Menikahi Gadis Penolongku

Menikahi Gadis Penolongku
Aulia Syasya Bela


__ADS_3


Maaf Ya Allah aku sibuk..


Aku sibuk mengerjakan pekerjaanku, saat Kau memanggilku lewat Adzan..


Aku sibuk dengan ponselku, saat Al-Qur'an dirumah memanggil untuk di perhatikan..


Aku sibuk bermimpi, saat Rahmat-Mu turun di sepertiga malam..


Aku sibuk dengan duniaku dan mengesampingkan akhirat..


Aku lebih mendahulukan buku - buku novel, dibanding membaca Ayat - Ayat Mu..


Aku lebih mendahulukan ponselku saat Kau bangunkan ku dipagi hari, dibanding bersyukur pada-Mu..


Aku lebih mendahulukan untuk mencari cinta manusia, dibanding mencari cinta-Mu..


.


Maaf Ya Allah..


Aku hanya memberikan sisa waktuku untuk-Mu..


Aku mendirikan Sholat hanya saat kesibukan ku tersisa..


Aku berdzikir hanya saat waktu mengobrolku tersisa..


Aku membaca Al-Qur'an hanya saat waktu bermain dengan ponselku tersisa..


Aku bersedekah hanya dengan susa belanja..


.


Maaf Ya Allah..


Aku mengingat-Mu hanya dengan sisa waktu kesibukan ku..


Astagfirullah..


Imamku masih lemah, ibadahku masih belum sepenuhnya untuk-Mu


Tuntunlah aku untuk selalu berada dijalan lurus-Mu


Tuntunlah aku agar bisa menjadi umat yang dirindukan Bagibda Rasulullah SAW..


Tuntunlah Aku Ya Allah 🤲🏻


(Aulia Syasya Bela)


❤***❤***❤

__ADS_1


Suara Jangkrik di malam hari mampu membangunkan seorang Gadis yang sedang tertidur lelap di sebuah kamar yang berada di rumah sederhana milik Orang Tuanya. Jam dinding menunjukan pukul 02.39 WIB.


Gadis itu sudah terbangun dari alam bawah sadarnya untuk melaksanakan sholat malam yaitu Sholat Tahajud.


Hari masih sangat gelap di luaran sana tapi tak sedikit pun menyulutkan semangat Gadis yang bernama Bela itu untuk membersihkan diri lalu berwudhu di Kamar Mandi, sebagai langkah awal untuk melaksanakan Sholat Tahajud.


"Ahhh Ya Ampun! Aku harus cepat-cepat mandi dan bersih-bersihkan diri untuk Sholat Tahajud"


Gumam gadis berwajah ayu nan cantik itu yang masih berusaha membuka mata dan mengusir kantuknya dengan geleng-geleng kepala pelan.


Dengan berjalan sempoyongan karna baru bangun tidur, Bela berjalan menuju lemari untuk mengambil handuk dan beranjak ke kamar mandi yang berada di Kamarnya untuk mandi. Setelah di rasa sudah maka Bela lanjutkan dengan berwudhu. Air yang dingin di malam hari mampu membuat tubuhnya gemetar kedinginan.


Di ambilnya mukena dan sajadah di lemari olimpik 4 pintu miliknya, Di beberkan sajadahnya di lantai agar mempermudahnya bisa bersujud dengan menyembah Allah SWT.


Di awali dengan membaca niat Sholat Tahajud, Bela terlihat sangat Khusyuk dalam Sholatnya.


Sholat Tahajud telah Bela laksanakan, tak lupa Dia berDzikir kepada Allah dengan menyebut Asma-Asma Allah yang beragam itu dan membaca Sholawat serta Salam untuk Rasulullah SAW.


Memanjatkan Doa serta Membaca Ayat Suci Al-Qur'an di malam hari sudah menjadi kebiasaan Bela setelah Sholat Tahajud sambil menunggu Adzan Subuh datang.



Demi apa Bela selalu bersyukur karna telah di beri kesempatan untuk bisa mendekatkan diri kepada-Nya setelah bertahun-tahun Ia jauh dari ajaran-Nya dan perintah-Nya.


Bela adalah gadis bercadar dan mempunyai wajah ayu nan cantik dengan mata sedikit sipit, bulu mata yang lentik, hidung kecil sedikit mancung, bibir yang tipis dan leher yang jenjang yang ingin hijrah ke jalan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Karna peristiwa silam bertahun-tahun di masa lalu yang membuatnya trauma untuk berhubungan lagi dengan laki-laki.


Jangankan punya hubungan hanya untuk dekat dengan laki-laki 'pun Bela enggak mau! itulah yang membuat Bela sampai umur 24 tahun ini belum menikah 😲


Setelah melaksanakan Sholat Subuh Ia berlalu menuju dapur, dengan telaten Bela masak untuk dia dan kedua orang tuanya. Matanya mengarah ke jam dinding yang menunjukan pukul 07.00


Dalam satu meja makan sudah ada Bela dan kedua Orang Tuanya.


"Nak, umur kamu sudah 24 tahun" ucapan Bapak Bela terpotong dengan sahutan dari Bela, Putrinya.


"Memang kenapa Pak? ya memang Syasya umurnya udah segitu" sahut Bela dengan santainya sambil mengunyah makanan yang berada di mulutnya


Bapak dan Ibu Bela saling menatap sebelum saling menghembuskan nafas kasar


"Kapan Kamu membawa Pemuda untuk di kenalkan kepada Bapak / Ibu sebagai calon mantu?" tanya Bapak bertanya pada Bela


"Bener Nak, umur Kamu itu sudah matang untuk menikah. Kapan Kamu kenalin calon suami mu ke Kami?" timpal Ibu membenarkan omongan Bapak Bela


"Gak tau Pak, belum ada calonnya juga. Gimana mau ngenalin ke Bapak sama Ibu?" masih menjawab dengan santai tanpa rasa bersalah padahal Orang Tuanya ingin secepatnya melihat anak gadisnya menikah


Semua sama-sama diam, tidak ada yang berbicara lagi.


"Bu Pak, Bela pamit dulu ya mau anter orderan pelanggan, kalo udah selesai Bela mau ke Rumah Sakit kan ini jadwal Syasya Medical Chek Up" Ucap Bela dengan bersaliman kepada Bapak dan Ibunya


"Oh iya Nak, hati-hati ya?" sahut Ibu memberikan tangannya agar bisa di salami


"Iya Bu Assalamualaikum 😊" kata Bela mengucap salam

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam" balas mereka serempak


***


DI RUMAH SAKIT


Rifqy sudah berada di ruangannya dan duduk di kursinya dengan kepala bersandar


"Mana informasi tentang dia Mas?" tanya Rifqy yang segera ingin tau tentang gadis itu


"Jadi Qy Aulia Syasya Bela adalah seorang gadis bercadar yang berasal dari keluarga yang bisa di bilang sederhana, dia mempunyai usaha toko online baju muslimah dan muslim dari anak-anak sampai tua. Ya cukup terkenal juga di kota ini, karna reseller dari toko onlinenya banyak tersebar di berbagai kota Qy."


"Cita-cita dia saat ini hanya ingin mempunyai Butik, dan kabarnya Butik itu akan diberi nama 'Syasya Hijab Collection' nantinya.


Setiap hari Jum'at gadis yang biasa di lingkungannya dipanggil Bela itu selalu meluangkan waktunya ke Panti Asuhan untuk memberi santunan ke anak-anak itu, dan tau gak Qy? ternyata Bela itu Donatur tetap di Panti Asuhan XXX meski yang gadis itu kasih gak terlalu besar, tapi mulia kan?"


Rifqy sesaat tersenyum mendengar ucapan Dimas, lalu kembali memasang telinganya untuk mendengar cerita dari Dimas tentang gadis itu.


"Memang dulu Bela enggak memakai cadar waktu dia nolong lo, tapi setelah 1 tahun kejadian itu dia mulai menyesuaikan diri untuk memakai cadar."


"Alamatnya udah gua temuin dan gua juga udah mastiin kalo alamatnya itu bener alamat Bela.


Dari informasi yang gua terima kalo dia itu sebenernya punya Masa Lalu yang begitu kelam dari hubungan yang buat dia begitu trauma makanya Bela sampai sekarang belum nikah juga Qy."


"Tau gak Qy? ternyata dia sering ke Rumah Sakit ini untuk Medical Cek Up rutin setelah menjalani operasi 6 bulan yang lalu, operasi benjolan dibelakang telinganya. Setelah operasi dia diharuskan Cek Up jalan 1 kali dalam 1 minggu."


"Emm, Qy Bela itu tulang punggung keluarganya, sebelum dia memiliki Toko Online dia pernah bekerja di sebuah PT yang ada di Kota Tangerang selama 4 tahun bersama 2 sahabatnya. Sekarang 2 sahabatnya sudah menikah hanya dia yang belum menikah."


"Menurut informasi yang gua terima Bela hari ini ada jadwal Cek Up rutin di Rumah Sakit ini, itu aja sih Qy informasi yang gua terima dari orang-orang suruhan gua" Ungkap Dimas seraya menunjukkan laptop yang berisi Email dari orang suruhannya.


"Hahh!! serius lo Mas? jam berapa dia datang?" Rifqy terkejut mendengar bahwa gadisnya akan datang ke Rumah Sakit Ayahnya untuk Cek Up rutin.


"Gak pasti jamnya Qy, kadang siang atau kadang sore dia datengnya."


Tidak ada pembicaraan lagi diantara keduanya, mereka tenggelam dengan pemikirannya masing-masih.


Rifqy bejalan menuju jendela hanya sekedar memandang keluar.


Dipandangi foto gadis yang selama ini membuat hatinya ser ser'an 😅 (hahaha ser-ser'an).


Aku pasti menemukan Mu Sya! pasti itu. Yakinlah bahwa Aku akan datang menemui mu dan kedua Orang Tua Mu untuk segera meminang Mu! Aku akan segera mewujudkan mimpi dan cita-cita mu untuk mempunyai Butik di kemudian hari.


Tolonglah sama-sama berdoa Sya! agar kita dapat secepatnya bertemu. Pikiran Rifqy jauh sana menerawang.


.


.


.


Bersambung...!

__ADS_1


Like, Koment dan Votenya Ya Readerss 😉 jangan lupa juga rona hatinya 😁


Terima Kasih 😘


__ADS_2