
Malam telah tiba, semua orang telah bersiap-siap. Malam ini akan diadakan acara kajian, makan-makan dan sesi foto untuk syukuran 7 bulanan kehamilan dari menantu keluarga Rajendra. Acara ini dihadari oleh para kolega bisnis zayyan, ayah marvin, papa dion, dan juga paman bimo. Selain itu acara ini juga dihadari oleh teman sosialita ibu ranya, mama yanti dan juga bibi citra. Dan tak ketinggalan juga dengan sahabat-sahabat Zayyan dan juga Nana.
Diruang tamu, para tamu sudah berkumpul dan telah duduk di atas permadani yang telah disiapkan. Sebentar lagi acara akan segera dimulai.
“Shakira, tolong panggilkan Nana dikamar ya nak.” Titah ibu ranya.
“Baik bibi.” Jawab shakira yang langsung berdiri untuk memanggil adiknya itu. Gadis itu menaiki anak tangga satu persatu, hingga ia tiba didepan pintu kamarnya Nana dan juga Zayyan. Shakira langsung menekan knop pintu dan tampaklah Nana yang tampil cantik dengan balutan pakaian muslimah berwarna putih tulang beserta pashmina berwarna senada.
“Wah.. Kamu cantik banget, dek.” Seru Shakira memuji penampilan adiknya. Bahkan Shakira sampai pangling memandang nana saat pertama kali masuk tadi. Adik satu-satunya itu sekarang menjelma sebagai bidadari tercantik diseluruh alam semesta.
“Iya dong. Adiknya siapa dulu dong.” Seru Nana dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.
“Adiknya Shakira Nadya Abimanyu dong.” Jawab Shakira yang diakhiri dengan tawa mereka berdua. “Oh iya kakak lupa, semuanya udah pada nunggu dibawah. Kita kebawah yuk.” Ajak Shakira yang diangguki oleh sang adik.
Mereka berdua menuruni anak tangga dengan langkah elegannya. Semua mata kini mulai terpesona pada kedua putri dari keluarga Abimanyu dan kedua menantu dari keluarga Rajendra.
“Masya Allah ma, putri-putri kita sangat cantik mala mini.” Bisik papa dion ditelinga sang istri.
“Iya pa. Mereka sangat cantik seperti mama.” Ucap mama yanti dengan percaya diri. Ternyata tingkat kepedan kedua putrinya itu turun dari sang mama. wkwkwk.
Sementara dan Zayyan dan Juna tampak terperangah melihat istri-istri mereka. Benarkah kedua adik-beradik Rajendra itu telah menikahi kedua bidadari cantik itu, pikir Zayyan and Juna.
“Kak, itu beneran istri-istri kita ?.” Tanya Juna pada Zayyan.
“Ya iya lah istri kita Juna, masa istri si Raka sih.” Seru Zayyan.
“Hhehe... Soalnya mereka cantik banget kak.” Jawab Juna cengengesan.
Kini kedua adik beradik itu telah duduk disamping suami mereka masing-masing. Kajian pun dimulai, keluarga Rajendra sengaja memanggil Ustad yang lagi viral akhir-akhir ini untuk memandu penganjian. Ustad itu dibayar tentu dengan omset yang tidak diduga-duga.
__ADS_1
Setelah satu jam kemudian, acara kajian pun telah usai. Kini para tamu dibimbing menikmati makanan yang telah disediakan. Sementara para muda-mudi melakukan sesi pemotretan. Kali ini nana ingin membuat foto maternity bersama sang suami tercintanya.
“Hay, kak Nana.” Ucap seorang gadis yang baru saja menghampiri Nana. Ia tidak datang sendiri melainkan bersama dengan sang kekasih – Tristan.
Awalnya Nana tidak langsung menjawabnya. Ia sempat bingung, siapa gadis yang datang menyapanya saat ini. “Kamu Chika ya ?.” Tanya Nana dengan ragu.
“Iya kak, Aku Chika.” Ucap nya mengulurkan tangannya. Nana segera menyambut uluran tangan nana.
“Makasih ya cik karena udah datang.” ucap Nana dengan ramah, tak lupa juga dengan senyuman indah yang melengkung dibibirnya. “Oh iya selamat ya atas hubungan kalian berdua.” Ucap nana memberi selamat atas hubungan Tristan dan juga Chika.
“Makasih kak.” Ucap chika namun sudut matanya menangkap sosok seseorang yang tak asing lagi dimatanya. “Kakak.” Panggil Chika pada Zizi. Gadis yang berprofesi sebagai dokter kandungan itu hanya tersenyum menanggapi adik sepupunya.
“Oh iya, kalian saudaraan kan ? Kok lo ngak bilang zi kalau chika juga datang.” Seru Nana.
“Ah.. gue juga ngak tau kalau dia juga datang sama Tristan kesini.” Jawab Zizi dengan senyuman yang terkesan dipaksakan.
Ada Nana yang memakai gamis muslimah berwarna putih beserta dengan pashmina yang berwarna senada. Ada Zizi yang memakai gamish muslimah berwarna peach beserta dengan pashmina berwarna senada. Ada Shakira yang memakai gamish muslimah berwarna Biru muda dengan pashmina yang berwarna senada. Dan ada juga Alexa yang memakai gamis muslimah berwarna merah cerah dengan pashmina berwarna senada. Mereka berempat sepakat mengenakan baju dengan model yang sama di acara syukuran 7 bulanan kehamilan Nana. Tentunya gamis itu adalah rancangan dari desainer terkenal – Shakira Nadya Abimanyu.
Hanya Chika yang memakai gamis dengan model yang berbeda, karena mereka semua juga tidak tau kalau Chika akan datang keacara ini. Mereka melakukan pemotretan sesuai dengan instruksi dan sang fotografer.
“Sayang.” panggil Nana pada sang suami. Mendengar istrinya memanggil, Zayyan segera menoleh.
“Iya, ada apa sayang ?,” Tanya Zayyan.
“Aku mau foto bareng sama sahabat-sahabat aku. Boleh kan ?.” Ucap Nana meminta izin dengan wajah yang memelas.
“Maksud kamu sama Tristan juga gitu ?.” Tanya Zayyan.
“Iya, please ya sayang. Boleh ya ?.” Seru Nana dengan nada memelas. Zayyan awalnya ingin menolak tapi dia tidak tega melihat istrinya memelas seperti itu. Akhirnya ia terpaksa menyetujui untuk istrinya berfoto bersama Zizi dan Tristan.
__ADS_1
Sang Fotografer malah meminta mereka semua melihat kearah perut nana dengan tangan Zizi dan juga Tristan memegang perut nana. Gaya foto seperti itu berhasil membuat Tristan menahan rasa cemburunya. Laki-laki itu tidak rela melihat Tristan menyentuh istrinya seperti itu, tapi ia juga tidak bisa protes saat ini.
Untuk terakhir kalinya mereka tidak lupa untuk foto bersama-sama dengan para pasangan mereka masing-masing. Hingga acaranya pun diakhiri karena telah terlalu larut. Semua para tamu telah kembali kerumah mereka masing-masing. Para sahabat Nana dan Zayyan juga telah kembali. Kini dirumah itu hanya tersisa Keluarga Rajendra dan juga orang tuanya Nana. Dua keluarga besar itu memutuskan untuk menginap di kediaman utama keluarga Rajendra.
“Sayang. Ini udah malam, kita kekamar yuk. Kamu pasti capek.” Ajak Zayyan pada istrinya.
“Yuk. Tapi kaki aku pegel mas, gendong dong.” Ucap Nana dengan manja.
“Siap Ibu Ratu.” Ucap Zayyan yang tanpa aba-aba langsung menggendong Nana menuju kamar mereka. “Kamu ngak nganti baju dulu sayang ?.” Tanya zayyan saat mereka telah sampai dikamarnya.
“Iya mas, aku ngak nyaman kalau harus pake baju ini tidur,” Jawab nana yang langsung mengambil piyama miliknya didalam lemari. Ia segera mengganti bajunya begitupun dengan Zayyan.
Zayyan merangkak naik ketempat tidur untuk menyusul istrinya yang telah naik keatas sana terlebih dahalu. “Ini udah malam banget, kamu tidur ya.” Ucap Zayyan dengan lembut yang diangguki oleh Nana.
“Tapi anak kita mau dipeluk terus dinyanyiin sama ayahnya.” Pinta Nana. Dengan sigap Zayyan segera memeluk Nana lalu menyanyikan sebuah lagu hingga akhirnya Nana terlelap dengan begitu nyenyaknya.
“Have a nice dream, Sayang,” Zayyan langsung mengecup dahi Nana sebelum akhirnya ia menyusul sang istri masuk kealam mimpinya.
***
Hay Readers, kita ketemu lagi dipart hari ini. Author Harap kalian semua suka ya.
Dan author ngak pernah bosan-bosannya minta kalian semua untuk meninggalkan jejak dengan cara Vote, Like dan Koment. Terima Kasih
Oh iya satu lagi, Jangan lupa baca juga karya author yang satu lagi ya, judulnya MENTARI DARI BUMI SAKTI. Novel itu sebentar lagi akan segera memasuki konfliknya.
Happy reading, semoga suka.
Kerinci, Jambi 3 Oktober 2020
__ADS_1