pengantin merah maroon ala Bollywood yang begitu elegant dan juga sanagt mewah.
MODEL PERTAMA
MODEL KEDUA
"Kamu yakin mau pake gaun Bollywood seperti ini? suka film Bollywood ya?" Tanya Rifqy tepat di belakang Bela, hingga membuat si empu terlonjak kaget.
"Ka..kak enggak! Aku cumaa liat aja kok." kilah Bela gugup
"Oh iya?" Tanya Rifqy meyakinkan
Bela hanya menganggukkan kepala berkali-kali
"Nggi kaya nya gua mau yang ini deh" Tunjuk Rifqy pada 2 model gaun merah maroon yang ada di hadapan Bela
Bela membelalakkan matanya mendengar perkataan Rifqy barusan
"Wah bagus dong, berarti ada 3 gaun yang harus lo pilih dan tinggal 1 gaun lagi yang belum lo pilih" Ujar Anggi
"Gimana kalo gaun ini" tunjuk Rifqy pada gaun warna cream
"Tapi lo tau kan kalo calon gua ini pake cadar? jadi ya atur aja lah biar sesuai sama dia" Rifqy percaya kalau Temannya itu mampu merancang apa yang Ia inginkan
"Siap" Jawab Anggi mengacungkan jempolnya
*****
Setelah memilih gaun Rifqy dan Bela diajak oleh Anggi ke galery yang ada di samping ruangannya
"Untuk undangannya bisa yang ini aja, dan nanti jumlah dan namanya biar gua kirim lewat chatting" Ucap Rifqy
"Oke deh" Jawab Anggi
.
.
.
Bersambung...!
Jangan lupa tinggalkan kerja ya readerss 😊
__ADS_1