
... ~Pernikahan selalu mengubah sepasang manusia. Dari sepasang mahluk asing, berevolusi perlahan menjadi satu tim kuat yang membutuhkan satu sama lain, seperti manusia membutuhkan udara~ Irene Dyah....
***
empat Bulan Kemudian...
Sang surya menyapa dengan kehangatannya. Memberi cahaya diseluruh seantero dunia. Burung-burung pun ikut bernyanyi dihari bahagianya Sepasang Manusia yang akan mengikat cinta mereka dalam sebuah hubungan Sakral.
Hari ini adalah hari pernikahan dari sahabatnya Zayyan, Yaitu Alexa dan Raka. Hari ini mereka akan mengikat janji sehidup semati.
"Ya ampun mbak kamu cantik banget." Ucap Nana yang saat ini menghampiri Alexa dikamarnya.
Karena keduanya adalah sahabat Mereka, jadi mereka semua memutuskan untuk membagi anggota. Para laki-laki yang terdiri dari Zayyan, Arjuna dan juga Tristan berada dipihak Raka sebagai pendamping pengantin pria. Sementara para wanita yang terdiri dari Nana, Shakira dan juga Zizi ditugaskan sebagai pendamping pengantin wanitanya.
"Ehh.. Kalian disini ?" Tanya Alexa kaget. Ia pikir mereka semua akan menjadi pendampingnya Raka dan tidak ada satupun dari para sahabatnya yang mendampinginya dihari bahagia ini.
"Iya dong mbak, kan kita mau dampingin mbak dihari pernikahan mbak alexa ini." Jawab Zizi yang kini juga mendekat sembari menggendong Keel ditangannya.
Zizi memang sudah sangat dekat dengan putranya Nana dan juga Zayyan itu. Gadis itu juga sudah menganggap bayi tampan itu sebagai anaknya sendiri. Dan saat ini Keel telah berumur 6 Bulan.
"Hay anak Ganteng.. Kamu ikut juga ya dampingin onty dihari pernikahan onty ini ?." Seru Alexa menyapa bayi tampan yang berada ditangan Zizi itu sembari mencubit gemas pipinya.
"Iya dong onty, kan keel juga mau lihat penampilan onty yang super duper cantik hari ini." Jawab Zizi menirukan suara anak kecil. Anggap saja itu adalah suaranya baby keel yang menjawab pertanyaan Alexa barusan. wkwkwk.
Alexa tertawa kecil mendengar Zizi yang menirukan suara anak kecil. "Kamu udah cocok jadi ibu kayaknya Zi." Celetuk Alexa yang membuat Zizi kembali kesal.
"Jangan mulai deh mbak." Jawab Zizi dengan memutar kedua bola matanya karena jenggah mendengar kalimat itu yang hampir tiap hari diucapkan oleh orang-orang padanya.
"Mbak.. Kamu ngak grogi gitu ? Padahal aku waktu nikah sama juna deg-degser gimana gitu." Ucap Shakira mengalihkan topik pembicaraan mereka. Ia tau kalau Zizi merasa kurang nyaman disetiap pembahasan itu.
"Iya sih, mbak juga deg-degan saat ini. Tapi mbak coba bawa santai aja biar ngak tegang-tenang amat." Jawab Alexa.
Disela obrolan mereka terdengar suara banyak mobil yang berhenti dihalaman rumahnya Alexa. Nana langsung berjalan kearah jendela kamar untuk memastikan siapa yang datang.
"Mbak, kayaknya pengantin prianya udah datang deh." Seru Nana.
***
Kini, acara ijab dan kabulnya akan segera dimulai. Sebentar lagi kedua pasangan manusia itu benar-benar akan mengarungi bahtera rumah tangga.
Semua orang kini tengah berkumpul ditempat dimana akan dilaksanakan ijab kabul termasuk ketiga wanita yang tadi bersama Alexa.
"Sayang." Panggil Nana sembari mendekati suaminya dengan membawa sang putra ditangannya.
Zayyan menoleh lalu tersenyum pada kedua cinta yang membuat hidupnya sempurna. "Hay sayang.. Sini biar mas yang gendong Keelnya." Ujarnya sembari mengambil alih Keel dari tangan Nana.
"Ibu, ayah, mama dan papa belum datang ya ?." Tanya Nana sembari celingak-celinguk mencari keberadaan para orang tuanya.
"Belum kayaknya. Mungkin bentar lagi mereka akan sampai." Jawab Zayyan yang diangguki oleh Nana.
Acaranya pun kini telah dimulai, dari sekian banyak rangkaian acara dihari ini, kini tiba saat nya memasuki acara inti yaitu ijab kabul.
Pengantin pria telah duduk dihadapan wali nikahnya pengantin wanita. Seperti kebanyak orang, setiap ayah pasti ingin dirinya sendirilah yang akan menikahkan anak perempuannya. Begitupun dengan ayah dari Alexa.
"Saudara Raka Maheswari !!." Seru ayah alexa - Vando.
"Iya saya." Jawab Raka dengan suara lantang.
__ADS_1
"Saya nikah dan kawinkan engkau dengan anak kandung saya yang bernama Alexa Adohira Mahanta binti Vando Mahanta dengan mas kawin berupa perhiasan seberat 25 gram ditambah uang sebanyak 100 juta rupiah dan seperangkat alat sholat dibayar tunai."
"Saya terima nikah dan kawinnya Alexa Adohira Mahanta binti bpk Vando Mahanta dengan mas kawin tersebut dibayar ditunai."
"Bagaimana para saksi ?." Tanya penghulu.
"SAAHHHH."
Setelah prosesi ijab kabul, kini Alexa telah resmi menyandang status barunya sebagai istri sah dari Raka. Jodoh siapa yang tau, dulu mereka adalah sahabat dan sekarang mereka adalah sepasang suami istri.
Alexa digiring turun oleh Zizi dan Shakira dari lantai atas menuju tempat acara. Setelah sampai, Alexa diminta untuk duduk disamping Raka.
Sekarang adalah waktunya untuk pemasangan cincin pernikahan. Sebuah senyuman tidak pernah pudar dari bibir Alexa sejak tadi. Sepertinya wanita yang baru saja menyandang status sebagai istri raka itu sangat bahagia hari ini.
"Sekarang, kami persilakan pada pengantin pria dan pengantin wanita untuk saling memasangkan cincin pernikahan dijari manisnya pasangannya masing-masing." Seru pemandu acara memberika instruksi. Alexa dan Raka pun segera memasangkan cincin secara bergantian ditangan pasangan masing-masing.
Tepuk tanganpun menggema diruangan itu setelah sebuah cincin berhasil mendarat ditangan Raka dan juga Alexa.
"Pemasangan cincinnya telah selesai. Sekarang tibalah saat yang ditunggu-tunggu. Silakan pengantin wanita mencium pungung tangan suaminya sebagai tanda hormat dan setelah itu silakan pengantin pria untuk mencium kepala istri tercintanya." Lagi-lagi pemandu acara itu memberikan instruksi pada kedua pengantin apa yang harus mereka lakukan sekarang.
Alexa pun langsung mencium tangan Raka kemudian raka mencium kepala Alexa dengan penuh cinta. Riuh tepuk tangan pun kembali menggema diikuti dengan sorakan dari Zayyan, Arjuna dan Tristan. Mereka terlihat begitu heboh saat Raka mencium Alexa.
Semua para tamu digiring menuju tempat yang telah disediakan, sementara sang pengantin juga ikut digiring menuju pelaminan karena kini saatnya mereka untuk menyambut para tamu.
Satu-persatu dari para tamu mulai memberikan selamat dan ikut berfoto bersama sang raja dan ratu hari ini. Begitupun dengan para sahabat mereka juga naik untuk memberikan selamat dan kemudiam berfoto dengan banyak gaya yang lucu.
Hari ini mereka kompak menggunakan dresscode berwarna Hijau mint. Semuanya pun terlihat cantik dan tampan diatas pelaminan bersama sang pengantin.
"Selamat mbak ku... Semoga jadi kelurga sakinah mawadah warohmah." Seru Nana yang langsung cipika cipiki dengan Alexa, wanita itu juga tidak lupa memberikan selamat pada Raka.
"Selamat Broo, gue benar-benar ngak nyangka kalau ternyata kedua sahabat gue berjodoh. Semoga cepat diberikan momongan ya, biar Keel punya teman." Ujar Zayyan pada Raka. "Selamat ya Al, semoga lo bahagia sama Raka." Sambung Zayyan beralih pada Alexa.
Setelah Nana dan Zayyan. Kini giliran Shakira dan Arjuna yang memberikan selamat pada Raka dan Alexa. "Ayo sayang, berikan selamat pada onti al dan juga om raka." Titah Shakira pada putrinya setelah ia memberikan selamat pada pengantin itu.
"Terima kasih sayang." Jawab Alexa yang langsung mencium pipi putri dari adik sahabatnya itu.
Dan kini tibalah saat nya Zizi dan Tristan yang memberikan selamat pada Alexa dan juga Raka. "Happy Wedding mbak Al dan kak Raka." Zizi memberikan selamat pada sang pengantin terlebih dahulu. Baru kemudian giliran Tristan.
"Selamat broo dan selamat juga untuk mu mbak." Seru Tristan memberikan selamat.
Alexa dan Raka tersenyum karena dihari bahagia mereka ada sahabat-sahabat yang datang mendampingi. "Terima kasih.. Semoga kalian berdua cepat menyusul." Jawab Alexa.
"Iya, tinggal kalian berdua aja yang belum laku." Celutuk Raka yang membuat sebuah tawa menyelingi mereka.
Nana tampak mengedarkan pandangannya seakan mencari seseorang yang saat ini tidak tampak oleh penglihatan matanya. "Eh Prince, gue baru nyadar sesuatu. Chika dimana ? Kok ngak nampak dari tadi ?." Tanya Nana pada Tristan.
"Iya ya.. Kakak juga baru sadar dek." Timpal Shakira.
"Oh iya aku lupa kasih tau.. Chika katanya ngak bisa hadir keacara kalian karena ada urusan yang ngak bisa ia tinggalkan. Dia juga minta maaf karena ngak bisa datang." Jawab Tristan menjelaskan kenapa kekasihnya tidak ada diantara mereka. Sementara Zizi hanya terdiam sejak nama Chika disebutkan.
Setelah memberikan selamat pada Raka dan Alexa mereka semua turun dari atas pelaminan dan membiarkan para tamu yang memberikan selamat pada sang pengantin hari ini.
"Hay para tamu yang terhormat, sebagai hiburan kita saat ini bagaimana kalau kita minta sang pengantin pria menyanyikan sebuah lagu istimewa untuk istri tercintanya." Seru pemandu acara yang mendapat dukungan dari semua tamu.
"Setujuuuu."
Raka tersenyum lalu mengambil sebuah microfon dari tangan pemandu acara. Musik Instrumentalpun dimainkan dan raka membawakan lagunya dengan suara merdu.
...[Special Song On The Wedding Day]...
__ADS_1
...~[Sammy Simorangkir ~ Tulang Rusuk]~...
Hari yang kunanti telah datang
Hari yang tak akan tergantikan
'Ku melangkah bersamamu
Dalam ikatan suci
Kau tulang rusuk yang kunantikan
Keindahan yang tak terlukiskan
Kubangga menikahimu
Jadikan engkau istriku
Kau jawaban Tuhan dalam setiap doaku
Kau jawaban Tuhan yang menjadi nyata
'Ku 'kan menjagamu
Sampai nafasku berhenti
'Ku akan setia selalu di sisimu
Sampai maut memisahkan cinta kita
Kau takkan terganti
Selamanya kau di hati
Kau tulang rusuk yang kunantikan
Keindahan yang tak terlukiskan
Kubangga menikahimu
Jadikan engkau istriku
'Ku 'kan menjagamu
Sampai nafasku berhenti
'Ku akan setia selalu di sisimu
Sampai maut memisahkan cinta kita
Kau takkan terganti
Selamanya kau di hati
Selamanya kau di hati
Alexa tersenyum manis pada Raka setelah musiknya berhenti " Terima Kasih karena telah mencintaiku ." Seru Alexa yang langsung memeluk Raka. Seketika itupula riuh tepuk tangan kembali menggema diruangan yang penuh dengan kebahagiaan. Semua orang ikut bahagia dihari bahagia nya Alexa dan juga Raka.
Jangan lupa dukung author dengan cara Vote, Like dan Koment Ya. Terima kasih ☺
__ADS_1
Happy Reading, Semoga Suka.
Kerinci, Jambi 15 Oktober 2020