
Saat ini sebagian para tamu sudah mulai menikmati jamuan yang telah disediakan, dan sebagiannya lagi sudah naik kepelaminan untuk memberikan ucapan selamat serta berfoto bersama sang pengantin.
Nana menggandeng tangan zayyan saat dipelaminan, hingga membuat orang yang melihatnya pun menjadi iri dengan keromantisan yang mereka tunjukan, Juga senyuman yang tidak pernah pudar saat menyambut para tamu. Mereka berdua hari ini benar-benar mengeluarkan aura kecantikan dan ketampanannya.
"Hay kak Shakira" Sapa seseorang yang baru saja datang. Shakira menoleh pada sumber suara.
"Hay zi, baru datang ya ?" Balas Shakira.
"Iya nih kak.. Tadi rencananya mau lihat prosesi ijab kabulnya, tapi tiba-tiba ada panggilan dari rumah sakit, terpaksa deh kesana dulu" Tutur zizi.
"Mommy" Panggil seorang gadis kecil dari dalam gendongan ayahnya.
Shakira menoleh, lalu tersenyum "Iya sayang" Jawab Shakira dengan lembut. "Sapa dong Auntynya" Titah Shakira setelah mengambil alih olive dari gendongan juna.
"Hay, Aunty Zizi" Ucap olive dengan bahasa cadelnya.
"Hay, juga cantik nya Aunty" Jawab zizi mengecup pipi chuby nya gadis kecil itu.
"Aunty lihat kesana" Kata olive sembari menunjuk kesuatu tempat, "Mommy Nana dan ayah Iyan sedang pelukan" Seru gadis cantik itu.
Zizi maupun Shakira menoleh pada sang pengantin, lalu tertawa "Sayang, itu bukan sedang pelukan tapi itu namanya sedang bergandengan" Ucap Shakira membetulkan ucapan anaknya.
"Kesini sama siapa zi ?" Tanya Juna menyapa zizi.
"Eh kak Juna, zizi kesini sendiri kak" Jawab zizi sopan.
"Pacar kamu kemana zi ?" Tanya juna menggoda zizi. Sebenarnya juna tau kalau zizi sedang tidak punya pacar.
"Hah" Ucap zizi terkejut dengan pertanyaan Juna, "Pacar zizi masih tersesat dihati cewek lain kak, Hhehe" Jawab zizi setelah sadar bahwa juna hanya menggodanya. Kemudian menimbulkan gelak tawa dari juna dan shakira setelah mendengar jawaban zizi.
Saat sedang asyik tertawa, tiba-tiba datang lagi dua orang yang menghampiri mereka. "Hay Juna, hay Shakira" Sapa Raka yang baru datang bersama Alexa.
"Hay, kak Raka" Jawab jawab shakira dan juna, "Hay juga mbak Alexa" Sapa shakira ramah.
"Eh, ada zizi ternyata" Sapa Raka ramah pada zizi.
"Iya pak" Jawab zizi yang membuat Juna tertawa. Raka terperangah mendengar panggilan zizi padanya, sementara Shakira dan Alexa hanya menahan tawanya.
"Ada apa ? kenapa kak juna tertawa ?" Tanya zizi bingung melihat juna tiba-tiba saja tertawa.
"Kamu panggil kak Raka apa tadi zi ?" Tanya juna disela tawanya.
"Pak" Jawab zizi polos yang membuat juna tidak Bisa berhenti tertawa. Bagaimana mungkin zizi memanggil Raka dengan sebutan pak saat umurnya hanya berbeda beberapa tahun saja dari dirinya, pikir juna.
"Memangnya kenapa ?" Tanya zizi yang masih belum mengerti kenapa juna tertawa seperti itu.
"Zizi, saya ini belum tua loh, saya hanya berbeda 2 tahun dengan juna. Bagaimana mungkin kamu memanggil juna kakak dan saya pak" Jelas raka.
"Oo.. Itu toh yang buat kak Juna ketawa ngak jelas" Gumam zizi "Hhehe maaf ya kak raka" Ucap zizi tulus minta maaf dan mengganti panggilannya.
"Nah, itu lebih baik" Seru raka.
"Olive, ikut aunty yuk kesana, kita ambil kue cokelat, mau ngak ?" Ajak zizi yang diangguki oleh gadis kecil itu.
Zizi berjalan menggedong olive ke sisi sebelah utara kediaman Abimanyu. Disana tersedia sejumlah kue dengan berbagai rasa dan makana pencuci mulut lainnya.
Disamping nya juga, sudah di letakkan tiga buah kue besar yang sudah ditata rapi diatas meja besar. Disebelah kanan disediakan Light Blue Cake dengan pattern dedaunan berwarna putih.
Disisi sebelah kiri juga ada kue berwarna biru dengan desain miring yang diatasnya terdapat sebuah istana dan kereta kuda.
Sedangkan ditengahnya di siapkan kue yang berukuran besar berbentuk kerajaan, sebagai simbol kerajaan pernikahan untuk sang pengantin.
"Mohon perhatiannya" Ucap Mc dari atas podium, "Sekarang mari kita sambut Tuan Abimanyu keatas podium, beliau ingin menyanyikan sebuah lagu khusus untuk putri tercintanya" Seru Mc yang mempersilakan papa dion menaiki podium.
"Terima kasih atas perhatiannya, sebelum saya menyayikan sebuah lagu untuk putri saya. Saya ingin menyampaikan beberapa hal terlebih dahulu" Izin papa dion. "Hari ini adalah hari pernikahan putri bungsu saya, untuk itu saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda untuknya, yang akan dia ingat hingga sampai kapan pun. Lagu ini adalah bentuk dari kasih sayang dan juga cinta saya terhadap putri-putri saya"
"Bagi saya, mereka adalah segala-galanya. Mereka adalah harta paling berharga untuk saya, bahkan Kekayaan yang saya miliki saat ini tidak akan mampu sebanding dengan mereka. Saya begitu mencintai mereka dan mereka adalah pemilik cinta terbesar saya" Ucap papa dion menjeda ucapannya.
Nana dan Shakira terlihat berkaca-kaca mendengar ucapan laki-laki yang memiliki tempat spesial dihati mereka. Mereka sangat terharu dengan apa yang baru saja mereka dengar.
"Teruntuk menantu-menantu saya, saya ingin memberi pesan pada kalian. Saya mohon, jangan pernah sakiti hati putri-putri saya apalagi melukainya. Jika suatu saat nanti, kalian tak lagi mencintainya ataupun tak lagi menginginkan beradaannya disamping kalian, maka antar lah mereka pada ku, aku akan menerima mereka kembali dan mencurahkan segala cinta untuk mereka" Ucap papa dion menahan tangisnya.
"Untuk itu, hari ini saya ingin persembahkan sebuah lagu dari heartland yang berjudul I Loved Her First"
Alunan musik instrumental pun di hidupkan, Papa dion menyanyi dengan penuh penghayatan.
Look at the two of you dancing that way
(Pandangi kalian berdua menari begitu)
Lost in the moment and each other's face
(Terpaku dan saling tatap)
So much in love you're alone in this place
(Begitu banyak cinta di antara kalian di tempat ini)
Like there's nobody else in the world
(Seakan tak ada orang lain di dunia ini)
__ADS_1
I was enough for her not long ago
(Aku belum lama bersamanya)
I was her number one
(Baginya aku nomer satu)
She told me so
(Begitu katanya)
And she still means the world to me
(Dan dia masih sangat berarti bagiku)
Just so you know
(Agar kau tahu)
So be careful when you hold my girl
(Maka berhati-hatilah saat kau gandeng putriku)
Time changes everything
(Waktu mengubah segalanya)
Life must go on
(Hidup harus berlanjut)
And I'm not gonna stand in your way
(Dan aku takkan menghalangi kalian berdua)
Baik nana maupun Shakira kini sudah tidak bisa lagi menahan air matanya, butiran bening itu akhirnya lolos juga membasahi pipi mereka. Disisi lain, mama yanti juga ikut menangis mendengar ungkapan cinta suaminya pada anak-anaknya.
But I Loved Her First and I held her first
(Tapi aku mencintainya lebih dulu dan kugandeng dia lebih dulu)
And a place in my heart will always be hers
(Dan sebuah tempat di hatiku akan selalu miliknya)
From the first breath she breathed
(Sejak pertama kali dia bernafas)
When she first smiled at me
(Saat pertama kali dia tersenyum padaku)
I knew the love of a father runs deep
And I prayed that she'd find you someday
(Dan kuberdoa kelak dia menemukanmu)
But it's still hard to give her away
(Tapi masih berat rasanya tuk melepaskannya)
I loved her first
(Aku mencintainya lebih dulu)
Para tamu juga ikut terharu dengan lagu yang dibawakan oleh papa dion. Juna tampak memeluk istrinya yang sedang menangis haru.
How could that beautiful woman with you
(Bagaimana bisa perempuan cantik itu bersamamu)
Be the same freckle-faced kid that I knew
(Persis seperti gadis kecil jerawatan yang kutahu)
The one that I read all those fairy tales to?
(Gadis yang kubacakan dongeng peri)
And tucked into bed all those nights?
(Dan menidurkannya di malam hari)
And I knew the first time I saw you with her
(Dan aku tahu sejak pertama kulihat kau bersamanya)
It was only a matter of time
(Hanya soal waktu)
From the first breath she breathed
(Sejak pertama kali dia bernafas)
__ADS_1
When she first smiled at me
(Saat pertama kali dia tersenyum padaku)
I knew the love of a father runs deep
Someday you might know what I'm going through
(Kelak mungkin kau tahu apa yang sedang kurasa)
When a miracle smiles up at you
(Saat sebuah keajaiban tersenyum padamu)
I loved her first
(Aku mencintainya lebih dulu).
Nana sudah tidak bisa menahan dirinya lagi, begitupun dengan Shakira. Mereka berdua berlari keatas podium lalu memeluk erat tubuh laki-laki yang menjadi cinta pertama bagi mereka.
Papa dion pun membalas pelukan dari putri-putrinya, suasana haru pun tercipta saat itu. Semua orang ikut mengeluarkan air mata haru melihat mereka.
"Nak, orang bilang seorang ayah adalah cinta pertama bagi anak perempuannya. Apakah itu benar ?" Tanya papa dion.
Nana dan Shakira saling memandang, lalu menganggukan kepalanya bersamaan, "Tentu saja" Ucap mereka sembari mencium pipi papa dion dari kedua sisi.
"Kalian tau, Mama mu adalah wanita luar biasa dan kalian adalah wanita istimewa" Ucap papa dion mencium kening anak-anaknya.
"Aku mencintaimu pa. Nana tau, papa selalu berharap akan ada laki-laki yang akan mencintai nana melebihi cintamu, tapi nana rasa itu adalah hal yang mustahil karena nana tau, tidak akan ada laki-laki yang akan mencintai nana melebihi dari cinta mu" Ucap nana dengan suara seraknya.
"Shakira juga mencintai mu pa, melebihi segalanya, lebih dari yang orang-orang tau dan lebih dari apa yang papa bayangkan" Ucap Shakira.
"Dan papa lebih mencintai kalian" Ucap papa dion.
Setelah acara yang membuat banyak orang menangis haru, kini saatnya mempelai wanita berganti pakaian.
Gaun kedua yang akan dikenakan nana berwarna putih dengan manik-manik kristal yang berkilau dan dilengkapi dengan bulu-bulu lembut.
High heel yang yang dikenakan sang pengantin wanita juga tak kalah indahnya, dipenuhi dengan butiran-butiran kritas yang mengelili sepatu itu.
Zizi terlihat menaiki pelaminan untuk memberikan selamat pada sahabatnya itu. "Nana, Selamat ya akhirnya lo udah jadi Nyonya Zayyan sekarang" Ucap zizi sembari memeluk nana.
Nana tersenyum membalas pelukan sahabatnya "Terima kasih Princess, Tapi ada yang kurang saat ini" Ucap nana.
"Apa ?" Tanya zizi
"Prince kita tidak ada disini" Ucap nana sedih. Prince yang mereka maksud adalah tristan, sahabat laki-laki mereka.
"Diakan masih diluar negeri Queen. Tapi tunggu, apa lo udah kasih tau kalau lo udah nikah ?" Tanya zizi.
"Belum sih, biarin aja dulu, gue akan kasih tau kalau dia udah kembali ke Indo, biar jadi kejutan" Ucap nana.
"Terserah lo deh" Ucap zizi, lalu beralih ke zayyan "Selamat ya kak Zayyan, gue doain semoga kalian langgeng sampai kakek nenek, segera di berikan momongan, dan jagain sahabat gue ya kak, dia itu orang baik kak" Seru zizi tersenyum pada zayyan.
"Terima kasih" Ucap zayyan ramah namun tetap dingin.
"Foto dulu yuk" Ajak nana yang diangguki oleh zizi.
Mereka berfoto bersama dengan zizi berada diantara mereka. Setelah itu, kini giliran Shakira, Arjuna dan Olive yang naik ke atas pelaminan untuk memberi selamat.
"Selamat kakak ipar, akhirnya ngak jomblo lagi" Cerocos Shakira tertawa.
"Terima kasih adik ipar" Ucap Zayyan.
"Selamat ya kak" Ucap Juna memberikan selamat ala laki-laki. "Selamat juga kakak ipar" Ucap Juna yang mulai menjahili adik iparnya itu. Nana melototkan matanya pada juna.
"Panggil aku adik ipar" Titah Nana.
"Baik-baiklah Adik ipar ku yang cantik, tapi masih tetap cantik istriku" Ucap juna.
"Selamat menikmati menjadi seorang istri adikku sayang" Ucap Shakira memeluk nana "Jangan lupa berikan olive seorang adik ya" Bisik Shakira ditelinga nana.
"Jangan menggodaku" Ucap nana. "Ayo foto bersama" Ajak Nana. Mereka melakukan foto bersama dengan berbagai gaya yang lucu-lucu. "Ayo ajak mama, papa, ibu, ayah, paman dan bibi juga" Ucap Shakira.
Juna segera memanggil mereka semua dan segera melakukan foto bersama. Acara pernikahan pun akhirnya berakhir, Para tamu juga sudah bubar meninggalkan tempat acara. Keluarga Rajendra juga sudah pulang ke rumah mereka.
Kini tinggal sang pengantin, mama yanti, dan papa dion. Karena memang malam ini nana dan zayyan diminta untuk tetap berada di kediaman Abimanyu.
Besok siang, baru mereka akan pulang ke kediaman Rajendra.
🌼🌼🌼
Hay.. Hay..
Jangan lupa tinggalin jejak ya kesayangan author, dengan cara Vote, Like dan Koment.
Terima Kasih 😉
Ini Visualnya Zayyan saat acara pernikahannya ya..
__ADS_1
Kerinci, Jambi 22 Agustus 2020