Menikahi Gadis Penolongku

Menikahi Gadis Penolongku
Menyatakan Perasaan


__ADS_3

Seorang Pemuda dan Gadis sedang menjadi pusat perhatian dari pengunjung Caffe yang ada disana.


Seorang Pemuda tampan, berbadan tinggi tegap, berhidung mancung dengan kulit putih bersih di badannya sedang menggandeng lembut tangan seorang Gadis berjilbab yang selalu memakai cadarnya dan pasti berwajah cantik nan ayu di balik cadar tersebut.


Jiwa para jomblo menjerit melihat pemandangan yang sangat langka ini. Seorang Rifqy yang sangat mereka kenal tak ada yang berani menyentuhnya sedang menggandeng tangan seorang gadis yang tak tahu bagaimana wajahnya yang tertutup cadar itu.


*Ya ampun serasi banget!


Ya ampun siapa ya perempuan beruntung itu?


Ih aku patah hati!


Aaa orang yang aku kagumi telah memilih seorang wanita bercadar?


Aku mau dong di gandeng juga*!


Begitulah desas desus pembicaraan mereka, pengunjung tetap dari Caffe N Resto milik Rifqy.


Dengan menggandeng tangan Bela, Rifqy menuntunnya ke atas panggung dengan sangat hati-hati dan lembut.


Sumpah demi apa perasaan Bela dan Rifqy seperti apa sekarang ini? yang pasti jantungnya berdebar dengan cepat seperti akan copot dari tempatnya tak seperti biasanya, bisa menggandeng tangan seorang gadis yang sangat Ia Cintai saat ini dan gadis itu mampu menggeser nama yang dulu pernah menduduki hatinya.


Sampai di atas panggung Caffe, Rifqy mempersilahkan Bela untuk duduk dan di situlah saat yang paling tepat untuk Rifqy menyatakan perasaannya kepada Aulia Syasya Bela selama ini.


"Kamu tau kenapa Aku ajak Kamu kesini?" Tanya Rifqy memandang mata Bela


Bela diam tak menjawab pertanyaan Rifqy, dan sesaat Ia menggelengkan kepalanya pelan pertanda tak tahu


"Aku mau kenalin Kamu sama semua orang dan bukan hanya pengunjung Caffe bahwa sekarang yang punya Caffe ini sudah memilih wanita yang akan Aku jadikan Ibu dari anak-anak Ku kelak" terang Rifqy menjelaskan sampai membuat Bela membelalakkan matanya


"Aku bukanlah tipe laki-laki yang bisa menyatakan kata-kata romantis! tapi demi Dia Aku akan berusaha"


💞*****💞


**Untuknya...


Ada seorang gadis...


Setiap kali ku pandang wajahnya, Senyumannya selalu melegakan hati...


Bahkan aku sampai merasa nyaman di dekatnya...


Hatiku selalu bertanya-tanya, Apakah aku selalu bisa di dekatnya?


Dan menjadi orang yang di butuhkannya?


Aku masih belum mendapatkan jawabannya...


Setiap Do'a selalu kusebut namanya, Aku berharap Allah selalu mendekatkan ku dengannya...


Dialah gadis yang selalu ada di pikiranku...


Dia manis, cantik, sopan dan Sholehah...


Aku tidak punya keberanian di hadapannya, Karna kesempurnaan nya yang belum bisa ku tandingi.


Tapi aku selalu berusaha untuk bisa dekat dengannya, karna hatiku membawaku kepadanya...


Oh tuhan ku cinta dia, berikanlah aku kesempatan.


Takkan ku sakiti dia, hukum aku bila itu terjadi..

__ADS_1


Cinta memang aneh, selalu timbul tanpa di duga...


Dan selalu di dampingi dengan kepedulian dan perhatian...


Apakah Allah merencanakan sesuatu hal yang baik untuk ku?


Disana aku sadar...


Aku di tuntut untuk mencintai dan melindungi seseorang...


Dan aku akan selalu mencintainya dan melindunginya...


Karna dia sudah masuk ke hatiku tanpa mengetuk pintu


Ku harap dia mengetahuinya...


Bahwa...


Cinta adalah caraku bercerita tentang dirinya...


Caraku menatap kepergiaannya...


Dan caraku tersenyum saat menatap indah wajahnya...


Terkadang, tak peduli berapa banyak orang di sekitarku.


Aku merasa sepi...


Hanya karna aku berharap dia yang ku cintai ada di sisiku...


Karna cinta itu adalah sebuah permainan yang di mainkan oleh dua orang dan


di menangkan oleh dua orang tersebut


Dan memainkan peran hingga akhir...


Dan membuat cerita cinta...


Sampai kami menutup mata.


Dan kali ini aku akan menunjukan sesosok hantu untuknya...


Yang selama ini belum dia lihat dan dia rasakan...


Karna hantu itu tak selamanya harus sembunyi


Yang berarti


Perasaan cinta


Dan aku tidak akan menyia-nyiakan perasaan ini...


I LOVE HER...


Dialah Kamu


Yang berada di sampingku dan yang sedang ku genggam tangannya


Aku mencintaimu...


Maukah kamu menjadi kekasih hidupku, istri dan Ibu dari anak-anak ku kelak**?

__ADS_1


💞*****💞


Ungkapan hati Rifqy yang di ucapkannya mampu membuat pengunjung Caffe N Resto disana baper di buatnya.


Bela yang mendengarnya tak terasa bulir air mata menetes begitu saja tanpa permisi kepada empu yang mempunyai mata, Ia (Bela) tak mampu menggambarkan lagi perasaan bahagia yang sedang Dia rasakan saat ini.


Terima kasih Kak**?. Batin Bela seakan ingin menjerit mendengar ungkapan hati yang indah di dengar oleh indra pendengarannya yaitu telinga.


Rifqy yang melihat Bela menitikkan air mata karna dirinya, dengan cepat Ia (Rifqy) menghapus pelan air mata itu dengan ibu jarinya seraya berkata


"Mulai sekarang Aku gak akan ngebiarin air mata kamu ini menetes lagi karna kesedihan, hanya akan ada air mata kebahagiaan yang mengiringi indahnya perjalanan kisah kita.


Insha Allah" ujar Rifqy dengan Menunjukkan senyum manis yang terukir indah di bibirnya


Perlahan tapi pasti Bela menganggukan kepala pelan dan tersadar akan itu Bela menunduk lagi karna malu.


Bisa di lihat wajah Bela yang sudah merah seperti kepiting rebus, namun tak terlihat karna tertutup oleh cadar yang selalu di pakai.


Rifqy terkekeh melihat tingkah laku malu dari calon istrinya itu


"Artinya?" sambar Rifqy dengan memiringkan kepala agar bisa menatap mata Bela langsung


"Emm" gumamnya yang tidak di mengerti oleh Rifqy, sebenarnya Rifqy mengerti tapi Dia ingin jawaban yang lebih jelas dari mulut Gadis yang ada di hadapannya


"Emm apa nih?" goda Rifqy sambil mencolek pipi Bela yang tertutup oleh cadar


Perbuatannya pun tak luput dari penglihatan pelanggan Caffe N Resto saat itu karna memang waktu yang lagi ramai-ramainya


Aaaa So sweet !! gumam pengunjung dengan sedikit berteriak karna tak tahan dengan pemandangan yang ada di depan sana


"Iya, Aku mau" Lirih Bela masih menundukkan wajahnya, mungkin Rifqy memang tak mendengar


"Hahh! Apa?" tanya Rifqy lagi


Bela menghembuskan nafasnya di lanjutkan dengan anggukan kepala dengan cepat


"Aku mau Kak!" ucap Bela menatap mata Rifqy


"Jadi kamu terima aku nih?" tanya Rifqy kembali meyakinkan pendengarannya


"Iya" jawab Bela seraya menggangguk kepala


"Seriously My future wife?" goda Rifqy dengan menarik turunkan alisnya berulang-ulang


"Yes, my future husband!" jawab Bela membalasnya dengan senyum manis


"Terima kasih" Sahut Rifqy menunjukkan wajah bahagianya


Pengunjung Caffe yang mendengar itu ikut bersorak bahagia dan tepukan tangan mereka menggema dalam ruangan itu.


Di detik, menit, jam dan hari yang sama semua yang berada di dalam sana menjadi saksi penyatuan cinta di antara mereka berdua.


.


.


.


Bersambung...!


Jangan lupa tinggalkan jejak ya? like, coment, dan jangan lupa untuk Vote sebanyak-banyaknya 😉

__ADS_1


Terima kasih 😍


Happy Reading 😊


__ADS_2