Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 65


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan yang panjang keyna dan Gibran pun akhirnya tiba di rumah mereka, keyna keluar dari mobil dan berjalan dengan langkah yang gontai ia seperti orang yang tidak mempunyai daya hidup.


Gibran yang melihat Adiknya seperti itu hanya bisa menarik napas dengan dalam ia sangat bingung dengan saat ini, apa yang harus ia lakukan untuk keyna.


saat keyna masuk dalam rumah ia sudah di tunggu oleh Ica dan mama Mira, keyna pun langsung berlari memeluk mama Mira dan menumpahkan tangisannya.


"sabarlah sayang, dalam rumah tangga pasti ada pertengkaran tapi bagaimana kita menanggapi nya dengan sabar" ucap mama Mira.


"hiks....hiks...mama...Devan sudah tidak mencintai ku lagi" ucap keyna menangis.


"sudahlah mungkin saat ini dia butuh waktu untuk berpikir jernih" ucap mama Mira mengusap punggung Keyna.


mama Mira sudah mengetahui semuanya dari Ica karena Ica mendapatkan telfon dari Gibran dan langsung bergegas pergi ke rumah Gibran.


"tenanglah sayang" ucap mama Mira.


"keyna....hiks..hiks....keyna sama sekali tidak meminum obat pil penunda hamil itu..hiks..hiks...keyna juga..hiks..hiks..keyna juga tidak tau kenapa obat itu bisa ada di dalam kamar Keyna dan Devan " ucap keyna terbata-bata karena tangisannya.


"tapi.hiks..hiks...tapi Devan tidak memercayai keyna...hiks..hiks...keyna sudah membuat Devan kecewa ma" Ucap keyna.


"sudah ya ...mama percaya kok sama anak mama,mama sangat tau keyna pasti tidak berbohong" ucap mama Mira menenangkan Keyna.


setelah keyna puas menangis ia langsung tertidur di pangkuan mama Mira, matanya sudah sangat sembab karena menangis tiada henti.


Gibran langsung mengambil keyna dari pangkuan sang mama dan mengendong tubuh keyna dan membawanya masuk kedalam kamar keyna dan segera turun kembali menemui mama Mira dan Ica.


"sebenarnya apa yang terjadi" ucap mama Mira.


kemudian Gibran menceritakan semua hal membuat mama Mira dan Ica melongok tak percaya.

__ADS_1


"apakah benar seperti itu" tanya Ica.


"iya" balas Gibran.


"Biarkan lah keyna di sini dulu " ucap mama Mira dan mendapatkan anggukan dari Gibran dan Ica.


"temani lah keyna saat ini" ucap Gibran pada Ica dengan lembut.


"baiklah " balas Ica dan langsung pergi menuju ke kamar keyna.


saat Ica masuk ia melihat keyna masih merintih menyebut nama Devan dalam tidurnya, keyna saat ini benar-benar terluka dengan perlakuan Devan.


"sabarlah keyna " batin Ica


...****************...


di tempat lain seorang wanita memegang gelas Wine sambil bersulang dengan rekan-rekannya dan tertawa puas.


"kau sungguh hebat sepupu ku" ucap Reyhan.


"aku tau itu, tinggal tugas kalian yang harus berjalan lancar agar rencana ini lebih sempurna " ucap wanita itu dengan senyum devil.


"baiklah aku mengerti " ucap Reyhan.


"bersulang mencapai Kemenangan" Ucap Merry menaikan gelasnya, Reyhan dan wanita itu pun ikut menaikan gelas mereka dan bersulang untuk meraih kemenangan yang sudah sangat jelas terlihat.


"dapatkan hati Keyna Reyhan dan kamu Merry bunuh mama Keyna dengan sadis agar hidup keyna rapuh dan saat itulah Reyhan kau muncul Solah kau adalah pahlawan untuknya" ucap wanita itu.


"baiklah" ucap Merry dan Reyhan bersamaan.

__ADS_1


"tunggulah aku Devan, aku akan menjadikan mu milik ku seutuhnya" batin wanita itu


...****************...


Keesokan paginya Keyna membuka matanya dengan pelan melihat sekeliling kamarnya ia berharap semalam hanya mimpi buruk baginya namun harapan itu enyah saat melihat Ica yang sedang tertidur pulas di sampingnya.


keyna pun bangun langsung berjalan menuju kamar mandi, ia melihat pantulan wajahnya di cermin yang sudah sangat berantakan, matanya sembab seperti orang kena tonjok.


kemudian Keyna segera membersihkan dirinya dan mengambil wudhu untuk mengerjakan solat subuh, setelah mengerjakan solat subuh keyna berjalan kearah balkon kamarnya, ia menatap langit yang masih jelas terlihat gelap dan menghirup udara pagi yang masih begitu segar sambil memikirkan sesuatu entah apa yang di pikiran wanita itu hanya dialah yang tau.


Ica yang terbangun melihat keyna sudah tidak ada di sampingnya segera turun dari ranjang dan mencari keberadaan keyna, saat itu langkah Ica terhenti saat melihat keyna berdiri di balkon dan segera menyusul keyna.


"apakah indah " tanya Ica berdiri di samping keyna.


"sangat indah, dan angin pagi ini begitu sejuk" ucap keyna menatap Ica.


"menangis lah, jangan di tahan " ucap Ica ia tau sedari tadi keyna menahan tangisnya, mendengar Ica mengatakan hal itu membuat keyna langsung kembali menjatuhkan air matanya.


"apakah aku terlihat cengeng" ucap keyna sambil mengusap air matanya.


"tidak, menangis lah kalau itu membuat perasaan mu lega dan lebih ringan, percayalah semua pasti akan baik-baik saja" ucap Ica menatap keyna.


mendengar ucapan Ica, keyna langsung memeluk Ica dan menangis menumpahkan isi hatinya dalam tangisannya itu.


"Tak perlu takut menangis oke, hanya kamu yang tau tentang dirimu dan hati mu saat ini " ucap Ica sambil mengelus kepala Keyna.


"terimakasih hiks...hiks.." ucap keyna.


"sama-sama " balas Ica lembut.

__ADS_1


Next....next....🙃🙃


__ADS_2