Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 32


__ADS_3

Devan terbangun setelah pertempurannya bersama keyna yang cukup membuat keyna sangat kelelahan dan tertidur pulas, Devan pun meraih ponselnya yang berada di meja samping tempat tidurnya dan melihat panggilan tak terjawab dari Ivan, Devan pun keluar dari kamar menuju balkon kemudian menelfon balik Ivan


"hallo Ivan apa kau sudah mendapatkan nya" ucap Devan dingin.


"sudah tuan" ucap Ivan


"jelaskan pada ku secara detail " ucap Devan kepada Ivan di balik telfon.


"baiklah tuan, memang benar apa yang di katakan Gibran bahwa kematian tuan damar sengaja di buat sangat alami dan ada seseorang yang menyamar menjadi salah satu perawat dan masuk kedalam ruangan ICU tempat pak Damar di rawat, selain itu juga tuan saya sudah memeriksa CCTV yang ada di rumah sakit dan ada beberapa CCTV yang menunjukan gerak gerik sang pelaku " ucap Ivan


Devan yang mendengar penjelasan Ivan mengusap wajahnya dengan kasar bagiamana Devan tidak menyadari, Devan saat itu terlalu fokus dengan kondisi keyna hingga tidak memikirkan hal lain yang akan menyakiti pak Damar.


"kirim semua videonya ke padaku Ivan dan segera cari pelakunya dan seret dia di hadapan ku" ucap Devan sangat geram menahan amarah


"Baik tuan saya akan berusaha " ucap Ivan, Devan pun langsung mematikan sambungan telfonnya.


"dasar brengse** apa dia tidak tau sedang berurusan dengan siapa" batin Devan sambil tersenyum kejam menatap lurus kearah depan.


Devan yang sedang berpikir keras di balkon kamarnya tiba-tiba merasakan pelukan hangat dari belakang membuat Devan membalikkan bedanya dan mengubah ekspresinya 180° saat berbicara dengan Ivan.


"apa kau sudah bangun sayang" ucap Devan lembut mencubit hidung keyna.


"aku baru bangun dan mencari mu dan ternyata kau disini" ucap keyna memeluk Devan.


"sayang ayo kita cari ramyeon aku sudah sangat pengen sekali" ucap keyna manja.


"baiklah, sekarang kita mandi dan segera membeli ramyeon keinginan istri kecil ku " ucap Devan lalu menggendong tubuh mungil keyna.


keyna yang di perlakukan sangat manis oleh Devan sangat merasa malu ia menenggelamkan wajahnya di bidang dada kekar milik Devan.


kemudian Devan dan Keyna pun mandi setelah itu mereka berganti pakaian dan segera mencari ramyeon keinginan keyna.

__ADS_1


...****************...


sementara di Indonesia Ivan masih memeriksa CCTV rumah sakit dengan sangat teliti setelah ia mengirimkan video semua CCTV kepada Devan.


Ivan pun melihat keganjalan pada salah satu video itu kemudian dia memutar ulang semua videonya yang ternyata semua videonya itu hanya putaran ulang dan semua CCTV yang ada di rumah sakit milik Devan sudah di Brantas.


Ivan pun mengusap wajahnya ia tidak menyangka akan seperti ini seandainya ia lebih awal melihat ke kejanggalan pada video ini kemudian tak berapa lama handphone Ivan berbunyi Ivan pun segera mengangkat telfon.


"Hallo tuan kami sudah mendapatkan orang yang ada di dalam video itu." ucap salah satu orang suruhan Ivan di balik telfon.


"Segera seret dia kehadapan ku " ucap Ivan kejam dan langsung mematikan panggilan telfon nya.


setelah itu tak berapa lama orang suruhan Ivan segera membawa pelakunya yang ada di dalam video itu ke hadapan Ivan.


mereka mengikat orang itu lalu Ivan duduk dihadapan orang itu sambil memegang sebuah karter di tangannya dan tersenyum devil.


"apa kau tau mengapa kau di bawah kesini" ucap Ivan dengan senyum kejamnya yang membuat aura menakutkan seorang Ivan.


"kau salah menangkap pelakunya tuan " ucap pria itu dengan senyum ejeknya pada Ivan.


kemudian Ivan memperlihatkan video pria itu yang berada di dalam ruangan ICU pak Damar.


"apa belum jelas " ucap Ivan.


"kau memang sangat bodoh tuan atau pelaku sebenarnya lebih pintar dari mu " ucap pria itu sambil meludahi muka Ivan.


Ivan yang merasa sangat terhina langsung memukulnya pria itu hingga sampai babak belur.


"apa maksud dari perkataan mu" ucap Ivan dengan nada tinggi.


" saya hanya umpan tuan dan bukan saya yang melakukan pembunuhan pak Damar, memang benar saya juga berada di sana tapi bukan saya yang menyuntikkan obat yang membuat pak Damar mati " ucap pria .

__ADS_1


Ivan yang mendengar penjelasan sang pria itu pun tersenyum puas karena rencananya berhasil untuk memprovokasi emosi dari pelaku yang Ivan tau bukan dia


"kau yang bodoh " ucap Ivan sinis dengan senyum kejamnya lalu segera meninggalkan pria itu.


kemudian Ivan menyuruh anak buahnya untuk menyeret dia kedalam gudang bawah tanah sampai Devan datang dan akan memberi pelajaran lebih para dari Ivan.


sebelum keluar dari ruangan rahasia, Ivan segera mencuci tangannya yang sudah terkena noda dengan menyentuh wajah pria yang sebenarnya bukan pelakunya.


Ivan pun menyuruh pengawal untuk menjaga markas mereka dengan ketat, dan Ivan pun pergi meninggalkan markas mereka dan bertemu dengan seseorang yang sangat penting bagi Ivan.


...****************...


di sebuah restoran mewah wanita itu sedang menunggu kedatangan seseorang sejak tadi sambil memainkan ponselnya tak lama kedua mata wanita itu tertutup oleh tangan kekar yang sudah sangat ia kenali.


"hei Tuan Ivan jangan main-main dengan ku " ucap wanita itu mengancam membuat Ivan melepas tangannya dan tersenyum manis pada kekasihnya.


"maaf lama menunggu" ucap Ivan langsung duduk di hadapan kekasihnya itu.


"apa kau sudah menemukan sesuatu" ucap kekasih Ivan.


"ya sudah sesuatu yang akan membuat mu terkejut sayang " ucap Ivan.


"apa pelakunya orang terdekat keyna" tanya kekasih Ivan penasaran.


"bisa di bilang begitu untuk saat ini, dan kamu jangan terlalu memaksakan keadaan cukup mengawasi keyna, aku memberitahu kan semuanya pada mu agar kau bisa menjaga sahabat baik mu itu" ucap Ivan mengelus kepala kekasihnya yang ternyata adalah sahabat keyna.


Ivan dan kekasihnya pun akhirnya makan malam menyantap hidangan yang sudah kekasih Ivan pesan sejak tadi, sambil mengobrol hal romantis Antara mereka berdua, namun lagi-lagi mereka ke restoran mewah itu memiliki tujuan bukan hanya sekedar makan malam romantis layaknya sepasang suami istri melainkan sedang mengawasi seseorang yang mereka curigai saat ini.


Next yuk next...🤭🤭


aduh siapa ya kekasih Ivan dan Gibran semua mereka adalah teman baik keyna ...🙄🙄🙄

__ADS_1


__ADS_2