
Dengan langkah yang besar zayyan berjalan untuk menghampiri sahabatnya itu. Dari sudut korodor zayyan telah melihat raka sedang menunggu di depan ruangan.
"Zayyan" Seru raka saat melihat sahabatnya itu baru saja datang dengan wajah paniknya.
"Apa yang terjadi ? Kenapa alexa bisa kecelakaan ?" Tanya zayyan.
"Gue akan ceritain semuanya, tapi lo tenang dulu" Ujar raka. Setelah zayyan tenang, raka mulai menceritakan semuanya.
Flashback On
"Duh gue bete banget dirumah sendirian, ngak tau mau ngapain" Gumam raka monolog. "Mending gue ajak alexa jalan aja deh" Serunya lagi.
Tanpa berpikir panjang lagi raka langsung menghubungi alexa. Dia berencana mengajak alexa kesuatu tempat. Menikmati waktu weekend bersama sahabat perempuannya.
"Assalamualaikum, ada apa ka" Seru alexa dari seberang sana saat telefonnya tersambung.
"Al gue lagi bete banget nih, jalan yuk" Ajak raka.
"Zayyan ikut ?" Tanya alexa.
"Ngak, dia lagi kumpul sama keluarganya" Jawab raka. "Gue jemput ya ?" Seru raka lagi.
Alexa tiba-tiba saja terkekeh. "Yee malah ketawa, mau ngak ?" Tanya raka lagi.
"Iya habisnya lo tumbenan banget ngajak gue jalan, berdua lagi" Seru alexa. "Ya udah gue tunggu dirumah ya" Ucap alexa lagi.
"Okee, gue on the way sekarang ya" Ujar raka.
Tak lama, raka sampai dikediaman keluarga alexa dan ternyata alexa telah menunggu raka diluar rumah. Mereka segera berangkat ketempat tujuan mereka.
"Kita mau kemana sih ?" Tanya alexa saat mobil yang dibawa raka berjalan.
"Lo maunya kemana ?" Bukannya menjawab pertanyaan alexa, raka malah bertanya balik pada wanita itu.
"Yee, kan lu yang ngajak bang. Kenapa malah nanya ke gue" Jawab alexa. "Tapi kepantai seru juga sih kayaknya" Seru alexa lagi.
"Ya udah kalau gitu kita kepantai. Khusus hari ini gue akan antar lo kemana aja yang lo mau" Seru raka menatap sekilas pada wanita yang kini duduk disampingnya.
__ADS_1
"Oo baik banget sih" Ujar alexa dengan suara manjanya. Sebagai wanita satu-satunya dalam persahabatan mereka, alexa acap kali dimanja oleh kedua laki-laki itu. Namun bedanya, zayyan selalu bersikap manis pada alexa sementara raka sering kali adu mulut dengan sahabat wanitanya itu. Tapi jauh dari lubuk hatinya ia sangat menyayangi sahabat-sahabat nya itu. Ia menganggap perdebatan sebagai bentuk kasih sayang dan kepeduliannya pada sahabat nya itu.
"Tapi sebelum kesana, gue mau beli sesuatu dulu di minimarket" Ujar alexa yang di angguki oleh raka.
Tak lama mereka menemukan sebuah minimarket di pinggir jalan. Alexa segera turun dari dalam mobil, namun dari arah jauh, ada sebuah mobil dengan kecepatan tinggi sedang melintasi jalan itu.
"Alexa awas" Teriak raka dari dalam mobil. Alexa melihat kearah arah mobil itu, namun sayang nya ia terlambat. Mobil itu telah lebih dulu menabraknya. Alexa terpental cukup jauh dengan darah yang mengalir dari kepalanya.
Melihat alexa yang terkapar tak berdaya, raka menjadi panik dan segera membawa alexa kerumah sakit ini untuk segera ditangani.
Flashback Off
Setelah mendengar cerita dari raka, zayyan terlihat tambah khawatir dengan sahabatnya itu. Ia takut terjadi apa-apa pada wanita yang telah dianggapnya sebagai saudara kandungnya sendiri.
"Jadi gimana keadaan alexa sekarang ?" Tanya zayyan.
"Tadi alexa lagi ditangani oleh suster dan dokter" Jawab raka.
Tak lama, dokter pun keluar dari ruangan alexa bersama suster yang mengikutinya dari belakang.
"Bagaimana keadaan sahabat saya dok ?" Tanya zayyan pada dokter itu.
"Baiklah dokter, terima kasih" Seru zayyan.
Setelah dokter itu pergi dari ruangan alexa. Zayyan dan raka segera masuk kedalam untuk melihat keadaaan alexa. Tampak raut wajah kekhawatiran dari sorot mata mereka berdua.
"Lo udah hubungi om vando sama tante lastri ?" Tanya zayyan pada raka.
"Tadi gue udah hubungi mereka. Mereka bilang mereka sedang diluar negeri. Dan mereka ngak bisa pulang sekarang, kemungkinan mereka baru bisa pulang besok malam" Jawab raka.
☀☀☀
Nana saat ini sedang duduk bersama shakira dan juga olive di ruang keluarga. Mereka berdua saat ini sedang menemani olive bermain.
"Eh na, kamu tau ngak seminggu lagi akan ada kontes fashion show, dan kakak berencana mengikut sertakan SNA Boutique dalam acara itu. Tapi kakak mau kamu yang menjadi modelnya" Ujar nana.
"Aku ? Kenapa harus aku ?" Tanya nana.
__ADS_1
"Karena menurut kakak, kamu cocok menjadi model dari rancangan kakak" Jawab shakira. "Kamu mau ya, please" Ujar shakira memohon pada sang adik.
Nana terdiam sejenak sebelum menjawab, "Baiklah, aku mau tapi itu tidak gratis" Jawab nana.
"Huh.. Kau ini, perhitungan sekali dengan kakak mu" Kesal shakira.
"Ya sudah kalau tidak mau" Jawab nana.
"Baiklah, katakan apa yang kau mau" Seru shakira lagi.
"Aku akan katakan jika aku sudah menginginkannya" Jawab nana tersenyum penuh makna.
"Terserah kau saja" Ujar shakira lagi. "Aku akan menidurkan olive terlebih dahulu " Shakira berlalu membawa olive kekamarnya. Wanita itu akan menidurkan putrinya terlebih dahulu baru setelah itu kembali menemui nana diruang keluarga.
Tak lama shakira turun untuk menghampiri nana setelah berhasil menidurkan putrinya dikamar. Shakira mendaratkan tubuhnya disamping nana, "Apa zayyan sudah pulang ?" Tanya shakira.
Nana menggeleng "Belum" Jawab nana singkat, ia menoleh kearah jam yang tergantung dinding lalu menghela nafasnys dengan berat. "Padahal ini sudah jam 9 malam, tapi dia belum juga kembali" Seru nana.
"Apa kau sudah menelfonnya ?" Tanya shakira lagi.
"Tidak, aku belum menelfonnya" Jawab nana.
"Coba saja telefon" Saran nana.
Nana menganggukkan kepala nya sebagai bentuk jawaban. Wanita itu segera menekan hpnya untuk menghubungu suaminya. Namun seberapa kali nana berusaha hp zayyan tetap tidak aktif.
"Nomornya tidak aktif" Ujar nana, "Alexa sepertinya sangat berarti untuk zayyan" Seru nana dengan sendu. Matanya berkaca-kaca saat mengucapkan itu.
Shakira yang melihat kesedihan adiknya itupun langsung merangkul nana, berusaha memberikan ketenangan pada wanita yang telah tumbuh bersamanya sedari kecil.
Malam semakin larut, tapi zayyan belum juga pulang. Nana masih terus menghubungi zayyan tapi hasilnya tetap nihil, tidak ada jawaban dari zayyan. Hingga akhirnya nana terlelap diatas sofa karena tidak kuat menahan kantuknya.
☀☀☀
Suara adzan subuh dipagi hari membangunkan nana dari tidurnya. "Huh ya ampun, aku sampai ketiduran di sofa" Ucap nana. Ia mengedarkan pandangannya untuk mencari seseorang tapi lagi-lagi ia harus kecewa karena tidak menemukannya.
"Dia benar-benar tidak pulang semalam" Ucap nana dengan sendu.
__ADS_1
Hay, Author udah double up lagi ya hari ini. Jangan lupa untuk Vote dan tinggalin jejak dengan cara Like dan Koment. Terima kasih.
Kerinci, Jambi 9 September 2020