Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 100 Bonus spesial


__ADS_3

28 Tahun Kemudian


"Aditya" teriak Keyna dari bawah membuat Aditya langsung keluar dari kamarnya.


"selamat pagi mom " ucap Aditya mencium pipi Keyna dan langsung duduk di meja makan melihat menu kesukaannya sudah tertata dengan rapih.


"selamat pagi sayang" Keyna mengusap kepala Aditya.


"pagi Daddy " ucap Aditya.


"pagi juga sayang" balas Devan yang sedang duduk menyeduh kopi hitamnya sambil menonton berita yang sudah menjadi rutinitas di setiap paginya.


"dimana adik kamu yang duanya lagi " tanya Keyna pada Aditya.


"masih di atas sedang molor kali mom"


"selamat pagi wanita ku yang paling cantik " ucap Andre yang baru bergabung dan langsung memeluk Keyna sambil mencium pipinya.


" kau ada-ada saja " ucap Keyna menggelengkan kepalanya sementara Devan hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang satu ini.


"pagi Daddy ku yang tampan" ucap Andre langsung duduk di samping Aditya.


"wah seperti biasa hidangan makanannya mengunggah selera" puji Andre melihat masakan Keyna.


"wah mom kalau sudah mode puji begini nih pasti Andre ada maunya hahahaha" ucap aditya dengan tawanya.


"yeh enggaklah kak aku jujur dan ikhlas Lo puji masakan Mommy" ucap Andre.


plak.....


"aw sakit siapa sih " Andre memegang kepalanya.


"pagi mom, Daddy" ucap Alex anak kedua Keyna dan Devan, yah anaknya Keyna yang satu ini bisa di bilang anaknya super dingin dan sangat irit berbicara entah ia mengikuti gen siapa.


"pagi sayang" balas Keyna.


"kak Alex" ucap Andre hanya bisa menahan sakit dari pukulan sang Kaka.


"hmm" balas Alex menatap Andre yang membuat Andre terdiam karena tatapan Alex sangat menakutkan.


"tidak...tidak...aku cuman mau bilang selamat pagi " ucap Andre kembali fokus menyantap makanannya.


"hahahaha lihatlah muka Andre langsung pucat " ucap Aditya tertawa melihat ekspresi Andre saat berbicara dengan Alex.


"bagaimana kabarnya perusahaan Aditya" tanya Devan pada Aditya.


"Alhamdulillah baik Daddy, semuanya masih aman terkendali" balas Aditya.


"kalau kamu Alex bagaimana dengan perusahaan game mu sekarang"


"baik" ucap Alex singkat.


Keyna menatap Devan hanya tersenyum melihat tingkah Alex yang sangat jauh berbeda dengan kedua anaknya, namun walau seperti itu mereka tau bahwa Alex memiliki sifat penyayang.


"bantulah Alex Andre dan belajar darinya agar kau bisa membangun perusahaan mu sendiri" ucap Devan.


"aku lebih senang menjadi sekertaris kak Alex di bandingkan menjadi bos Daddy itu sangat repot " ucap Andre santai.

__ADS_1


"Daddy tau sendiri Andre anaknya seperti apa dia gak mau di repotin dengan urusan perusahaan" balas Aditya.


"ralat kak aku bukannya gak mau repot hanya saja melihat kak Aditya dan kak Alex menjadi seorang CEO benar-benar membuat ku memikirkan dua kali untuk mengikuti langkah kalian sangat sibuk apalagi harus mengurus berkas setinggi gunung es Himalaya" ucap Andre langsung mendapat tawa dari Devan dan Aditya sementara Alex hanya tersenyum tipis yang mungkin hampir tak terlihat.


"apa kalian mau makan ini " tawar Keyna pada ketiga anaknya.


" aku mau mom " ucap Aditya langsung mengambil kue keju yang Keyna buat.


"aku juga mom " ucap Andre semangat.


"kamu Alex " tawar Keyna.


Alex hanya menggelengkan kepalanya membuat Keyna ingat bahwa anaknya yang satu ini tidak menyukai keju.


saat sedang menyantap makanan pagi mereka suara cempreng yang sangat mereka kenali menggema di seluruh ruangan.


"selamat pagi kaka-kaka ku yang ganteng " ucap sosok wanita muda berlari dari arah pintu menuju ke meja makan.


"Alicia " ucap Keyna langsung memeluk Alicia.


"mana Papa dan ibu kamu " tanya Keyna.


"masih di mobil mom tadi setibanya di rumah Mommy aku langsung berlari masuk" ucap Alicia.


"selamat pagi key, Devan " ucap Gibran yang baru masuk bersama Ica.


"selamat pagi kak" ucap Keyna.


"kamu tau Keyna dari tadi pagi nih anak meminta untuk mengantarnya menemui mu katanya dia sangat rindu pada Mommy nya " ucap Ica yang duduk bergabung dengan ketiga ponakannya sementara Gibran sedang asik mengobrol bersama Devan.


"wah ada yang modus tuh sepertinya" ucap Andre.


"yakin nih kemarin-kemarin siapa yang muji Mommy dan meminta tiket liburan ke Bali " ucap Andre mulai menjahili Alicia.


"yah bukan aku tentunya" Ucap Alicia kemudian memeluk Adytia.


"selamat pagi kak ku sayang"


"pagi juga Alicia, bagaimana dengan sekolah mu apa kampus baru mu nyaman" tanya Adytia.


"Alhamdulillah nyaman kak " balas Alicia kemudian berganti memeluk Alex.


"kak Alex selamat pagi " ucap Alicia manja.


"wah kak jangan percaya setan cilik satu ini pasti dia ingin meminta game baru nih " ucap Andre.


"wih kak Andre....tau aja hehehe" ucap Alicia.


"kak Alex" ucap Alicia manja.


Alex berbalik menatap Alicia dengan senyum membuat Alicia langsung bersorak kegirangan.


"yeh kak Alex memang terbaik sayang kak Alex " ucap Alicia.


"tuh kan lihat....."


"yeh kak Andre sewot mau nih aku gak comblangin dengan Aundry" ancam Alicia.

__ADS_1


"wah sudah berani mengancam ya sini Lo tong " Andre berdiri langsung mengejar Alicia.


"wah kabur.... Daddy" ucap Alicia langsung berlari ke arah Devan.


"kalian seperti anak kecil saja " ucap Gibran dengan.


"kak Andre yang deluan pa " adu Alicia.


" Aundry siapa yahh kamu maksud " tanya Devan.


"itu loh Daddy, anaknya dokter Ical " ucap Alicia langsung mendapatkan tatapan tajam dari Andre.


"kamu suka dengan Aundry Ndre " tanya Devan pada putra bungsunya.


"enggak Daddy, Alicia hanya asal ngomong aja" Ical


"dia bohong tuh " ucap Alicia sambil menahan tawa melihat muka Andre.


"sudah...sudah...Andre jangan ganggu lagi Alicia" ucap Daddy.


"tapi Daddy"


"Andre" ucap Devan langsung membuat Andre mantap tajam Alicia sementara Alicia tersenyum kemenangan.


"bagaimana dengan Angga apa dia belum balik dari Italia" tanya Keyna.


"katanya Minggu depan dia akan balik sekalian mau menikah " ucap Ica.


"wah serius Angga akan menikah " ucap Keyna.


"iya " balas Ica.


"umurnya yang baru 25 tahun sudah berpikir untuk menikah tapi ada tuh anak cowok sudah pada tua tapi gak kepikiran untuk menikah padahal Mommy nya pengen punya cucu" ucap keyna menatap ketiga anaknya membuat mereka hanya diam.


"yah kali key mereka ikut jejak bapaknya hahaha" ucap Ica sambil tertawa.


"jangan sampai " Keyna menatap tajam ketiga anaknya namun mereka semakin menundukkan kepalanya.


"kak gimana dengan kak Keyla apa ada respon " bisik Andre pelan ke arah Aditya.


"ada sih tapi belum ada kepikiran kearah sana di tambah Keyla masih fokus bekerja" balas Adytia pelan.


kemudian mereka berdua menatap kearah Alex ingin bertanya apakah Alex memiliki seorang kekasih namun Andre dan Adytia langsung saling menatap mereka tau atas jawaban pertanyaan yang belum mereka lontarkan pada Alex.


Alex sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah mendekati seorang wanita manapun karena sikap dinginnya itu membuat Alex tidak memiliki seorang kekasih selama 27 tahun ia hidup.


"kalau kamu " tanya Adytia balik.


"calon gua masih kecil tamat SMA aja belum dan lagian umur aku hampir sama dengan Angga masih muda dari kalian berdua" ucap Andre.


"kampret...jadi kamu mau bilang Kaka mu ini sudah pada tua " ucap Adytia.


"Haha tepat " ucap Andre sambil tertawa kecil.


" ikuti aja jejak Deddy dan Mommy mereka kan menikah saat mommy masih SMA" ucap Adytia pelan.


"yah Enggak lah kak, Daddy mungkin mampu puasa melihat body Mommy tapi aku aduh bisa berabe nanti kalau anak orang udah bunting " ucap Andre langsung mendapat tawa kecil dari Adytia.

__ADS_1


sementara Alex hanya menatap kedua saudaranya itu tanpa mengerti sebenarnya apa yang mereka bahas.


bersambung.....


__ADS_2