Menikahi Mr. Rajendra (S1)

Menikahi Mr. Rajendra (S1)
BAB 90 Bahagia


__ADS_3

Setelah menginap di Rumah Sakit selama 3 hari 2 malam, akhirnya hari ini Nana diizinkan pulang oleh dokter sekaligus sahabatnya itu. Mengingat kondisi Nana baik-baik saja setelah melahirkan, makanya Zizi mengizinkannya pulang. Lagipula Wanita yang baru saja melahirkan itu sepertinya sudah tidak sabar pulang kerumah, dia selalu saja merengek agar Zizi mengizinkannya pulang. Padahalkan Zizi masih ingin bermain dengan baby keel saat waktu senggangnya di Rumah Sakit.


“Hallo baby keel, mommy kira datang.” Seru Shakira dengan hebohnya saat baru saja membuka pintu ruangan rawat Nana.


“Kakak, kenapa ribut sekali nanti dianya bangun.” Protes Nana. Putranya itu baru saja tidur karena habis minum asi darinya secara lansung tadi. Dan tiba-tiba ibu dari keponakannya itu datang dengan hebohnya. Bagaimana kalau bayi mungilnya itu jadi terbangun dengan suara berisiknya kakaknya itu, pikir Nana.


“Hhehe.. Maaf.” Ucap Shakira cengegesan. “Tapi kan kakak rindu sama anak gantengnya kakak, dek.” Seru Shakira mengerecutkan mulutnya.


“Iya tapi kan ngak harus berisik kayak gitu juga kakakku sayang.”


“Oh iya, kak Zayyan kemana ?.” Tanya Shakira mengedarkan pandangannya mencari sosok kakakipar sekaligus adik iparnya itu. Terkadang Shakira sangat bingung bagaimana menghadapi hubungan yang rumit ini. Ia harus memanggil suami dari adiknya itu dengan panggilan apa ? Adik ipar atau Kakak ipar ?.


“Mas Zayyan tadi pergi kekantor sebentar. Sebentar lagi juga akan kesini buat jemput kita.” Jawab Nana. Hari ini seluruh keluarganya memang tidak datang menjemputnya ke Rumah Sakit, Karena mereka memilih menunggu di kediaman utama Rajendra saja. Hanya Shakira yang datang menjemput mereka.


Setelah mendengar suara dari kakak mommy nya itu, benar saja ia langsung terbangun dari lelap tidurnya. Ia juga sempat mengeluarkan tangisannya namun Shakira segera menenangkannya.


“Udu.. Uduu.. Anaknya mommy kira ngak boleh nangis ya. Nanti kalau nangis gantengnya hilang loh.” Ucapan Shakira ternyata mampu membuat bayi baru lahir itu terdiam. Mungkin baby keel takut jika ketampanannya memang akan benar-benar hilang kalau ia terus saja menangis.


***


Saat ini Zayyan telah kembali ke Rumah Sakit untuk menjemput Istri dan anaknya. Sebelum benar-benar membawa mereka kembali pulang kerumah. Zayyan terlebih dahulu memasukan semua hadiah yang didapat dari rekan kerja Nana dan juga Zayyan.


Kemaren memang banyak teman sejawat Nana yang datang menjenguknya dan juga baby keel, begitu juga dengan rekan kerjanya Zayyan. Tidak tanggung-tanggung karena mereka datang membawa hadiah-hadiah mahal untuk pewaris dari Rajendra Grup itu.


“Semuanya sudah siap. Sekarang ayo kita segera pulang.” Seru Zayyan yang langsung mendorong kursi rodanya Nana. Sebenarnya Nana sudah bisa berjalan tanpa kursi roda, tapi Zayyan tetap tidak mengizinkannya untuk berjalan sendiri. Sementara baby keel tampak anteng didalam gendongan mommy keduanya itu.


Saat ini, mereka telah berada didalam mobil dengan Nana yang duduk disamping Zayyan dan Shakira juga baby keel duduk dibangku tengah. Shakira tampak memperhatikan baby keel dengan seksama, senyuman nya selalu saja terbit saat berada dekat dengan keponakannya itu.


“Dek.” Panggil Shakira.

__ADS_1


“Iya, ada apa kak !.” Jawab Nana tampa mengalihkan pandangannya. Wanita it uterus saja menatap kearah depan.


“Kakak boleh bawa beby keel nginap dirumah kakak ngak ?.” Tanya Shakira. Mendengar ucapan dari sang kakak, Nana langsung mengalihkan pandangannya kearah Shakira.


“Ngak boleh.” Tolak Nana langsung. “Aku kan juga pengen tidur sama anak ku kak, masa iya baru lahiran langsung dipisahin sih.” Seru Nana mengerucutkan bibirnya. Sementara Zayyan tersenyum melihat Nana mengerucutkan bibirnya seperti itu. Ingin sekali ia melahap bibir itu sekarang juga jika tidak ada Shakira.


“Semalam aja, boleh ya dek, please.” Ucap Shakira memelas.


“Ngak boleh kak, ngak boleh.” Tegas Nana. “ Mas, kok diam aja sih anaknya mau dibawa pergi sama kak Shakira.” Adu Nana dengan suara manja.


“Biarin aja, biar kita bisa berduaan nanti malam tanpa ada baby keel yang gangguin.” Jawab Zayyan yang membuat Nana melongo tidak percaya akan jawaban yang diberikan oleh suaminya itu. Bagaimana mungkin dia menganggap anaknya sebagai penganggu. Ingin sekali rasanya Nana memaki laki-laki yang ada disampingnya saat ini.


“Hhhaa.. Mas cuma bercanda sayang. Mana mungkin mas biarkan Shakira mengambil anak kita.” Sambung Zayyan saat melihat raut wajah istrinya itu mulai berubah. Jika ia tidak mengakhiri kejahilannya, maka bisa dipastikan bahwa ia akan didiamkan oleh Nana selama satu bulan. Iya, tadi zayyan tidak sungguh-sungguh mengatakan itu, ia hanya ingin membuat istrinya itu kesal. Ia juga ingin bersama dengan putra nya yang baru lahir itu, selama Sembilan bulan ia menunggu kehadirannya, mana mungkin ia memberikan anaknya begitu saja saat sudah lahir.


***


Saat ini mereka telah sampai dikediaman utama Rajendra. Banyak orang yang menyambut kedatangan mereka. Semuanya juga tersenyum saat mereka mulai keluar dari mobil.


“Terima kasih teteh ara.” Jawab Nana dengan senyuman yang menghiasi wajah cantiknya. Semua orang mulai memasuki rumah dan mulai berebutan untuk menggendong baby keel. Hingga baby boy itu menangis mendengar keributan yang diciptakan oleh anggota keluarganya itu.


Nana berjalan mendekati bayinya, lalu segera mengambil alih menggendong putranya itu. Yang anehnya lagi, baby keel langsung diam saat berada di gendongan sang mommy. Sepertinya bayi tampan itu sudah tau yang mana mommy nya.


“Wah.. Mommy hebat. Adik keel langsung diam saat digendong mommy.” Seru olive bertepuk tangan. Gadis kecil itu berfikir bahwa mommy nananya itu sangat pandai mendiamkan adik bayi, padahalkan seoarang anak memang akan merasa lebih nyaman saat berada di dekapan sang ibu.


“Apa teteh mau cium adik keel ?.” Tawar Zayyan yang langsung mengangkat olive kepelukannya.


“Apa boleh ya ?,” Tanya gadis kecil yang mewarisi kecantikan sang desainer terkenal itu – Shakira.


‘Tentu saja boleh. Olive kan tetehnya baby keel.” Jawab Zayyan. Mendengar ucapan dari Zayyan, gadis kecil itu sangat bahagia. Ia langsung mencium kedua pipi gembul sang adik.

__ADS_1


“Nanti kalau adik keel udah besar jangan jadi anak yang nakal ya. Harus bisa buat semua orang bahagia dan selalu jagain teteh.” Ucap gadis kecil itu seakan memberikan nasihat pada baby keel, tentu saja dengan suara cadelnya itu.


Semua orang tersenyum melihat gadis kecil itu. Ada pancaran kasih sayang yang begitu dalam dan tulus yang terlihat dari bola matanya. Sepertinya ia sangat menyayangi adik sepupunya itu.


***


Kini, semuanya telah kembali kekediaman masing-masing. Nana, Zayyan dan tentu saja baby keel juga sudah berada didalam kamar mereka. Saat ini kedua manusia yang baru saja menjadi orang tua itu terlihat sedang menatap putra mereka dengan penuh cinta.


Baby keel terlihat terlelap diantara kedua orang tuanya. Nana tampak mengusap lembut pipi sang putra dengan senyuman yang tak pernah memudar dari bibirnya.


“Sayang, apa kau tidak marah karena wajah anak kita hanya mirip dengan ku saja ? padahalkan kau yang mengandung dan melahirkannya.” Seru Zayyan sembari menatap wanitanya.


Nana menggelengkan kepalanya. “Tidak, aku justru bahagia karena anak kita mewarisi ketampanan mas.” Jawab Nana.


“Apa itu artinya kamu mengakui ketampanan mas ?.” Tanya zayyan sedikit menggoda.


“Iya.”


“Mas sangat bahagia memiliki kalian berdua dalam hidup mas. Terima kasih karena sudah datang melengkapi dunia mas yang kosong.” Ucap Zayyan begitu tulus sembari mengecup kepala istri dan anaknya itu.


“Kami juga bahagia karena menjadi bagian dari hidup mas, iya kan sayang ?.” Tanya Nana pada putranya itu. Kehadiran baby keel mejadi pelengkap kebahagiaan mereka. Badai yang sempat menggoyahkan rumah tangga mereka berakhir dengan sebuah kebahagiaan. Mereka pun berjanji akan selalu bertahan meski dikeadaan tersulit sekalipun. Membesarkan anak mereka hingga menua bersama.


...-END-...


😁😁😁


Ayo dong tinggalin jejaknya dengan cara Vote, Like dan Koment. Terima kasih atas dukungan kalian selama ini.


Happy Reading, Semoga Suka.

__ADS_1


Kerinci, Jambi 9 Oktober 2020


__ADS_2