
keyna sangat kaget melihat Reyhan yang ternyata adalah klien dari suaminya Devan kemudian keyna tersenyum kaku melihat Reyhan dan Keyna menatap ke arah Devan namun Devan hanya memasang ekspresi yang sangat santai.
"Hallo tuan Devan, perkenalkan nama saya Reyhan Putra Purnama yang akan menggantikan posisi papa saya untuk sementara dan ingin berkerja sama dengan anda Tuan" ucap Reyhan.
"Aku sudah tau" ucap Devan dingin menatap Reyhan.
"Baiklah aku akan melihat penjelasan mu dan akan memutuskan untuk bekerjasama atau tidak dengan mu" ucap Devan datar.
"Ivan siapkan ruang meeting" teriak Devan.
Kemudian Devan menatap keyna dengan lembut dan menyuruh keyna menunggu dirinya di dalam ruangan Devan dan Keyna membalas menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis, Devan mencium kening keyna dan mencium bibir Keyna sekilas.
Entah sengaja atau tidak namun Devan berhasil membuat Reyhan yang masih ada dalam ruangan mengepal tangannya dan berusaha menahan emosinya.
"Aku tidak akan membiarkan mu memilki keyna tuan Devan, karena keyna hanya milikku" batin Reyhan
Reyhan dan Devan pun pergi ke ruang meeting untuk menyelesaikan urusan perusahaan, sementara keyna di ruangan Devan asik memakan rujak yang tadi mereka beli.
Keyna memotret rujaknya dan mengirimkannya di group Gesrek.
Keyna : hei guys siapa yang mau rujak π€€π€€
Tata : ya ampun key, banyak bener rujak Lo π§π§π§
Rika : mau jualan rujak ya Lo πππ
Ica : keyna aku mau πππ
Keyna : enggaklah pak tua tadi yang membelikannya untu ku
Tata : pak tua yang belikan atau Lo yang minta ππ
__ADS_1
Keyna : gua yang minta...tapi gua bingung beberapa hari ini nafsu makan gua seperti monster dan tengah malam gua bangun kaya orang kelaparanπ π
Ica : Lo hamil kali key..πΆπΆ
Rika : serius Lo hamil key...
π²π²
Tata : alhamdulilah ponakan baru ππ
Setelah membaca pesan dari teman-temannya keyna kaget di dalam pikirannya apakah dia beneran hamil, kemudian Keyna membuka kalender di handphone nya dan melihat tanggal mentruasi yang biasa ia tandai namun begitu kagetnya ternyata keyna sudah telat hampir seminggu.
"Apa bener gua hamil " batin keyna.
"Tapi kalau bener gua hamil gua belum siap...gua masih pengen bebas " keyna pun menangis sendiri di ruangan Devan.
Hampir satu jam keyna menangis dan sudah tertidur pulas di sofa panjang yang ada di ruangan Devan, Devan yang baru selesai meeting melihat istrinya sudah tertidur pulas.
"Apakah dia habis menangis " ucap Devan pelan.
Keyna merasa sentuhan Devan pun langsung terbangun membuka matanya dengan perlahan, ia melihat Devan kemudian menangis kembali.
Devan yang melihat keyna seperti itu menjadi sangat khawatir dan langsung memeluk Keyna, ia pun menangis sejadi-jadinya di pelukan Devan sambil memukul bidang dada Devan.
"Dasar pak tua jahat....hiks...hiks..kamu sangat jahat padaku" ucap keyna.
"Hei sayang lihat aku, maafkan aku bila aku jahat pada mu tapi katakan kejahatan apa yang telah aku lakukan sehingga membuat mu menangis seperti ini " ucap Devan lembut menyentuh pipi istrinya dan menghapus air matanya.
"Kau tau aku telat mentruasi di tambah beberapa hari ini aku merasa porsi makan ku bertambah seperti monster" ucap keyna pelan, tangisan keyna mulai berhenti karena sikap lembut Devan.
" Lalu " balas Devan menatap keyna ia belum mengerti apa yang keyna maksud kan.
__ADS_1
" Apa kau bodoh pak tua itu artinya aku hamil, aku hamil anak mu huaaaaa..." Ucap keyna kemudian kembali menangis.
Devan yang mendengar keyna hamil entah apa yang di rasakan sekarang, rasa senang, sedih, kaget bercampur jadi satu.
Kemudian Devan manarik keyna dalam pelukannya, Devan sangat bahagia hingga mengeluarkan air matanya, akhirnya ia mempunyai anak bersama orang yang Devan sangat cintai.
"Terimakasih sayang" ucap Devan tulus memeluk keyna.
"Kenapa kau sangat bahagia pak tua hiks..apa kau tau aku belum siap untuk menjadi seorang ibu " ucap keyna pelan.
Devan sangat mengerti perasaan istrinya itu, memang benar usia keyna yang masih sangat mudah seharusnya ia masih bebas menikmati masa mudanya namun Keyna harus terikat dengan pernikahan dengan Devan.
"Terus ini yang membuat istri ku sampai menangis tersedu-sedu" ucap Devan pelan kemudian Keyna menganggukkan kepalanya.
"Aku hanya mau tanya pada mu sayang apa kau mencintaiku hmm" ucap Devan pelan.
"Ya aku sangat mencintai mu, kau tau sehari saja tanpa mu rasanya aku ingin mati, jangan tanya hal itu lagi pada ku kalau kau sudah tau jawabannya pak tua " ucap Keyna mengusap air matanya sendiri lalu memeluk Devan dengan erat.
"Sama aku juga sangat mencintai mu sangat sayang dan apa salah jika buah cinta kita berdua sekarang sedang bersemayam di dalam tubuh ibunya sendiri " ucap Devan pelan sambil mengusap perut keyna yang masih terlihat rata.
Keyna yang mendengar perkataan Devan langsung menjadi luluh, ia tidak bisa hanya menyalahkan Devan karena keyna juga menginginkan hal itu.
"Maafkan aku sempat egois dan menyalahkan semua pada mu " ucap keyna tertunduk.
"Hei aku mengerti kau bersikap seperti ini, aku sangat mencintai mu sayang dan sangat mencintai mu ingatlah di otak kecil mu ini " ucap Devan menunjuk kepala Keyna lalu mencium bibir keyna sekilas.
" Apa kamu mau ke dokter untuk mengecek calon anak kita " ucap devan mengusap kepala Keyna.
"Baiklah " balas keyna dengan senyum manisnya.
Next yuk...ππ
__ADS_1
jangan lupa like, vote, favorit, and tinggalkan jejak komentar kalian π₯°π₯°π author butuh dukungan para pembaca kesayangan author ππ salam sayang Author πππππ