
Hari ini adalah hari keberangkatan nana dan juga zayyan untuk pergi honeymoon ke beberapa negara. Mereka akan berangkat jam tujuh pagi, dan negara pertama yang akan mereka kunjungi adalah Amerika Serikat.
"Ayo, kenapa lama sekali. Nanti kalian bisa ketinggalan pesawat" Seru ibu ranya menghampiri nana dan zayyan.
"Iya bu, tunggu sebentar" Ucap nana, "Ayo aku sudah siap" Nana sudah berdiri disamping zayyan dengan setelan berwarna merah hati. Sementara zayyan mengenakan kemeja merah hati dan celana hitam.
"Ayo, kita berangkat kebandara sekarang" Seru mama yanti. Kedua orang tua nana saat ini sedang berada di rumah mertuanya nana. Mereka berencana akan mengantarkan nana dan zayyan kebandara bersama-sama.
"Iya, ayo" Ucap papa dion.
Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, mereka sampai di bandara soekarno hatta. Suasana berubah menjadi haru seakan ingin melepas pasangan itu untuk pergi sangat jauh dan lama. Padahal mereka kan hanya pergi berbulan madu dan itu pun hanya satu minggu.
"Zayyan, jangan lupa buatkan ayah cucu disana ya" Ucap ayah marvin.
"Iya, kalau bisa berikan ibu cucu dua sekaligus" Sambung ibu ranya.
"Rumah kita pasti akan sangat ramai jika banyak anak-anak disana" Lanjut bibi citra.
"Zayyan, ayah harap setelah pulang dari bulan madu ini, kami dapat melihat hasil dari keperkasaanmu" Seru papa dion.
Zayyan dan nana dari tadi hanya diam mendengarkan celotehan mereka yang tidak habis-habisnya. Mereka selalu saja membahas cucu dan cucu. Bahkan nana hampir muak mendengar nya, setiap waktu, setiap detik, setiap ada kesempatan mereka selalu saja membahas hal yang sama.
Shakira dan juna hari ini tidak ikut mengantar mereka ke bandara. Juna ada jadwal pagi yang tidak bisa ia tinggalkan sementara shakira tadi nya mau ikut mengantarkan tadi tiba-tiba ada telefon dari kliennya. Kliennya meminta shakira segera kebutiknya karena ada hal mendadak dan penting.
"Sudah.. Sudah.. Kenapa kalian malah menggoda putri dan menantuku" Bela mama yanti, "Lihatlah wajah mereka sudah sangat merah seperti kepiting rebus".
" Zayyan, mama titip nana disana ya" Ucap mama yanti.
__ADS_1
"Pasti ma, Zayyan pasti akan menjaga nana disana" Jawab zayyan.
"Ya udah kalau begitu, nana dan zayyan masuk dulu. Sebentar lagi adalah jadwal penerbangan kami" Ujar nana yang langsung berpamitan pada semua orang. Kemudian zayyan juga ikut berpamitan.
πΎπΎπΎ
Saat ini nana dan zayyan sudah berada dipesawat. Nana duduk tepat di samping zayyan. Tidak ada obrolan diantara mereka karena mereka memang jarang sekali mengobrol. Mereka hanya berbicara jika ada hal yang penting saja.
Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu selama sembilan belas jam sepuluh menit akhirnya mereka sampai di bandar udara amerika serikat. Mereka berhenti sejenak di sebuah restoran terkenal di Amerika untuk istirahat dan makan sebentar. Setelah itu mereka langsung menuju sebuah hotel didekat sana.
"Zayyan tolongin dong, kopernya berat tau" Ucap nana sembari menyeret kopernya. Zayyan menghentikan langkahnya, tanpa berbicara apapun ia langsung mengambil alih koper nana.
"Huft, capek banget" Ucap nana yang langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk saat tiba di kamar hotel. Sementara zayyan langsung memasuki kamar mandi, ia membersihkan dirinya karena memang dia sudah merasa sangat gerah.
"Bangun" Ucap zayyan yang saat ini sudah berada di disisi ranjang, "Mandi dulu, baru tidur lagi" Serunya masih dengan gaya cueknya. Nana segera bangun dari tempat tidur, dan segera melangkah kekamar mandi. Setelah melakukan ritual mandinya selama tiga puluh menit nana langsung beranjak untuk melanjutkan tidurnya.
πΎπΎπΎ
"Jam berapa sekarang ?" Ucap nana sembari mengambil hp nya dari nakas berada disebelah ranjangnya.
"Uhh.. Ya ampun sudah jam 6 ternyata, aku belum sholat subuh lagi" Ucap nya bermonolog. Ia melihat kesamping nya, Zayyan masih tidur dengan nyeyaknya dibawah kain sutera itu.
"Zayyan bangun" Nana menggoyangkan tubuh zayyan, "Ini sudah jam 6, kita belum sholat subuh" Serunya masih berusaha membangun kan zayyan dari tidurnya.
Mereka melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan zayyan yang menjadi imamnya. Setelah melakukan kewajiban sebagai seorang muslim, mereka mulai bersiap-siap karena hari ini mereka berencana akan mengunjungi Air Terjun Niagara yang berada di Amerika Serikat.
__ADS_1
Air Terjun Niagara adalah sebuah air terjun besar yang terletak di perbatasan negara antara Kanada dan Amerika Serikat. Lebih spesifik lagi, Niagara terletak di antara provinsi Ontario Kanada dan Negara Bagian New York, Amerika Serikat.
Air Terjun Niagara ini sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Masing-masing nya memiliki nama yang unik yaitu Horseshoe Falls, American Falls dan Bridal Veil Falls. Horseshoe Falls yang berbentuk seperti sepatu kuda (karena itu diberi nama demikian), berada di dalam batas negara Kanada. Sedangkan American Falls seluruhnya masuk dalam batas negara Amerika, yang dipisahkan oleh Goat Island. Bridal Veil Falls juga masuk dalam batas negara Amerika, terpisah dari dua air terjun lainnya karena adanya Pulau Luna.
Selain dari itu Air Terjun Niagara ini terkenal akan keindahannya dan fungsinya sebagai pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, Niagara juga menarik banyak turis dan wisatawan dari dalam dan luar negeri sejak abad ke 19 silam. Uniknya lagi, air terjun ini berwarna hijau. Warna hijau yang ada di aliran air Air Terjun Niagara adalah hasil dari proses erosi antara garam yang ada di air terjun dengan bebatuan halus yang ada di bagian dasar sungai.Β
"Pemandangan nya indah sekali ya" Ucap nana sembari memejamkan matanya seolah menikmati udara segar yang ada disana.
"Aku baru tau kalau ada air terjun sebagus ini di Amerika. Selama berada disini aku tidak pernah dengar nama air terjun ini" Ucap nana yang sama sekali tidak mendapat respon dari zayyan.
"Zayyan" Panggil nana sembari mengalihkaj pandangannya kearah zayyan. Zayyan hanya menoleh tanpa menjawab panggilan nana.
"Kita foto yuk" Ajak nana. Zayyan lagi-lagi hanya diam dengan wajah dinginnya, ia sama sekali tidak berniat menjawab pertanyaan dari wanita yang sudah menjadi istrinya itu.
"Huft.. Gue kayak bicara sama patung deh. Ngak ada jawaban sama sekali" Gerutu nana, "Hemat bicara banget sih kalau sama gue, coba kalau sama teman-teman dan keluarganya dia pasti berubah menjadi menjadi sosok manja dan banyak bicara, menyebalkan" Nana sangat kesal dengan zayyan saat ini. Namun saat ia mulai beranjak ingin meninggalkan zayyan, tiba-tiba pergelangan tangannya ditarik oleh seseorang yang tak lain adalah suaminya sendiri.
"Mau kemana ?" Tanya zayyan dengan cuek dan juga dingin.
Nana menoleh dengan wajah kesalnya, lalu menjawab "Pergi".
" Tetap disini dan jangan kemana-mana" Ucap zayyan yang tidak terima bantahan lagi. Lalu ia memanggil seseorang yang berada tak jauh dari mereka. Ia meminta tolong agar memfoto mereka berdua.
Gambar di ambil dengan begitu banyak dan dengan gaya foto yang berbeda-beda. Ada saat nana menatap zayyan kesal sementara zayyan bergaya cuek, ada saat mereka saling tatap namun tanpa senyum sedikitpun, dan ada lagi saat mereka saling bergandengan namun itu karena permintaan dari orang yang memfoto mereka tadi.
Ayo dong kasih Vote nya teman-teman semua.. Biar author tambah semangat untuk nulis dan updatenya. Jangan lupa juga untuk kasih Like di setiap bab dan koment ya.
__ADS_1
Dan iya, maaf ya kalau masih banyak typo yang bertebaran. Mohon dimaklumi ya π
Bengkulu, 1 September 2020