Menikahi Mr. Rajendra (S1)

Menikahi Mr. Rajendra (S1)
BAB 93 Rencana Jahat Zeline


__ADS_3

Hay Readers semuanya ☺


Author mau jelesin sedikit kenapa konfliknya pelakor lagi. Kan dari awal hubungan mereka ada author jelasin sedikit kenapa Zayyan tidak mau membuka hatinya kembali, itu karena ada seseorang dari masala lalu yang membuatnya jadi trauma, lagi pula dia masih mencintai mantan nya pada saat itu. Nah jadi sekarang author mau ungkap siapa dari masa lalu zayyan itu sebelum novel ini author tamatin.


Author ngak maksa kalian buat suka dengan apa yang author tulis. Kalau kalian suka sama karya author Alhamdulillah tapi kalau seandainya kalian ngak suka ya jangan dibaca, gampang kan.


Tapi ingat, bijaklah dalam memilih kata saat berkomentar. Mengkritik boleh tapi jangan sampai menjatuhkan.


Terima kasih ☺


__________________________


Happy Reading !!!


Setelah kepergian Zayyan, Raka dan juga Alexa, Zeline segera menghapus air matanya lalu tersenyum licik. “Selamat bertemu kembali Zayyan ku sayang.”


Wanita yang pernah menjadi bagian dari masa lalunya Zayyan itu, sepertinya memiliki niat jahat. Entah apa yang akan dia lakukan dan apa motifnya dia melakukan ini, tidak ada yang tau selain dirinya dan juga seseorang. 


Zeline segera pergi dari tempatnya menuju kesebuah meja. Disana ternyata ada seseorang yang menantinya. Orang itu tersenyum pada Zeline dan Zeline pun membalas senyuman itu. “Bagaimana Sayang ? Apa semuanya berhasil ?.” Tanya seorang pria paruh baya.


“Tentu saja pa. Aku pasti akan membuatnya kembali pada ku, dan semua rencana kita akan berhasil. Papa tenang saja, lagi pula aku yakin bahwa Zayyan masih mencintai ku. Aku adalah cinta pertamanya, tentu saja ia akan susah move dari ku.” Seru Zeline dengan penuh percaya diri.


Riko – Seorang pengusaha kaya raya dan CEO dari perusahaan  Berlin Grup. Ayah kandung dari Zeline mantan kekasihnya Zayyan. Dari semua yang terlihat sangat tampak bahwa antara ayah dan anak itu sedang merencanakan sesuatu yang tidak baik pada Zayyan dan keluarganya.


“Baguslah nak. Tugas mu hanya perlu dekat dengan tuan muda Rajendra itu, setelah itu baru kita akan rencanakan kembali apa yang akan kita lakukan pada mereka.” Ucap Riko – Papanya Zeline.


***


Ketika langit berubah menjadi senja, Seorang pria dewasa tampak tengah membelah jalanan dengan wajah bahagia. Seperti candu, ia bahkan sangat merindu anak dan istrinya. Tak membutuhkan waktu lama baginya untuk sampai dirumah. Hanya 20 menit saja.


“Sayang.” Panggil Zayyan saat baru saja memasuki istananya. Nana menoleh kesumber suara dengan senyuman yang mengembang. Sejujurnya wanita itu juga sangat merindukan suaminya.


“Mas udah pulang ?.” Ucap nya sembari berjalan kearah sang suami. Sebagai seorang istri yang menghormati suaminya, Nana langsung mencium punggung tangan Zayyan.


“Iya, mas udah pulang sayang. Hay jagoannya ayah.” Seru Laki-laki itu langsung mengecup pipi bayi yang ada dalam gendongan Nana.


“Hay ayah.” Jawab Nana menirukan suara bayi.

__ADS_1


Zayyan tersenyum. “Hari ini keel ngapain aja sama mommy hah ?.” Tanya Zayyan seolah mengajak bicara sang putranya.


“Hari ini keel main sama teteh juga mommy kira, yah. Ayah tau sekarang keel udah jadi anak yang pintar. Keel bahkan tidak menangis seharian ini.” Seru Nana. Hari ini, baby shakeel genap berumur 1 bulan. Semakin hari, bayi tampan itu selalu saja bisa membuat orang-orang terpesona dengannya.


“Banarkah ? Anak siapa sih ini ?.” Tanya Zayyan yang merasa gemas dengan anak semata wayangnya itu.


“Anaknya mommy Nana dong. Memangnya anak siapa lagi.” Jawab Nana terkekeh.


“Anak ayah juga dong, masa anak mommy aja.” Sungut Zayyan dengan mengerucutkan bibirnya. Semua orang yang ada di ruang keluarga itupun menjadi tersenyum melihat kehangatan dari keluarga kecil Zayyan dan Nana.


“Semoga Allah selalu menjaga pernikahan mereka.” Seru ibu ranya bahagia.


***


Keesokkan harinya, Zeline kembali mengunjungi perusahaan Zayyan. Sejak saat itu, Zeline semakin genjar mendekati Zayyan. Sepertinya ia akan berusaha keras mendapatkan hati Zayyan kembali baru setelah itu ia akan memanfaatkan laki-laki itu.


Seperti hari ini, Zeline datang kekantornya Zayyan. “Apa tuan Zayyan nya ada ?.” Tanya Zeline pada resepsionis.


“Maaf nona, apakah nona sudah membuat janji terlebih dahulu dengan CEO perusahaan kami ?.” Tanya Resepsionis itu dengan sopan.


“Belum, saya tidak perlu membuat janji jika mau bertemu dengan Zayyan.” Jawab Zeline dengan begitu arrogant.


“Hey apa kau mau dipecat hah ? Apa kau tidak tau kalau aku adalah kekasihnya Zayyan.” Ucapnya sembari mendengus kesal pada resepsionis itu.


Mendengar ucapan Zeline, resepsionis itu hanya bisa menahan tawanya. Mereka sudah lama bekerja diperusahaan ini. Jadi mereka sedikit banyak pasti tau tentang bos mereka, mereka juga tahu kalau Zayyan sudah menikah dan sudah memiliki seoarang putra yang sangat tampan. Mereka juga tau bagaimana Zayyan sangat mencintai Nana – istrinya. Jadi bagaimana mungkin wanita yang ada dihadapan nya saat ini adalah kekasih dari CEO mereka.


“Kenapa kau tertawa hah ?.” Seru Zeline dengan suara tinggi.


“Ah tidak apa-apa nona. Begini saja, saya akan mencoba menelfon tuan Zayyan terlebih dahulu, jika beliau mengizinkan maka nona boleh menemuinya.


“Baiklah terserah kau saja. Tapi cepatlah, aku lelah jika harus menunggu terlalu lama.” Ucap wanita itu.


Resepsionis itu langsung menghubungi Zayyan, ia memberitau bahwa ada seorang wanita yang bernama Zeline ingin menemuinya. Dengan sangat terpaksa Zayyan mengizinkan Zeline untuk masuk menemuinya, jika tidak maka wanita pasti akan membuat keributan dan kekacauan dikantor. Zayyan sangat paham bagaimana sifat dari mantan kekasihnya itu.


“Silakan nona, tuan Zayyan sudah menunggu anda diruangannya.” Ujar seorang resepsionis pada Zelini. Tanpa berkata apapun lagi, Zeline langsung berjalan memasuki lift untuk bisa sampai di ruangan Zayyan.


Dengan senyuman yang sangat mengembang, Zeline langsung masuk masuk kedalam ruangan Zayyan dengan melewati meja kerjanya Alexa dan Raka. Kedua pasangan itu hanya memandang aneh pada wanita itu. Kenapa dia bisa berada disini, pikir mereka.

__ADS_1


“Kenapa wanita jahat itu bisa disini ?.” Bisik Alexa pada Raka.


“Entahlah. Aku juga tidak atau sayang, tapi kenapa kau menyebutnya sebagai wanita jahat ?.” Tanya Raka tidak mengerti.


Alexa menatap Raka sejenak sebelum menjawabnya. “Apa kau tidak bisa merasakan ada bau-bau pelakor dan sebuah konspirasi besar disini ?.” Tanya Alexa.


Sementara Raka hanya memasang wajah bingungnya saat ini. Ia benar-benar tidak mengerti dengan apa yang sedang Alexa katakana saat ini. “Aku sungguh tidak mengerti apa yang kau katakana sayang.” Ucap Raka.


Alexa hanya berdengus kesal mendengar dan melihat kebodohan dari kekasihnya itu. “Sudah lupakan saja hal itu.” Seru Alexa dengan kesal.


***


Pintu ruangan Zayyan terbuka dengan perlahan dari arah luar. “Ada perlu apa kamu kesini ?.” Tanya Zayyan tanpa melihat kearah Zeline.


Dengan santainya, Zeline langsung mendengat kearah Zayyan. “Kita sudah berpisah sekian tahun, apa kau sama sekali tidak merindukanku ?.” Tanya Zeline dengan suara menggoda.


Zayyan terdiam sebelum akhirnya ia menatap Zeline dengan tatapan yang sangat sulit diartikan. “Untuk apa aku merindukan mu ? Bahkan kau sama sekali tidak pantas untuk di rindukan.” Jawab Zayyan dengan datar.


Mendengar itu, Zeline hanya tertawa. “Jangan mencoba membohongiku sayang, aku sangat tahu bahwa sampai detik ini nama ku masih ada disini.” Ucap Wanita itu menunjuk dada Zayyan. Ia sangat percaya diri sekali saat ini. Padahal dia tidak tau bahwa namanya telah lama digantikan dengan nama ibu dari anaknya.


Tapi Zayyan seakan sengaja tidak memberi tahu kebenarannya pada Zeline. Karena ia masih ingin melihat apa yang bisa dilakukan oleh wanita murahan ini padanya. Biarkan saja dia memainkan permainan nya sekarang, bahkan Zayyan akan ikut menikmati permainan wanita yang ada dihadapannya saat ini.


“Ya kau benar sekali Zeline, namamu memang pernah ada disini. Apa kau puas sekarang ?.” Seru Zayyan menunjuk dadanya sendiri.


Zeline tersenyum senang. “Tentu saja aku puas. Apa itu artinya kita bisa kembali seperti dulu lagi ?.” Tanya Zeline penuh harap.


“Aku tidak punya waktu untuk menjawab pertanyaan mu itu sekarang, lagi pula aku butuh waktu untuk memikirkan semuanya.” Jawab Zayyan. “Aku akan menemui mu direstoran besok malam, jadi sekarang kau bisa pergi dari sini karena aku sangat sibuk.” Lanjut Zayyan.


“Baiklah, aku akan menunggu mu besok malam sayang.” Ujar Zeline denga sangat bahagia. Wanita itu hendak mencium Zayyan namun dengan cepat Zayyan segera menghindar. Setelah itu, Zeline  langsung pergi dari ruangannya Zayyan dengan wajah yang sangat bahagia. Ia tidak menyangka bahwa Zayyan akan menerimannya kembali secepat ini.


Hay readers semua, ketemu lagi sama author..


Ayo dong kasih Vote, Like dan Komentnya biar author tambah semangat nulisnya. Oh iya, kalau Ranking Votenya bisa masuk dalam 30 besar, author akan rilis Azizah Love Note dengan cepat.


Terima kasih karena udah dukung author sampai sejauh ini.


Happy Reading, Semoga Suka

__ADS_1


Kerinci, Jambi 12 Oktober 2020


__ADS_2