Menikahi Gadis Penolongku

Menikahi Gadis Penolongku
Gadis Yang Baik


__ADS_3

"Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama mueeza.


Suatu saat, dikala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya.


Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang di tiduri Mueeza dari jubah.


Ketika Nabi kembali kerumah, Mueeza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi mengatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 2 kali.


Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu dirumahnya, Nabi selalu menggendong Mueeza dan di taruh di pahanya.


Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah dia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah - olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.


Kepada para Sahabatnya, Baginda Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri."


❤***❤***❤


Waktu telah menunjukkan pukul 12.00 WIB


Matahari sudah ada di atas kepala orang yang berjalan di bawah teriknya matahari siang hari.


Adzan telah berkumandang mengajak masyarakat muslim dan muslimah untuk menunaikan kewajiban mereka yaitu Sholat Dzuhur berjama'ah di Masjid.


Sholat adalah tiang Agama dalam Agama Islam, maka dari itu Rifqy dan Bela tak akan pernah menyia-nyiakan waktu apalagi meninggalkannya begitu saja hanya karna masalah duniawi, Bela dan Rifqy selalu menyempatkan waktunya untuk selalu bisa Sholat di awal waktu, kecuali Bela kalau sedang berhalangan setiap 1 bulan sekali.


Dengan berjalan beriringan Rifqy dan Bela beranjak keluar dari Caffe N Resto menuju Masjid dekat Caffe milik Rifqy. Di situlah Rifqy berjalan terlebih dahulu dengan Bela yang mengekor di belakang.


Setelah berwudhu Bela maupun Rifqy memasuki Masjid, Rifqy berjalan ke bagian laki-laki dan Bela ke bagian perempuan.


***


Sesudah menunaikan Sholat Dzuhur Rifqy dan Bela keluar dari masjid untuk kembali ke Caffe N Resto.


Saat berada di jalan tiba-tiba Bela berhenti sejenak karna melihat ada kucing di jalanan,


Rifqy yang melihat Bela tiba-tiba berhenti pun kaget di buatnya dan menghentikan langkahnya juga.


Yah, kucing adalah salah satu binatang kesukaan Bela. Menurutnya Kucing adalah binatang yang lucu dan menggemaskan dan Rasulullah pun sangat menyukai binatang berkaki empat itu.


Perlahan tapi pasti Bela mendekati kucing yang berwarna Orange corak Putih dengan berjongkok. Dia terlihat sangat menyayangi kucing yang sedang di pegangnya.



Terlihat kucing yang sedang di pegang Bela sedang mengandung, bisa di lihat dari perutnya yang membesar.


Rifqy melihat pemandangan ini berdecak kagum pada Bela. Sesosok gadis yang mungkin tak akan bisa Dia lihat karna kebanyakan gadis tak suka binatang berkaki empat itu, karna terlalu cerewet dan ribet bagi kebanyakan orang.


"Gadis Yang Baik! Sangat Baik". Gumam Rifqy tanpa mengalihkan padangannya dengan senyum yang tak pernah pudar, bibirnya selalu melengkung ke atas membentuk bulan sabit terbalik ke bawah


Sesempurna itukah kamu Sya? ini yang Kamu bilang kalo Aku gak pantes buat Kamu?


Yang ada Aku yang gak pantes untuk bersanding dengan Kamu Sya!


Kamu udah berusaha untuk memberitahu Aku tentang masa lalu Kamu, sedangkan Aku! Aku belum cukup keberanian untuk itu.

__ADS_1


Ya, suatu saat nanti Aku akan mulai memanggilmu dengan sebutan Syasya, anggap aja sebutan sayang Aku ke Kamu.


Kenapa kamu begitu sempurna Sya? kenapa?. Tak henti hentinya Rifqy bergumam melihat sosok yang menurutnya sangat sempurna akan menjadi teman di hidupnya nanti dan selamanya


"Kamu suka kucing ya?" Tanya Rifqy sambil berjalan kearah Bela yang berjongkok


"Ya, Aku sangat suka sama kucing.


Apa Kak Rifqy tau? Aku juga punya kucing di rumah tapi warna nya gak kaya gini, warna kucing di rumah ku hitam ada putihnya gitu?" Jawab Bela menjelaskan dengan antusiasnya, seperti anak kecil yang ingin menceritakan tentang pelajaran sekolah kepada Ibunya


"Oya?" sahut Rifqy


"Iya Kak" Jawab Bela singkat


"Kak Rifqy tau? dulu Aku punya kucing banyak! tapi sayang..." Bela menghentikan ceritanya dan seketika wajahnya murung


"Ada apa?" sambar Rifqy yang sadar akan perubahan wajah murung gadis yang ada di depannya itu


"Kucing ku mati! tinggal satu yang Aku punya di rumah.


Dan sebentar lagi akan Aku tinggal" kata Bela yang tak bergeming dari posisinya yang murung


"Di tinggal kemana?" tanya Rifqy yang belum mengerti bahwa di tinggal itu ya karna Bela harus ikut tinggal Suaminya dengan meninggalkan kucing kesayangan kepada orang tua. Padahal orang tuanya tak terlalu suka dengan binatang berkaki empat yang cerewet itu


"Di tinggal karna Aku harus ikut sama Kak Rifqy" jawab Bela


"Hahhh" Rifqy menghela nafas kasar


"Ya ampun! hahaha...


"Beneran?" sahut Bela antusias


"Iya. Mau pulang sekarang?" Tanya Rifqy mengalihkan pembicaraan


Bela hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan Rifqy.


Rifqy pun mengerti


"Mau Aku antar gak?" Rifqy menawarkan dirinya untuk menghantar Bela pulang


"Gak usah Kak. Aku kan bawa motor, Aku bisa pulang sendiri kok" sahut Bela


"Aku ikuti kamu dari belakang kalo gitu." Tawar Rifqy sekali lagi


"Gak usah Kak" keukeuh Bela menyelonong pergi kearah motor kesayangannya


Perlahan Bela menjalankan motor kearah Rifqy yang masih setia berada di luar Caffe N Resto yang sedang menunggunya.


"Aku pulang dulu Kak? Emmm..." Kata-katanya menggantung seperti ada sesuatu hal yang mungkin ingin Ia katakan


"Te..terima kasih Kak" Lanjut Bela berbicara dengan gugup


"Hei untuk apa ucapan itu?" menyela kata-kata Bela

__ADS_1


"Untuk semuanya" sahut Bela singkat


"Hemmm... Jangan lupa Besok malam kamu harus siap" memperingati Bela


Kata-kata Rifqy hanya dibalas dengan senyuman dan anggukan


Tapi apalah di kata senyum manisnya tidak dapat di lihat oleh Rifqy karna tertutup dengan cadar, cukup kerutan di matanya yang mampu membuat Rifqy tau kalau Bela sedang tersenyum kepadanya


"Kamu tersenyum?" Tanya Rifqy kepada Bela karna Ia tau Bela memang sedang tersenyum. Tapi bukannya menjawab Bela malah mengalihkan pembicaraan dengan berpamitan pulang


"Aku pulang Kak.


Assalamualaikum" Pamit Bela


"Wa'alaikummussalam" Jawab Rifqy


Rifqy terus memandangi punggung Bela yang tertutup dengan gamis dan hijab panjang nya sampai Ia benar-benar hilang dari pandangan matanya


***


Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan tapi juga hari bahagia untuk Bela, gimana tidak bahagia karna telah mengetahui kenyataan yang begitu sangat membahagiakan.


Sesampai di rumah Bela memasuki rumahnya


"Assalamualaikum" Ucap Bela menyusuri ruangan menuju kamarnya


Bela membuka handle pintu kamar miliknya, lalu Ia memasukinya


Kamar yang dipenuhi dengan barang-barang warna Pink, warna khas perempuan banget yakan?


Ia (Bela) mulai merebahkan tubuhnya yang lelah di ranjang, memandang langit-langit kamar.


Sesaat Bela bangkit menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya agar terlihat segar.


Selesai mencuci wajah Bela membuka laptop, ya untuk apalagi? kalau bukan untuk membalas chat dari customernya. Jika Bela sudah berkutat dengan laptop miliknya maka Ia akan lupa waktu.


Masih berkutat dengan laptopnya sampai Bela beranjak untuk mandi menunaikan Sholat Ashar. Selesai menunaikan Sholat Bela kembali ke laptopnya berkutat dengan pekerjaan yang sangat Ia sayangi.


***


Sholat Maghrib telah Ia (Bela) lakukan, untuk menunggu waktu Isya Bela melantunkan ayat suci Al-Qur'an yang telah menjadi kebiasaan baginya.


Sampai akhirnya Adzan Isya pun berkumandang, tak menunggu waktu lama Bela segera Sholat Isya tak lupa Ia Dzikir dan berdoa kepada Allah meminta jalan yang terbaik untuknya.



"Terima Kasih Ya Allah, Jika memang ini jalan yang terbaik untuk ku menjadi istri baginya, Insha Allah aku akan menjalankan kewajiban ku dengan baik jika memang telah sah menjadi istrinya. Aku akan berusaha mencintainya karna mu Ya Allah" Ucap Bela dalam doanya


Tidur adalah rutinitasnya setelah melaksanakan Sholat Isya, Perlahan Ia menaiki ranjang untuk memejamkan mata setelah kegiatan harian yang membuatnya lelah.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...!


__ADS_2