Menikahi Mr. Rajendra (S1)

Menikahi Mr. Rajendra (S1)
BAB 92 Kembalinya Seseorang Dari Masa Lalu


__ADS_3

Awan mendung tampak menyelimuti bumi pagi ini. Udara pun menjadi dingin seakan menusuk ke tulang belulang. Semilir angin berhembus kencang menambahkan kesan dingin namun sejuk. Sejak semalam bumi pertiwi memang diguyur oleh hujan lebat disertai dengan petir dan juga guntur.


Sepasang suami istri itu tampak terlelap dengan sangat nyenyak sembari berpelukan mesra diatas tempat tidur. Sang putra pun juga ikut terlelap di box bayi berwarna biru muda itu. Sepertinya cuaca sangat mendukung untuk tetap melanjutkan tidur mereka.


Disela pelukan kemesraan mereka ditempat tidur, terdengar suara bayi laki-laki menangis kencang hingga membangunkan Zayyan dari lelap tidurnya.


Zayyan berjalan menghampiri box bayi sang putranya, ternyata Zayyan junior itu telah bangun dari tidurnya. "Hay jagoan, kamu udah bangun ya nak ?." Tanya Zayyan dengan lembut pada buah hatinya.


Seakan mengerti dengan perkataan ayahnya, baby keel pun pada Zayyan. "Wah, ternyata putra ayah sudah bisa tersenyum sekarang ya ? Pintar banget, siapa yang ajarin sih ?." Seru Zayyan menggoda putranya.


Dengan sigap dan teliti, Zayyan langsung melihat kenapa baby keel terbangun pagi-pagi begini. Karena biasanya, putranya itu selalu bangun saat dirinya telah berangkat bekerja tapi sekarang masih pukul 4.00 Pagi, masih terlalu pagi untuk bayi itu terbangun.


Ternyata apa yang dipikirkan oleh Zayyan benar. Popok baby keel ternyata basah. Zayyan langsung mengganti popok anaknya sembari sesekali mengajak baby keel berbicara.


Sebelum baby keel lahir, Zayyan memang pernah belajar bagaimana cara mengurus bayi dari sang istri dan orang tuanya. Bahkan laki-laki itu tak segan-segan membayar guru khusus untuk mengajarkan semuanya tentang bayi.


Sebagai seorang ayah baru, ia juga ingin mengambil peran dalam mengurus anaknya nanti. Ia tidak mau istri tercintanya merasa kelelahan karena mengurus anak mereka seorang diri.


"Huss.. Jangan berisik ya sayang, nanti mommy kebangun." Zayyan meletakan jari telunjuk dibibirnya seakan memperingatnya sang putra.


Sementara Nana tampak tersenyum melihat interaksi antara ayah dan anak itu. Sebenarnya Nana telah terbangun sejak baby keel menangis tadi, tapi ia sengaja pura-pura tidur agar bisa melihat suaminya itu menenangkan anaknya.


Zayyan menimang baby keel sembari menyanyikan sebuah lagu dengan suara merdunya, siapa sangka ternyata laki-laki yang selalu sibuk dengan urusan bisnis dan perusahaan mampu menenangkan dan menidurkan putranya.


"Apa baby keel udah tidur ?" Nana tiba-tiba mengejutkan Zayyan saat dirinya membuka suara setelah sekian lama terdiam memperhatikan suaminya mengasuh sang putra.


Zayyan menoleh kearah tempat tidur dimana istrinya sedang berbaring. "Kamu kebangun gara-gara aku dan keel ya sayang ? Maaf kan kami." Seru Zayyan merasa bersalah.


"Tidak usah merasa berasa bersalah seperti itu mas. Aku memang udah kebangun dari tadi sejak baby keel menangis. Hanya saja aku pura-pura tidur karena tidak mau menganggu waktu kebersamaan kalian." Jawab Nana dengan tersenyum.


Zayyan tersenyum. "Baby keel sudah tidur, mas akan meletakkan nya kembali kedalam box. Sayang juga sebaiknya kembali tidur, karena ini masih sangat pagi." Ujar Zayyan berjalan mendekati box.


"Jangan ditorok dibox mas, bawa aja baby keel kesini. Aku ingin kita tidur bertiga." Cegah Nana sebelum Zayyan benar-benar sampai di box bayi milik keel.


Tanpa banyak bicara lagi, Zayyan langsung membawa sang putra keatas tempat tidur. Diletakkannya bayi kecil nan mungil itu ditengah antara mereka berdua. Hingga mereka bertiga kembali terlelap menikmati waktu tang tersisa sebelum benar-benar siang.


***


Kini mentari sudah naik ketempat peredarannya. Sepasang suami istri itu juga tampaknya sudah terbangun dari tidur mereka. Hanya baby keel saja yang masih menikmati mimpi indahnya di alam mimpi.


Seperti biasa, Nana menyiapkan pakaian kerja suaminya. Hari ini Nana memilih kemeja biru muda yang dipadukan dengan celana dan jas yang berwarna hitam.


Zayyan berjalan kearah sang istri sembari mengulurkan sebuah dasi ditangannya. Sejak dulu Zayyan memang tidak bisa memasang dasinya sendiri, dan mungkin ia juga tidak mau belajar karena dengan begitu ia bisa bermanjaan dengan istrinya.


Cup.. Zayyan meninggalkan sebuah kecupan sebelum Nana memasang dasi dikerah kemejanya. "Morning kiss sayang." Ucap Zayyan sembari tersenyum penuh kemenangan.


Nana hanya diam tidak menyahuti perkataan suaminya. Wanita itu terus saja memasang dasi Zayyan hingga membentuk sebuah simpul yang sangat rapi.


"Sudah selesai." Ucap Nana sembari merapikan kembali pakaian suaminya.


Sebelum berangkat kekantor, Zayyan terlebih dahulu menghampiri baby keel yang masih tidur diatas tempat tidur king size milik mereka. Dengan usilnya Zayyan sengaja menoel-noel pipi gembul Keel hingga membuat Nana marah.


"Mas jangan ganggu dia, nanti dia bangun." Seru Nana dengan kesal melihat suaminya itu sengaja mengusili anaknya.


Tanpa memperindah ucapan istrinya, Zayyan terus saja menganggu Keel hingga bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu menangis dengan kencang.

__ADS_1


"Tu kan Keel jadi kebangun gara-gara mas gangguin." Dengus Nana. Sementara orang yang membuat baby keel menangis hanya tertawa tanpa dosa. Dengan sigapnya Nana langsung menggendong dan menenangkan putra kecilnya itu.


Tak lama, bayi kecil hasil karya Zayyan dan Nana itupun terdiam. "Ayah jahat ya nak ? Gangguin keel tidur terus ngak mau tanggung jawab ya ?." Seru Nana yang membuat bayi itu tertawa mendengar ucapan mommynya.


"Ayah ngak jahat mommy, hanya iseng aja." Bela Zayyan. "Ayo sekarang kita turun kebawah." Ajak Zayyan merangkul pundak istrinya dengan mesra.


Seperti biasanya, Zayyan selalu menikmati sarapan paginya sebelum berangkat kekantor. Sebagai suami seorang dokter, semua makanannya sudah diatur oleh sang istri, apa yang boleh dan tidak boleh Zayyan makan.


***


Saat ini, Zayyan telah sampai di Perusahaan Rajendra Grup. Perusahan terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh keluarga Rajendra. Perusahaan ini memang selalu berkembang dengan pesat sejak dipimpin oleh Kakek buyutnya Zayyan bahkan hingga sekarang ketika perusahaan itu sudah dialihkan kepemimpinannya kepada Zayyan.


Terlahir dari keluarga pembisnis memang harus dituntut memiliki otak cerdas agar mampu mengelola perusahaan keluarga dengan baik dan membuatnya semakin berkembang.


Suami tampan dari dokter Navya itu terlihat sedang berkutak dengan leptopnya di ruang kerja miliknya. Sepertinya laki-laki itu sedang mengecek laporan yang sudah dikirimkan oleh sekretaris Alexa memalui emai beberapa saat yang lalu.


"Al keruangan gue sekarang." Seru Zayyan menelfon Alexa, setelah mengatakan itu laki-laki itu langsung mematikan telefonnya.


Tak lama setelah itu, Alexa langsung datang keruangan Zayyan. "Ada apa ?." Tanya Alexa. Mereka memang tidak pernah bersikap formal jika sedang berbicara antara mereka saja, meskipun itu didalam kantor. Tapi mereka akan mulai berbicara formal jika itu dihadapan karyawan dan para klien atau investor.


"Jadwal gue hari ini apa-apa aja ?." Tanya Zayyan tanpa mengalihkan pandangannya dari leptop yang berada dihadapannya saat ini.


Zayyan menatap sejenak kearah Alexa karena tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaannya. "Nanti siang ada metting sama CEO perusahaan Berlin grup di restoran kencana jam 12." Jawab Alexa setelah melihat jadwal Zayyan hari ini.


"Okee.. Lo keluar aja sekarang dari ruangan gue." Seru Zayyan seenaknya yang membuat alexa sangat kesal.


"Iya.. Sombong amat mentang-mentang jadi CEO disini. Kalau dia bukan sahabat gue, udah gue cekik dia saat ini juga." Gerutu Alexa dengan sangat kesal sembari melangkah keluar dari ruangan Zayyan. Sementara Zayyan hanya tertawa senang karena berhasil membuat sahabat perempuannya itu kesal pagi-pagi begini.


***


Saat ini Zayyan tengah bersiap-siap berangkat ke restoran kencana bersama Asisten Raka dan Sekretaris Alexa untuk menemui CEO dari perusahaan berlin Grup.


"Sepertinya tuan X belum datang deh. Lebih baik kita tunggu aja di meja yang telah kita booking tadi." Seru Alexa yang disetujui Zayyan dan juga raka.


Tak lama setelah kedatangan mereka, CEO dari perusahaan berlin grup itu akhirnya datang juga bersama dengan seorang laki-laki yang mereka yakini adalah sekretaris pribadinya tuan x.


Tanpa menunda banyak waktu lagi, mereka semua langsung memulai mettingnya. Setelah 1 jam 30 detik, akhirnya metting itu selesai juga.


"Terima kasih tuan Zayyan karena telah mau berinvestasi di perusahaan kami." Seru Tuan x sembari menjabat tangan Zayyan.


"Sama-sama tuan. Saya harap kerja sama ini berjalan dengan lancar." Balas Zayyan.


"Maukah tuan menunggu sebentar. Tadi putri saya mengatakan ia akan kesini dan dia mau bertemu dengan tuan Zayyan." Ucap Laki-laki yang seumuran dengan ayahnya Zayyan - Marvin.


Zayyan mengerutkan dahinya karena merasa heran kenapa putri tuan x ini mau menemuinya. "Baiklah, tidak masalah." Jawab Zayyan pada akhirnya. Sejujurnya ia ingin sekali menolak tapi ia merasa tidak enak dengan kliennya itu.


"Hay pa, maaf membuat kalian menunggu lama." Ujar seorang gadis yang baru saja datang. Zayyan terdiam karena merasa familiar dengan suara itu. Dengan penuh keraguan ia memberanikan diri untuk mengangkat kepalanya agar leluasa melihat siapa gadis itu.


Deg


Jantung Zayyan seakan berhenti berdegup saat melihat wajah wanita itu. Wanita yang selama ini dengan bersusah payah Zayyan lupakan. Wanita yang membuatnya berubah menjadi pria dingin sejak kepergiannya.


Zayyan tergeming, suaranya seakan tercekat ditenggorokannya. Bayangan masa lalu mulai berputar diingatannya. Wanita yang ada dihadapannya ini adalah wanita yang menjadi kekasih pertama Zayyan. Wanita yang memberikannya kebahagiaan namun dengan sekejap menghempaskannya dari ketinggian. Bahkan rasa sakit itu masih terasa sampai saat ini.


Flashback

__ADS_1


Zeline Kirania Adisatya - Seorang gadis cantik yang berprofesi sebagai model terkenal sejak 7 Tahun terakhir ini. Disaat kecermelangan kariernya, ia menjadi kekasih seorang pewaris dari perusahaan terbesar di Indonesia - Rafael Zayyan Rajendra.


Hubungan mereka telah berjalan 3 Tahun lamanya. Sejauh itu tidak ada kabar miring tentang hubungan mereka. Zayyan dan Zeline sering di sebut sebagai ZZ Couple oleh fans-fans nya.


Dulu Zayyan sama sekali tidak pernah dingin dengan orang lain. Ia selalu saja membuat orang-orang disekitarnya tertawa dengan tingkah kocaknya. Zayyan juga selalu bersikap romantis pada Zeline bahkan hingga membuat orang-orang iri dengan keromantisan mereka.


Begitupun dengan Zeline ia selalu bersikap manja pada Zayyan. Mereka berdua bahkan sering menghabiskan waktu bersama. Hingga suatu ketika, Zayyan tidak sengaja melihat sebuah penghianatan besar dengan mata kepalanya sendiri. Zayyan bahkan sangat syok melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan pria lain disebuah hotel. Tidak hanya itu, Zeline dan pria itu bahkan sudah melakukan hal yang sudah melewati batasnya.


Dengan kemarahan yang meledak-ledak, Zayyan langsung memukul pria itu dengan membabi buta hingga menyebabkan pria yang menjadi selingkuhannya Zeline itu luka parah dan memasuki Rumah Sakit. Tidak hanya itu, Zayyan langsung memutuskan hubungannya dengan Zeline saat itu juga.


Sejak peristiwa itu, Zayyan tidak pernah mau lagi bertemu dengan Zeline. Laki-laki itu bahkan sangat membenci wanita yang selama 3 tahun terakhir telah menghuni sepenuhnya hati Zayyan. Tapi jauh dari dalam lubuk hati Zayyan, sejujurnya ia masih sangat mencintai Zeline.


Dan itu juga yang menjadi alasan kenapa Zayyan tidak pernah lagi mau memiliki kekasih atau sekedar dekat dengan wanita. Peristiwa itu sungguh membuatnya trauma jika harus menjalin kasih dengan wanita lain.


Flashback Off...


"Zeline.." Kata itu akhirnya terucap juga dari mulut Zayyan setelah sekian lama tercekat ditenggorokannya.


Raka dan Alexa terperangah mendengar ucapan Zayyan. Mereka berdua memang belum pernah bertemu dengan Zeline secara langsung sebelumnya. Mereka hanya pernah mendengar Namanya saja dari mulut Zayyan. Kedua pasangan kekasih itu benar-benar tidak menyangka bahwa wanita yang sudah menorehkan luka yang sangat dalam pada Zayyan kini kembali muncul dihadapan mereka.


"Maaf tuan, saya harus pergi karena ada urusan penting." Seru Zayyan berpamitan lalu segera meninggalkan mereka semua. Melihat Zayyan telah pergi, Raka dan Alexa langsung menyusul mereka.


"Zayyan tunggu." Teriak Zeline sembari mengejar Zayyan. Zeline langsung menarik tangan Zayyan. "Zayyan tunggu dulu, jangan pergi. Kasih aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya." Seru Zeline.


Zayyan langsung menghempas tangan Zeline hingga wanita itu sedikit terpental. "Apa lagi yang mau kamu jelaskan ? Semuanya sudah sangat jelas hari itu." Jawab Zayyan dengan emosi yang mulai meledak-ledak.


"Ngak, itu semua belum jelas. Kamu harus tau kebenaran yang sesungguhnya." Ujar Zeline berusaha agar Zayyan mau mendengarkan penjelasannya. "Aku mohon beri aku waktu sebentar saja untuk menjelaskan semuanya." Pinta Zeline dengan sangat memelas.


"Baiklah, aku kasih kamu waktu 10 menit untuk menjelaskan semuanya." Ucap Zayyan.


Zeline tampak tersenyum mendengar Zayyan memberikannya waktu untuk menjelaskan semuanya. "Terima kasih karena kamu udah mau kasih aku kesempatan untuk menjelaskan semua kesalahpahaman ini-"


"Waktu kamu tinggal 7 menit lagi." Potong Zayyan sembari melihat jam yang bertengger dipergelangan tangannya.


"Huft.. Baiklah, aku akan jelaskan semuanya. Apa yang kamu lihat waktu itu tidak seperti apa yang sebenarnya terjadi. Aku dan Dito tidak memiliki hubungan apa-apa. Waktu itu aku hanya dijebak dan dipaksa oleh dito untuk melakukan semuanya, bla.. bla..bla.." Zeline menjelaskan semuanya dengan waktu yang masih tersedia.


"Apa sudah selesai ?." Tanya Zayyan dengan datar.


"Iya. Kamu percayakan sama aku. Aku ngak mungkin hianatin kamu zayyan. Kamu pasti tau kalau aku sangat mencintai kamu, bahkan sampai sekarang." Ujar Zeline dengan air mata yang mulai berjatuhan.


"Setelah semua yang terjadi, aku tidak tau harus percaya sama kamu atau tidak. Aku permisi." Seru Zayyan yang lansung pergi dari sana diikuti oleh Raka dan Alexa.


Ayo dong, kasih votenya biar author tambah semangat nulis ceritanya. Jangan lupa kasih Like dan koment kalian juga ya. Terima kasih.


Btw hari ini author sengaja nulis 2000 kata lebih, biar cepat kelar MMR nya 😁


Happy Reading, Semoga Suka ☺


Bonus pict,



[Anggap aja ya, ini waktu ayah Zayyan lagi gendong baby keel. Author sebenarnya mau cari yang bayi tapi ngak ada, jadi yaudah deh pake yang ini aja. Kira-kira seperti itulah waktu ayah Zayyan gendong baby keelnya pagi-pagi.]


Kerinci, Jambi 11 Oktober 2020

__ADS_1


__ADS_2