Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 47


__ADS_3

hampir menunggu 2 jam akhirnya pintu IGD pun terbuka dokter Ical keluar dan Ivan pun langsung menghampiri sahabatnya itu.


"bagaimana kondisinya" tanya Ivan.


"dia banyak kehilangan darah tapi untung saja stok darah yang cocok dengannya masih ada, hanya saja Tata akan lumpuh sementara karena benturan dari balok kaca dan pecahan kaca yang mengenai kakinya" ucap dokter Ical.


keyna dan Ica yang mendengar hal itu pun langsung menarik nafas mereka dengan kasar mereka tidak menyangka hal seperti ini bisa terjadi.


"aku akan memindahkan Tata ke ruangan perawatan dan tidak boleh ada yang menjenguknya " ucap dokter Ical.


"apa gua tidak boleh menemaninya cal, gua mohon biarkan gua menemaninya" ucap Ivan.


sebenarnya boleh satu orang menemani Tata tapi dokter Ical sengaja karena ia tau pasti Ivan akan memohon seperti ini yang sangat jarang Ivan lakukan.


"apa sebucin ini Lo sama gadis muda itu" batin Ical.


"baiklah Lo bisa menemani dia " ucap dokter Ical.


"iya temani lah Tata mungkin sekarang yang Tata butuhkan mu sementara aku akan mengantar Keyna ke ruangannya" ucap Ica.


tak berapa lama kemudian Rika datang ia sebenarnya sangat menyesal dengan perkataannya tadi saat membentak Keyna. Rika pun mendekati ke arah keyna dan meminta maaf dengan apa yang ia katakan tadi.


"maafkan gua ya Key" ucap Rika.


"iya gak apa-apa" ucap keyna memeluk Rika.

__ADS_1


"ya udah yuk kita ke ruangan keyna dia dan bayinya butuh istirahat dan Tata juga nanti ada kak Ivan yang menemaninya" ucap Ica dan mereka pun pergi ke ruangan keyna.


Tata pun di bawa ke ruangan VVIP yang sudah Ivan saranin pada Ical, Ivan sangat ingin Tata mendapatkan perawatan terbaik agar Tata cepat pulih, setelah sampe di ruangan semua perawat langsung pergi setelah mengecek kondisi Tata.


Ivan pun mendekat ke arah Tata dan langsung memegang tangan Tata dengan kuat dan menitihkan air mata, baru kali ini Ivan sangat rapuh karena seorang wanita.


"Hei aku sudah pernah bilang pada mu, jangan membuat dirimu terluka apa kau tidak mendengarkan ku" ucap Ivan pelan.


"apa kau sangat keras kepala, demi melindungi sahabat mu kau harus mengorbankan dirimu tanpa memikirkan ku " ucap Ivan mengusap kepala Tata dan mencium kening Tata.


"cepatlah bangun aku akan menunggu mu " ucap Ivan menatap wajah Tata yang begitu pucat tanpa ada senyuman yang terlukis di wajahnya.


...****************...


Di tempat lain Devan dan Gibran datang ke kampus keyna dan langsung masuk mengecek CCTV namun sayangnya mereka tidak mendapatkan apa-apa kata kepala CCTV yang ada di kampus bahwa CCTV yang ada di lokasi keyna kecelakaan mengalami gangguan sejak seminggu yang lalu dan akan baru di perbaiki lusa.


ternyata pelakunya sudah mempersiapkan hal ini sejak jauh hari dan sudah mengetahui letak CCTV yang ada di kampus.


"apakah pelakunya orang yang berada dalam kampus" ucap Gibran menatap kearah Devan.


"entahlah kita harus mencari tahu terlebih dahulu" ucap Devan lalu meraih ponsel yang ada di dalam saku celananya dan menelfon team khusus yang Devan miliki untuk mencari tahu pelaku kecelakaan yang Tata dan Keyna alami.


"cari pelakunya Sekarang dan seret dia pada ku apa kalian mengerti dan masalah Ivan dia sementara tidak akan ikut dalam penyelidikan " ucap Devan berbicara dengan seseorang di balik telfonnya.


"baik tuan kami akan lakukan yang terbaik "ucap seorang pria di balik telfon Devan dan ia pun langsung mematikan panggilannya.

__ADS_1


"aku sangat curiga Dev, apakah orang yang mencelakai keyna sama dengan yang membunuh ayah ku " ucap Gibran.


"aku belum bisa mengambil kesimpulan hanya saja pelakunya ini sangat dekat dengan keyna " ucap Devan menatap lurus dengan tatapan dingin.


"bagaimana pun aku akan segera mendapatkan pelakunya dan tidak akan aku ampuni karena berani menyakiti istri, anak dan sahabat baikku"batin Devan mengepal kedua tangannya.


kemudian Devan dan Gibran pun langsung kembali ke rumah sakit dan menemui keyna dan teman-temannya di dalam ruangan, Devan pun mendekat kearah Keyna yang sedang tertidur pulas karena ia sangat kelelahan.


"dia baru saja tertidur" ucap Rika.


"kami akan pulang karena waktu semakin malam " ucap Ica dan langsung menarik Rika karena ingin memberikan ruang untuk Devan dan Keyna, Gibran yang mengerti dengan kode Ica langsung meminta izin pamit.


tak berapa lama kemudian kepergian Ica, Rika dan Gibran, mommy Nayla dan pak Mahendra pun datang saat mendengar kejadian yang menimpah anak mantu dan calon cucu yang ada dalam perut keyna.


"apa dia baik-baik saja " ucap mommy Nayla mengusap kepala Keyna.


"dia baik-baik saja mom, hanya butuh istirahat yang cukup" ucap Devan


"Dev sebaiknya keyna untuk sementara tinggal di rumah, mommy dan mama Mira akan menjaganya" ucap mommy Nayla.


"apa yang mommy mu katakan benar, sebelum kau menemukan pelakunya sebaiknya keyna di rumah " ucap pak Mahendra.


"baiklah" ucap Devan.


Next.....next...yuk 🙄🙄

__ADS_1


mohon dukungannya ya para pembaca setia author 🤭🤭 tinggalkan jejak komen, like, vote and favoritnya.


salam sayang Author untuk kalian semua 😘😘😘😘 maafkan author up nya agak lama karena kondisi author yang kurang membaik 😞😞😞


__ADS_2