
sesampainya keyna dan Gibran ke rumah sakit keyna segera berlari dengan kuat masuk ke dalam ke rumah sakit ia tidak berpikir orang berkata apa dengan pakaian piyama yang ia pakai.
sesampainya keyna di rumah sakit di depan IGD ia melihat mommy Nayla, mama Mira, pak Mahendra, Ivan, Tata, Ica dan Rika, mereka sedang berbicara serius dengan dokter Ical.
kemudian Keyna berjalan pelan mendekat ke arah mereka dengan kuat hati keyna bertanya kepada mommy Nayla tentang kondisi Devan.
"bagaimana dengan kondisi Devan mom " tanya keyna pelan.
"keyna....yang sabar nak, Devan.....Devan kita ..." ucap mommy Nayla terputus langsung memeluk keyna dengan erat.
"enggak mom....Devan tidak mungkin meninggalkan aku sendiri....aku tau itu mom " ucap keyna melangkah mundur sambil menggelengkan kepalanya.
"dokter Ical bisa aku melihat kondisi suami ku " ucap keyna
"boleh keyna silahkan" ucap dokter Ical dengan muka yang sudah sangat menyedihkan.
keyna pun langsung masuk kedalam ruangan Devan melihat wajah sang suami sudah terlihat pucat keyna pun langsung berlari memeluk tubuh suaminya yang sangat ia cintai sambil menangis histeris.
"Devan brengs**...bangun pak tua...aku sudah berjanji pada mu untuk tidak meninggalkan mu dan kenapa kau meninggalkanku ha " ucap keyna.
"hubby....hiks...hiks...hiks...katakan pada ku ini tidak nyata...hiks...hiks...jangan meninggalkan ku seperti ini ...aku mencintaimu hubby bangunlah " ucap keyna pelan mengecup wajah Devan.
"hubby....hubby.... bangunlah...hubby...." ucap keyna menggoyahkan tubuh Devan, dan langsung menangis histeris.
"Jangan tinggalkan aku sendiri hiks...hiks...hiks.. " ucap keyna menangis memeluk Devan.
"Aku tidak meninggalkan mu dasar gadis bodoh..... Happy birthday my little wife" ucap Devan membuat Keyna langsung melepas pelukannya dari Devan.
ruangan IGD yang ternyata bukan ruangan IGD hanya ruangan inap biasa namun keyna yang terlalu panik tidak memikirkan hal itu malah mengikuti arahan dari para perawat di rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Devan.
lampu dalam ruangan itu langsung menyala dan semua orang mengucapkan selamat ulangtahun pada keyna namun sang empu yang berulang tahun masih bingung.
"hei apa otak kecil mu masih memproses " ucap Devan langsung bangun dari tempat tidur pasien.
"hubby apa maksudnya" Tanya Keyna.
__ADS_1
"selamat ulangtahun sayang, dan selamat karena aku berhasil mengerjai nyonya Devan" ucap Devan menarik hidung keyna.
"jadi kalian semua mengerjai ku dan kau hubby mengerjai ku sejak tadi pagi ha" tanya keyna.
"sebenarnya tidak tapi karena kebetulan Reyhan menelfon mu jadi aku bisa menggunakan alasan itu untuk menambah mengerjai mu dan asal kau tau aku juga sudah tau bahwa Reyhan menghubungi mu tapi kau tidak menggubrisnya" ucap Devan memeluk tubuh keyna.
"Happy birthday my love" ucap Devan mencium kening keyna.
"Jangan... seperti ini mengerjai hubby..hiks .hiks ..kau tau aku sangat takut kehilanganmu" ucap keyna menangis memeluk tubuh Devan.
"aku tau itu sayang" ucap Devan mengecup kepala Keyna.
"khmmmm apa sudah selesai romantisnya masih ada kami Lo di sini " ucap Ical membuat keyna langsung melepaskan pelukannya dari Devan.
"selamat ulangtahun keyna sayang" ucap mama Mira dan mommy Nayla memeluk keyna.
"terimakasih mom dan mama aku sayang pada kalian berdua " ucap keyna memeluk dua bidadari nya.
"selamat ulangtahun sayang " ucap pak Mahendra memeluk keyna.
"happy birthday my best friend " ucap Rika, Ica dan Tata memeluk tubuh keyna.
"kalian semua, pantas aku menghubungi kalian dengan telfon rumah ku tapi kalian semua beralasan sibuk " ucap keyna kesal.
"maaf nyonya Devan kami hanya mengikuti perintah" ucap Tata.
"terimakasih ya " ucap keyna memeluk ketiga sahabatnya itu.
"Bagaimana hasil makeup ku untuk Devan sangat bagus bukan" ucap Rika.
"apa " ucap keyna.
"Rika membuat muka Devan seolah-olah sangat pucat agar terlihat lebih dramatis" ucap Ica dengan senyumannya.
"selamat ulangtahun adik kecil ku" ucap Gibran membawa kue ulangtahun yang bertulisan Happy birthday keyna my little wife yang ke 19 tahun.
__ADS_1
"terimakasih Kaka" ucap keyna memeluk Gibran.
"happy birthday keyna " ucap Ivan
"terimakasih kak Ivan " balas keyna dengan senyum manisnya.
"hei keyna selamat ulangtahun" ucap Ical merentangkan tangannya ingin memeluk keyna namun Devan langsung menghalanginya.
"apa yang kau lakukan " ucap Devan.
"aku hanya mengucapkan selamat ulangtahun pada keyna " ucap dokter Ical.
"berani kau menyentuh istri ku" ucap Devan dengan tatapan membunuh ke arah Devan.
"baiklah aku hanya bercanda" ucap Ical
mereka pun di rumah sakit merayakan hari kelahiran keyna dengan sangat gembira memberikan keyna kado dan dokter Melly yang baru bergabung karena baru selesai mengurus pasiennya mengucap selamat ulangtahun untuk keyna.
keyna merasa sangat terharu dan Devan berhasil membuat keyna seharian tidak makan dan menangis karena Devan.
"kau berhasil mengerjai ku tuan Devan " ucap keyna pelan.
"maafkan aku sayang, aku mencintaimu dan masih ada satu kado yang aku persiapkan di rumah " bisik Devan.
"apa itu " tanya keyna.
"Rahasia " balas Devan dengan senyum lembutnya.
" Ya Allah terimakasih aku pikir aku akan kehilangan orang yang aku cintai ternyata tidak, dia masih tetap mencintai ku " batin keyna menatap kearah Devan
Devan yang menyadari tatapan keyna langsung mencium keyna dengan singkat dan berhasil membuat keyna menjadi sangat malu.
"I love you my little wife " bisik Devan mengigit telinga keyna dengan lembut membuat keyna langsung terangsang dengan sentuhan Devan.
"I love you hubby" ucap keyna memeluk tubuh Devan dengan erat.
__ADS_1
Next....next...next...🥰🥰🥰