
"Jangan lupa membaca Bismillah untuk memulai aktivitas!
Agar apapun itu,
Membawa keberkahan untuk Kita.."
❤***❤***❤
6 Hari kemudian
Wedding tentunya menjadi moment yang sakral bagi setiap orang. pastinya kita semua ingin moment penting tersebut menjadi moment yang perfect dalam segala hal, maka tidak jarang banyak orang yang sudah mempersiapkan segala hal nya dari jauh jauh waktu bahkan bukan lagi hitungan bulan. Namun berbeda dengan Rifqy dan Bela, Mereka sama-sama mempersiapkan acara pernihannya hanya dengan waktu yang sangat singkat. Ya, 10 hari saja.
Dari mulai persiapan tunangan, foto-foto prewedding dan lain sebagainya. untuk mempersiapkan acara besar kita membutuhkan vendor yang baik dapat dipercaya dan kualitas menjamin. hal tersebut mestinya sangat diperhatikan karna dapat menentukan sukses atau tidaknya acara sakral tersebut.
Hal yang cukup mendapat perhatian adalah makeup artis dan henna wedding. meski terihat hal kecil namun akan sangat terasa ada yang hilang jika kita menyepelekan atau bahkan terasa sangat sempurna jika kita puas akan hasil dari make up dan henna wedding tersebut.
Semua wanita pasti ingin terlihat secantik mungkin di hari pernikahan mereka. Tak jarang mereka menjalani serangkaian perawatan kecantikan agar bisa tampil prima saat bersanding dengan pasangan.
Setiap negara dan setiap kebudayaan pasti punya tradisi yang berbeda, begitu juga untuk pernikahan. Karena itulah, ritual kecantikan yang dijalani para mempelai pun berbeda-beda.
Calon pengantin di Indonesia, tepatnya di Jawa punya tradisi pingit untuk mempercantik diri. Ritual pingit ini dipercaya bisa membuat calon mempelai manglingi. Konon pengantin yang dipingit seminggu sebelum pernikahan akan terlihat beda dari biasanya, lebih cantik dan lebih terpancar auranya.
Selain itu pengantin tradisional Jawa juga biasa luluran dan minum jamu untuk menjadikan tubuh dan wajah lebih segar berseri saat mengenakan gaun pengantin nanti.
Seperti hari ini adalah hari Pingitan Aulia Syasya Bela dan Rifqy Al-Furqan. Dimana dua sejoli itu di larang bertemu 1 minggu sebelum pernikahan dan wakyu itu setelah kejadian foto prewedding dan cincin pernikahan.
Mereka di perbolehkan bertemu hanya pada saat acar Ijab Qabul yang di bacakan oleh pengantin pria dan terdengar kata 'SAH' disana.
Rumah Bela semakin ramai saja dengan saudara dan tetangga yang membantu untuk acara pernikahan nya, lalu lalang orang berjalan kesana kemari dengan kesibukan nya masing masing.
Ada yang memasang dekor, membuat kue, memasak untuk tamu di acara besok, dan ada yang merias kamar Bela dengan riasan kamar pengantin.
Hari ini jadwal nya Bela untuk menghias atau mengukir tangan atau bisa di bilang Henna Wedding. Tangan dan kaki Bela akan di hias dengan Henna tersebut.
Perias pengantin dari WO Anggi teman Rifqy sudah berada di kamar Bela untuk menghias tangan dan kakinya, Bela di suruh untuk memilih warna henna yang akan dipakai nya.
"Mba, mau warna yang mana? ada 3 warna henna di sini" Tanya perias kepada Bela seraya menunjukan 3 jenis warna Henna yang berbeda
__ADS_1
Bela nampak berfikir, sebelum menjatuhkan pilihannya pada salah satu Henna. "Boleh yang ini Kak, warnanya kayanya kalem gitu." Jawab Bela dengan senyum khasnya di balik cadar
Perias meraih warna Henna yang di pilih Bela lalu di sisihkan. "Oke deh Mba. Terus ukirannya mau yang mana?" tanya Perias itu lagi dengan mengeluarkan catalog gambar ukiran Henna dan menunjukan pada Bela
Mata Bela seakan berbinar, melihat akan banyaknya motif ukiran Henna yang terpampang di depan matanya itu.
"Kaya nya ini simple ya kak?
Emm mau yang ini aja kak!" Jawab Bela menunjuk salah satu gambar Henna
Pemakaian Henna bukan hanya pas acara pernikahan saja tapi Henna memang sunnah untuk di gunakan sehari-hari dalam Islam.
Selesai tangannya di Henna perias beralih ke kakinya Bela untuk di hias
"Emm.. Kak kayanya kakinya gak usah deh! kan aurat!" Ucap Bela lirih sambil menarik kakinya kembali menyembunyikannya di balik gamis yang di pakai
Perias itu terkekeh. "Kenapa mba? kan kita sama-sama perempuan! gak papa." Sahut perias itu menahan tawa mendengar ucapan Bela
"Ya udah deh kak, gak papa." Ucapnya pasrah
"Awas ya mba, itu belum kering" Ucap perias memberitahu Bela kalau Henna di tangannya belum sepenuhnya kering
*****
1 Jam Henna tangan dan kaki telah rampung di lakukan, sekarang Bela di suruh untuk luluran badan, perawatan wajah dan minum jamu sebelum tidur agar untuk acara besok Bela terlihat lebih cantik dan terlihat lebih segar.
"Udah selesai Mba. Tunggu sampe kering dulu ya mba? nanti kalo udah kering biar di bersihin dan Mbanya bisa perawatan sendiri." Ucap perias itu pada Bela
"Iya Kak, nanti kalo udah kering Saya perawatan. Oke?" Jawab Bela
*****
Sedangkan Rifqy yang berada di rumahnya sedang mondar mandir merasakan gelisah yang mungkin Bela lah penyebabnya
"Kayanya ada yang lagi rindu!" Ucap laki-laki yang baru masuk ke kamar Rifqy
Rifqy mendengus
__ADS_1
Dia tahu betul suara siapa itu. "Diem Lo! gak ngerti apa perasaan Gua!" Sahut Rifqy dengan melempar bantal kearah laki-laki yang mengejeknya
"Kenapa sih Lo?" tanya lelaki itu kemudian
Rifqy menghela nafas berat. "Dia gak jawab telpon Gua Mas! Gua pengen ketemu!" Jawab Rifqy lirih kepada Dimas. Ya, laki-laki itu adalah Dimas sahabat Rifqy
"Gila Lo ya? Kalian berdua kan masih masa Pingitan, gak boleh ketemu dulu!
jangankan ketemu, Lo kemana mana aja gak boleh!" Sahut Dimas dengan santainya merebahkan diri di ranjang king size milik Rifqy
Rifqy terasa tertohok dengan ucapan yang di lontarkan Dimas. Bagaimana Dia tau? batin Rifqy bertanya. "Dari mana Lo tau?" Tanya Rifqy dengan menatap tajam pada Dimas
"Ya tau lah! dari Bunda barusan.
Dia juga kan ada acara Henna Wedding" sahut Dimas masih dengan posisi yang sama
"Kok bunda gak bilang sama Gua?" Rifqy tampak berfikir ada apa dengan Bundanya ini? kenapa masih saja ada acara kuno itu?
"Mana gua tau" menaikan bahunya tanda tak tahu dan tak mau tau
"Ahh syittt" Mengacak-acak rambut frustasi
"Udah jangan Lo pikirin, sekarang yang bisa lo pikirin buat acara akad besok. Inget lo harus lancar tuh baca ijab kabulnya, jangan sampe lo salah. Mau ditaruh dimana muka lo, seorang Rifqy Al-Furqan keturunan Arab-Indo gak bisa baca ijab kabul. Sungguh terlalu hahaha..." Ucap Dimas dengan tawa khas nya yang di iringi ejekan
"Sialan Lo! mau Gua pecat jadi asistent Lo" sinis Rifqy mencoba mengancam
"Ampun Boss" mengangkat tangannya keatas
Ha..ha..ha..
Mereka pun sama-sama tertawa
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...!
Jangan Lupa Like, Coment, dan Vote ya Readerss 😊 🙏