
Setelah kepergian Zeline, Alexa langsung menerobos masuk kedalam ruangan Zayyan yang diikuti oleh Raka dibelakangnya. “Kenapa lo izinin wanita licik itu masuk kedalam ruangan lo ?.” Tanya Alexa dengan nada memprotes.
“Memangnya kenapa ?.” Bukannya menjawab Zayyan malah mengajukan pertanyaan balik pada Alexa dan itupun dengan santainya tanpa dosa sedikitpun.
Alexa terperangah mendengar apa yang baru saja keluar dari mulut sahabatnya itu. “Jangan bilang kalau lo masih mencintai wanita itu ?.” Tanya Alexa dengan sedikit menuduh.
Zayyan terdiam sebelum akhirnya tawanya pecah. “Memangnya kenapa ? Dia cinta pertama gue kan !! Kata orang akan sangat sulit jika harus melupakan cinta pertama.” Seru Zayyan setelah menghentikan tawanya.
Sementara Alexa dan Raka benar-benar tidak menyangka apa yang mereka dengar saat ini. Tidak cukupkah Zayyan sadar setelah Nana meninggalkannya kemaren. Apa sekarang ia akan kembali menyakiti hati wanita yang memiliki hati yang sangat baik itu.
“Gue benar-benar habis pikir sama lo yan. Gue kira kepergian Nana kemarin itu mampu membuat lo sadar dengan perasaan lo tapi ternyata tidak. Gue benar-benar kecewa sama lo.” Kali ini bukan Alexa yang berbicara melainkan Raka.
“Gue harap lo sadar, sekarang lo udah punya istri dan juga anak. Gue harap lo ngak akan nyakitin mereka lagi demi wanita lain. Sudah cukup lo nyakitin hati Nana kerena gue kamaren, sekarang jangan lagi.” Tambah Alexa. “Karena jika sampe lo melakukan itu, gue sendiri yang akan buat lo menyesal seumur hidup lo.” Peringat Alexa dengan emosi yang meledak-ledak.
Zayyan lagi-lagi tertawa mendengar ucapan sahabat-sahabatnya itu. “Lo berdua ini lagi kenapa sih ? Sensi amat dari tadi. Atau jangan-jangan lo berdua lagi PMS ya !!.” Seru Zayyan disela tawanya.
“Ini semua benar-benar ngak lucu tau ngak.” Ucap Raka marah.
Zayyan menghentikan tawanya, lalu menghela nafasnya sejenak. “Lo berdua tenang aja, gue ngak akan ninggalin anak dan istri gue. Lagian siapa juga yang mau kembali sama ja***g seperti dia.” Ujar Zayyan.
“Terus tadi maksud lo apa ?.” Tanya Raka.
“Gue Cuma isengin kalian aja kok.” Jawab Zayyan.
Alexa terdiam seakan memikir sesuatu. “Kenapa lo al ?.” Tanya Zayyan saat melihat Alexa hanya terdiam dan seperti sedang memikirkan sesuatu.
“Ngak, gue cuma punya firasat buruk tentang Zeline. Gue curiga kalau sebenarnya dia hanya deketin lo balik karena suatu alasan yang sangat penting dan gue ngak tau apa itu.” Seru Alexa.
“Kalian ingat pas kemaren kita pergi setelah kemunculannya ? Gue ngak sengaja lihat dia tersenyum yang menurut gue punya senyumannya itu punya maksud tertentu. Dan iya, gue punya sesuatu.” Ucap Alexa memberikan sebuah flash disk pada Zayyan.
__ADS_1
“Flashdisk ?.” Tanya Zayyan bingung.
“Iya, kemerin gue bilang sama kalian kalau gue mau pergi ketoilet kan ? Sebenarnya gue ngak ketoilet tapi gue ikutin Zeline menemui ayahnya. Mereka seperti sedang membicarakan sesuatu yang nantinya sangat menguntungkan bagi mereka. Karena gue ngak bisa denger pembicaraan mereka dengan jelas, gue memilih pergi keruangan cctv untuk mengambil salinan cctvnya.” Jawab Alexa.
Mereke bertiga segera melihat apa yang ada didalam flashdisk itu, dan betapa terkejutnya mereka dengan apa yang mereka dengarkan. Ternyata Zeline bekerja sama dengan ayahnya untuk menjebak dan memanfaatkan Zayyan.
“Gue sebenarnya juga udah curiga sama dia. Masalah itu sudah sangat lama, kenapa dia baru mau menjelaskannya sekarang ? Jika yang dikatakan kemarin memang benar, kenapa tidak dia jelaskan waktu itu saja ?.” Seru Zayyan.
“Kalian curiga kok ngak ngajak-ngajak gue sih ?.” Tanya Raka yang masih mencoba membuat lelucon.
Alexa langsung melototkan matanya pada sahabat sekaligus kekasihnya itu. “Jangan mulai deh, sekarang bukan waktunya bercanda.” Kesal Alexa.
“Hhehe.. Maaf, maaf yang. Jangan marah dong.” Ujar Raka terkekeh kecil sembari takut dengan pelototan yang diberikan oleh kekasih hatinya itu.
“Ka, gue minta tolong lo selidikin semuanya. Apa motif dan tujuan mereka melakukan ini.” Titah Zayyan.
“Okee, siap. Tugas akan gue laksanakan, dalam 30 menit semua informasi dengan akurat.” Seru Raka.
Tak lama setelah itu, handphone Raka berbunyi dan ternyata yang menelfon adalah orang suruhannya Raka. Dengan cepat Raka langsung menjawab panggilan itu.
“Bagaimana ?.” Tanya Raka pada orang suruhannya.
“[…..].”
“Kerja bagus, terima kasih untuk informasinya.” Ucap Raka sebelum mematikan sambungan telefonnya.
“Bagaimana ?.” Tanya Zayyan dan juga Alexa yang hampir berbarengan. Sepertinya kedua orang itu sangat penasaran dengan informasi yang didapatkan oleh Raka.
Sementara Raka hanya melongo melihat kekompokan kedua manusia yang ada dihadapannya saat ini. “Sabar dulu napa sih !! Buru-buru amat.” Celetuk Raka sembari mendudukan dirinya disamping sang kekasih – Alexa.
__ADS_1
“Gue dapat info dari orang suruhan gue. Dia bilang, kalau ternyata Zeline dan juga ayahnya tuan Riko sengaja mendekati lo agar bisa membantu mengembalikan perusahaan mereka yang hampir bangkrut. Tidak hanya itu, Zeline memang sengaja dikirim mendekati lo agar bisa merebut perusahaan Rajendra Grup. Intinya Mereka hanya akan memanfaatkan lo.”
“Dan satu lagi, Semua yang dia jelaskan kemarin itu hanya sebuah kebohongan semata untuk mengelabuhi lo.” Raka menjelaskan semua informasi yang dia dapatkan dari orang suruhannya tadi.
Zayyan mengepalkan tangannya dengan rahang yang sudah mengeras. Ia benar-benar marah saat ini. Ingin sekali ia segera menghampiri Zeline dan Ayahnya lalu menghajarnya tanpa ampun, tapi sayangnya ia dicegah oleh Raka dan Alexa.
“Lo mau kemana ? Jangan gegabah seperti ini !! Kalau seperti ini malah akan merugikan lo sendiri.” Seru Raka dengan suara lebih tinggi sembari menarik pergelangan tangannya Zayyan.
“Iya Zayyan. Lebih baik kita susun sebuah rencana untuk menjebak mereka agar mau mengatakan kejatahan mereka sendiri tanpa kita harus repot-repot menjelaskannya.” Ucap Alexa.
“Tapi bagaimana caranya ?.” Tanya Zayyan yang mulai meredakan emosinya.
“Gue punya ide.” Sahut Alexa. “Tadi lo bilang akan menemuinya besok malam bukan ?.” Tanya Alexa memastikan sebelum mengatakan Rencananya. Zayyan menganggukkan kepalanya.
Alexa tersenyum licik. “Okee.. Kita culik sekretarisnya tuan Riko.” Seru Alexa yang membuat Zayyan dan Raka mengerutkan dahi mereka karena tidak mengerti.
“Untuk apa ?.” Tanya Raka bingung.
Alexa menghela nafasnya sembari memutar kedua bola matanya. “Ayolah, kenapa kalian jadi mendadak b*** seperti ini.” Keluh Alexa. “Kita culik sekretarisnya tuan Riko lalu kita paksa ia mengatakan semuanya. Kapan perlu kita ancam dia menggunakan orang yang ia sayangi agar mau berpihak pada kita. Biarkan orang kepercayaan mereka sendiri yang membongkar kejahatan mereka.” Jelas Alexa sembari berdiri dan berjalan kearah lain.
Zayyan langsung berdiri dan langsung reflek memeluk Alexa sembari tersenyum senang. Sementara Alexa hanya melototkan matanya karena kaget mendapat pelukan mendadak dari Zayyan. “Makasih al, lo memanh sahabat terbaik gue.” Ucap Zayyan menepuk pelan bahu alexa.
Melihat pemandangan dihadapannya, Raka dilanda kecemburuan yang hebat. Bagaimana tidak cemburu melihat kekasihnya main dipeluk aja sama Zayyan, dihadapan mata kepalanya sendiri lagi. wkwkwk.
“Seneng sih seneng tapi jangan main peluk pacar orang juga kali bro.” Protes Raka tidak terima Zayyan memeluk Alexa. Sementara Zayyan dan Alexa hanya tertawa melihat kecemburuan Raka yang terlihat sangat kentara.
“Kenapa tidak boleh ? Dia kan sahabat ku !!” Seru Alexa, namun Raka terlihat kesal dengan jawaban kekasihnya itu. “Tapi kau tenang saja, dia memang sahabatku tapi kau adalah cintaku.” Sambung Alexa yang mampu membuat suasana hati Raka langsung membaik.
Hay, ketemu lagi sama Trio Kadal !!
__ADS_1
Ayo dong, kasih dukungannya berupa Vote, Like dan koment. Terima Kasih.
Kerinci, Jambi 13 Oktober 2020