
"PORSI KEHIDUPAN
Ada orang yang selalu mengikhlaskan kebahagiaannya hanya agar orang lain bahagia. Ada orang yang rela memiliki duka, agar orang lain memegang suka. Lalu orang-orang mengatakannya bodoh.
Cobalah berfikir jernih, sebenarnya bukan Dia yang bodoh, tapi Kita yang bodoh dalam memahaminya.
Setidaknya Dia mengerti bahwa dalam kehidupan Kita memiliki porsi masing-masing. Ia mengerti bahwa porsi yang telah di tentukan itu tak akan pernah tertukar. Jika memang ini waktunya Dia untuk bahagia, maka pasti Ia akan bahagia. Walau seberapa pun duka yang memaksanya untuk ikhlas, tapi yang namanya porsi kehidupan tak akan pernah tertukar.
Terkadang Kita berfokus pada kegelapan, padahal sudah ada cahaya yang menanti kita. Terkadang Kita lebih memikirkan hal negatif daripada hal yang positif. Terkadang Kita lebih memikirkan kesulitan tanpa berfikir tentang kebahagiaan yang datang bersamanya."
Allah berfirman dalam QS. Al-insyirah ayat 5 dan 6 :
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
❤***❤***❤
Tak terasa siang telah berganti oleh malam yang akan sebentar lagi datang, matahari telah menghilang dari tempatnya dan akan di gantikan dengan bulan yang dapat menyinari alam di bumi ini dengan sinarnya.
Rifqy sudah siap, Dia terlihat sangat tampan dengan memakai t-sirt putih di padukan dengan jas berwarna hitam miliknya, rambut tidak Dia rapihkan dengan sempurna hanya dengan di arahkan ke belakang saja tapi mampu membuat hati seorang gadis yang melihatnya meleleh, dan tak lupa juga Dia memakai arloji miliknya sebagai pelengkap sudah ketampanannya.
Setelah semua telah siap, Rifqy dengan orang tua dan keluarganya memasuki mobil milik nya yang ada di garasi untuk menuju ke lokasi yaitu Rumah orang tua Bela. Mereka berniat silaturahmi sekaligus melamar Bela untuk di jadikan Istri Rifqy.
Perasaan bahagia sekaligus gugup telah menjalar dalam tubuh seorang Rifqy Al-Furqan, seperti layaknya darah yang mengalir di dalam tubuh Rifqy, perasaan ini juga yang bercampur dengan darah juga telah menjalar dalam tubuh Rifqy hingga menimbulkan getaran-getaran di bagian tertentu milik Rifqy.
30 menit kemudian rombongan telah sampai di tempat yang di tuju, tepat pukul 7 malam Waktu Indonesia Barat.
Pintu Rumah Orang Tua Bela sudah terbuka dengan lebar. Bela, Bapak, Ibu dan Pak Ustadz sudah menunggu di dalam dengan di iringi obrolan kecil sambil menunggu rombongan sang pria datang.
Bela terlihat sangat cantik dan juga anggun memakai gamis syar'i berwarna Putih, hijab + cadar berwarna Peach dengan hiasan bunga di atas kepala yang terbungkus oleh jilbab besarnya. Ibu dan Bapak Bela pun sudah berpakaian resmi untuk menyambut keluarga calon menantu dan calon besan.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh" salam dari semua tamu tepat di depan pintu masuk Rumah tersebut
Orang yang berada di dalam pun menoleh. "Wa'alaikummussalam Warahmatullahi Wabarakatuh" jawab semua
Bela, Bapak, Ibu, Pak Ustadz beserta keluarga Bela menyambut kedatangan mereka dengan senyuman yang terukir di bibirnya, mereka pun saling berjabat tangan dan mempersilahkan tamunya untuk segera masuk dan duduk di tempat yang sudah di sediakan.
__ADS_1
Setelah semua duduk, Ayah Rifqy memberi sambutan
"Dengan mengucapkan Bissmillahirrahmanirrahim sebagai permulaan, Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang maha Esa. Sholawat serta salam kita sanjungkan kepada junjungan kita Rasulullah SAW.
Bapak, Ibu serta segenap keluarga yang kami hormati.
Pertama-tama, perkenalkanlah saya untuk menyampaikan tutur kata selaku orang tua dari Rifqy Al-Furqan bin Arya Subadjo untuk secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami. Namun sebelumnya kami menghanturkan salam yang di iringi ucapan terima kasih kepada keluarga Bapak dan Ibu atas penerimaan kami sekeluarga yang telah di sambut dengan sangat baik.
Pada malam ini, kami hadir di tengah-tengah keluarga Bapak dan Ibu, tidak lain dalam rangka bersilahturahmi agar saling mengenal lebih dekat, agar lebih terjalin ikatan hati. Dan Adapun tujuan kedua kedatangan kami adalah menyampaikan hajat dari Putra kami Rifqy Al-Furqan yang sudah mengenal putri Bapak dan Ibu yang bernama Aulia Syasya Bela.
Nah Putra kami telah menyampaikan niat yang tulus dan ikhlas kepada orang tua untuk di hantar melamar Aulia Syasya Bela. Untuk itu maksud dan tujuan kami yakni melamar Putri Bapak yang bernama Aulia Syasya Bela untuk Putra kami yang bernama Rifqy Al-Furqan, sebagai calon Istrinya.
Mudah-mudahan bapak dan ibu berkenan merestui dan meridhoi niat Putra kami, dengan menerima lamaran ini.
Demikian sambutan dari kami, hanya inilah yang dapat kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu. Tak lupa kami sekeluarga mohon maaf apabila dalam menyampaikan maksud dan tujuan ada tutur kata yang kurang berkenan di hati. Begitu pula ada sedikit hantaran dari kami sebagai lambang pinangan untuk Putri Bapak dan Ibu.
Sekali lagi kami sekeluarga mohon maaf, apabila dalam penyampaian kami kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu hadirin yang kami muliakan.
Kesalahan datang dari kita semua dan kesempurnaan datang dari Allah SWT.
Wa'alaikummussalam warrahmatullahi wabarakatuh" Sahut semua yang ada di ruangan itu dengan serentak
Kemudian Pak Ustadz memberikan kata sambutan mewakili Bapak Bela dan keluarga
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Wa'alaikummussalam warahmatullahi wabarakatuh" sahut semua yang ada di ruangan itu.
"Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan banyak kenikmatan kepada kita sehingga kita dapat berkumpul dalam kesempatan yang berbahagia ini untuk mempererat tali silaturahmi kita semua.
Shalawat serta salam mari kita sanjungkan kepada baginda kita, Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya agar kita mendapatkan syafaatnya di yaumil kiamat kelak.
Pada kesempatan ini, tak lupa kami menghanturkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Arya Subadjo beserta rombongan sekalian. Semoga Allah SWT meridhoi'i silaturahmi kita pada kesempatan kali ini.
Pada kesempatan yang berbahagia ini Saya mewakili Bapak Surya beserta istri menyampaikan secara jelas dan terperinci tentang maksud melamar putri kami yang bernama Aulia Syasya Bela.
__ADS_1
Ternyata takdir jugalah yang telah menghantarkan Nak Rifqy Al-Furqan di pertemukan dengan Putri kami Aulia Syasya Bela.
Bapak Arya Subadjo beserta keluarga yang kami hormati dan juga Nak Rifqy Al-Furqan, kedatangan anda sungguh sangat di nantikan Kami maupun Putri kami.
Sekali lagi, atas nama Bapak beserta Ibu saya menerima kehadiran Nak Rifqy Al-Furqan beserta keluarga dalam melamar putri kami Aulia Syasya Bela binti Surya Cipto.
Namun agar lebih meyakinkan mari kita dengar bersama ketulusan dari Aulia Syasya Bela dalam menerima lamaran Rifqy Al-furqan yang akan di tanya lansung oleh Bapak Surya Cipto selaku dari Orang Tuanya atau lebih tepatnya Ayah Kandung Aulia Syasya Bela"
.
.
.
Bersambung...!
Visual Dari Rifqy Al-Furqan
Dan ini Visual dari Aulia Syasya Bela (yang memakai cadar)
Visual sesuai acara ya 😊
Acara lamaran serta seserahan pada malam hari ini. Hihihi🤭
Jangan lupa Vote sebanyak banyaknya readers 😊 tinggalkan jejak dengan like dan komennya sesudah membaca 😉
Jejak kalian sangat berarti bagi Author 😭
Happy Reading
Thanks You 😘
__ADS_1