Menikahi Mr. Rajendra (S1)

Menikahi Mr. Rajendra (S1)
BAB 71 About Zizi (2)


__ADS_3

"Kamu mau pesan apa ?" Tanya tristan lembut sembari menyodorkan daftar menu.


"Aku mau pesan Veggie Burgers aja sama Juice lemon" Jawab gadis itu.


"Okee.. Mbak Veggie Burgers 1, Juice lemon 2 sama spageti satu ya" Ucap Tristan pada pelayan direstoran itu.


"Baik tun, mohon tunggu dan kami akan segera mengantarkan pesanannya" Jawab pelayan itu dengan ramah.


"Oh iya cik.. Lo kemana aja selama ini ?" Tanya tristan mencoba untuk basa-basi.


"Aku kuliah terus lanjut kerja di singapura kak. Kebetulan mama dan papa aku lagi ada tugas disana selama beberapa tahun ini. Dan Sekarang baru balik lagi Indo" Jawab Chika dengan gaya santai nya.


Chika. Iya, adik kelas Tristan di Sekolah Menengah Pertama dulu. Gadis yang sangat disukai oleh tristan namun tidak pernah ia dapatkan.


Sementara zizi terus saja mendengar percakapan mereka dari kejauhan. Tidak ada yang terlewat dari pendengaran zizi.


"Chika ?" Ucap zizi. Sepertinya nama itu tidak asing lagi di telinga zizi.


"Apa itu Chika Adriyanti Dananjaya ?" Tanya zizi pada dirinya sendiri. "Tidak, itu mungkin adik sepupu ku bukan" Bantahnya lagi.


"Aku harus bisa melihat siapa wanita itu sebenarnya" Seru zizi.


Gadis itu sejenak mengamati gadis lain yang duduk dihadapan tristan. Matanya langsung terbelalak ketika melihat siapa gadis itu sebenarnya.


"Ini tidak mungkin, aku pasti salah lihat kan ? Dia pasti bukan adik sepupu ku" Sangkal zizi setelah melihat gadis itu.


Iya, gadis yang ada bersama tristan saat ini adalah Chika Adrianti Dananjaya. Adik sepupu dari Azizah Ghaffara Dananjaya. Keponakan dari tuan Raditya Dananjaya.


Gadis yang sama juga yang pernah diceritakan tristan pada nya dan zizi. Gadis yang sangat disukai oleh tristan saat di Sekolah menengah Pertama.


Namun yang lebih mengejutkan lagi adalah percakapan mereka selanjutnya. Yang berhasil membuat hati zizi hancur lebur. Begitu sesak. Sangat perih dan sakit seakan dihujam oleh benda tajam dan runcing.


"Oh iya kak. Tadi kamu bilang akan memberikan aku surprize. Apa itu ? Tanya chika saat mengingat sesuatu yang diucapkan oleh tristan ditelefon tadi.


"Sebenarnya aku hanya ingin mengatakan kalau sebenarnya aku... Aku sangat menyukai mu sejak dari Sekolah Menengah Pertama. Maukah kau menjadi kekasihku Chika ?" Seru tristan dengan gugup.


Jika ada yang bertanya, bukan kah tristan mencintai nana ? Jawabannya iya, tristan memang masih mencintai nana. Namun sejak nana menolak bersama tristan beberapa bulan yang lalu, sejak saat itu pula tristan memutuskan untuk melupakan cintanya pada nana. Ia tidak bodoh hingga tidak bisa melihat cinta diantara pasangan itu. Ia sadar, mereka hanya gengsi dan tidak tau bagaimana cara menunjukan cinta.


Ia juga bukan orang jahat yang akan memisahkan kan seseorang dari cintanya.

__ADS_1


Dan saat ini ia berusaha membuka kembali hatinya untuk wanita lain.


"Apa yang kau katakan kak ?" Tanya chika bingung.


"Aku mengatakan apa yang aku rasakan chika. Jadi maukah kau menjadi kekasih ku ?" Tristan mengulang lagi pertanyaan nya.


"Apa yang kau katakan ini adalah benar ?" Tanya chika memastikan. Mendengar itu, tristan menganggukkan kepalanya.


Tanpa berkata-kata lagi, chika langsung berdiri dan masuk kedalam pelukan tristan.


"Iya aku mau kak. Sebenarnya aku juga sudah lama menyukaimu. Tapi aku pikir kau sama sekali tidak menyukai ku, maka nya aku diam selama ini" Jawab chika tapi masih tidak melepaskan pelukannya dari tristan.


"Benarkah ?" Tanya tristan dengan senyum yang mengembang.


"Iya kak" Jawab chika lagi.


"Apa itu artinya kita sekarang menjadi sepasang kekasih ?" Tanya tristan memastikan. Chika menganggukkan kepalanya dan tristan mempererat pelukannya pada chika.


Flashback Off..


Mengingat itu semua, zizi kembali menangis tersedu-sedu ditaman itu. Hatinya begitu sesak dan sangat sakit saat ini.


"Ternyata benar apa yang dikatakan oleh orang-orang, mencintai dalam diam dan mencintai sendirian itu memang sakit" Ujar zizi dalam tangisnya. Seperti Luka tapi tapi tak berdarah, mungkin seperti itulah istilah yang layak untuk itu.


Flashback On...


Disuatu hari, nana, zizi dan juga tristan sedang berkumpul disebuah kafe . Nana mengangis karena saat itu dia sedang ada masalah dengan suaminya. Dan tristan meminta nana untuk meninggal kan suaminya itu.


Tangisan nana kembali pecah saat mendengar sahabat laki-laki nya itu meminta dia meninggalkan suaminya.


"Ngak tris, gue ngak mau" Tolak nana.


"Nana, dengarin gue. Pernikahan ini hanya akan menyakiti hati lo. Gue ngak mau lo tersakiti apalagi sama cowok kayak dia" Bentak tristan. Dia benar-benar sudah emosi saat ini.


"Tapi tetap aja, gue ngak mau pisah sama dia tris" Jawab nana tetap kekeh mempertahankan pernikahan nya.


"Apa lo mencintainya ?" Tanya tristan datar.


Nana terdiam, sejujurnya dia masih tidak memahami perasaan nya terhadap suaminya, zayyan. Apakah itu cinta atau hanya sekedar mengagumi. Tapi dia juga tidak mau berbohong bahwa dia nyaman saat bersama zayyan.

__ADS_1


"Gue ngak tau apa gue mencintai dia atau ngak. Tapi yang gue tau, gue nyaman saat bersama dia" Jawab nana apa adanya.


Namun entah mengapa jawaban itu membuat tristan sangat kecewa. Rasanya seperti ditikam oleh pisau yang sangat tajam. Perih namun juga sakit.


"Huftt.. Ya ampun nana.. Lo tau ngak sih ? Lo hanya bisa menderita jika tetap bersamanya. Dia hanya bisa membuat lo kecewa dan terluka dan gue ngak rela jika lo diperlakukan seperti itu" Tutur tristan. Laki-laki itu memengang tangan nana, ia mulai menatap mata nana dengan serius. "Gue mohon tinggalin dia na. Ikut bersama gue pergi dari sini. Kita akan pergi jauh, gue janji akan bahagiain lo. Gue ngak akan nyakitin lo. Itu janji gue" Ucap laki-laki itu.


"Jujur na, gue udah suka sama lo sejak pertama kali kita bertemu. Lo ingat, saat lo nolongin gue saat hari pertama kita ospek di bangku perkuliahan ? Sejak saat itu gue jatuh cinta sama lo na. Gue mulai merasa nyaman sama lo, tapi gue ngak berani ungkapin cinta gue ke lo. Gue takut, lo nolak gue dan akhirnya menjauh. Makanya gue lebih memilih menjadi sahabat lo karena setidaknya gue bisa dekat dengan lo" Jelas tristan mengungkapkan perasaannya pada nana.


Nana dan zizi begitu terkejut mendengar ungakapan perasaan tristan padanya. Ia benar-benar tidak menyangka bahwa sahabat laki-lakinya itu selama ini menyimpan rasa padanya.


Flashback Off..


Lagi-lagi ia kembali menangis sembari memukul-mukul dadanya.


"Hati ku belum sembuh total saat kau mengatakan mencintai nana waktu itu."


"Dan sekarang... Kau bilang menyukai chika adik sepupu ku. Bahkan memintanya menjadi kekasihmu."


"Apa kau tidak tau bahwa aku sangat terluka mendengarnya. Aku mencintai mu tristan. Aku sangat-sangat mencintai mu. Aku jatuh cinta pada mu sejak pertama melihat dan mengenal mu."


"Apa kau tidak bisa melihat cinta ku pada mu ? Kenapa kau tidak pernah melihat ku sedikit saja ? Apa aku tidak pantas untuk kau cintai ? Apa aku tidak pantas menjadi pasangan mu ?."


Begitu banyak pertanyaan yang diajukan oleh nana pada dirinya sendiri. Air matanya tak pernah berhenti menetes. Bahkan saat ini dia menangis dengan sesegukan.


Orang yang melihatnya menangispun menjadi bingung, kenapa wanita cantik itu menangis sendirian ditaman ini malam-malam begini. Mungkin seperti itulah pertanyaan orang-orang yang ada disana.


Hari pun semakin malam. Zizi memutuskan untuk menginap dihotel karena ia tidak mungkin pulang dengan mata sembab seperti ini. Setelah sampai di hotel, ia langsung tidur karena terlalu lelah menangis.


Sejak malam itu juga, zizi memutuskan untuk menghindari tristan. Ia tidak mau menyakiti hatinya sendiri karena melihat laki-laki yang ia cintai bersama wanita lain, meskipun itu adalah saudara sepupunya sendiri.


☀☀☀


Hay.. Hay.. Semuanya.Karena hari ini banyak yang komplain kenapa part nya gantung, maka author update lagi untuk nyelesaian partnya zizi. Besok author akan kembali update tentang nana dan zayyan.


Dan iya, author rencananya mau buat kisah cinta zizi dilapak yang baru tapi nunggu yang ini tamat dulu. Tapi itu baru RENCANA YA.


Dan satu lagi, author akan usahain buat tamatin MMR ini dengan cepat, kalau bisa sih author akan tamatin pas akhir bulan atau awal bulan depan.


Jangan lupa Like, Vote, Dan Koment ya..

__ADS_1


Happy Reading, semoga suka (Tapi klw ngak suka juga ngak apa-apa. Author ngak maksa kok buat kalian harus suka).


Kerinci, Jambi 25 September 2020


__ADS_2