
keesokan harinya setelah beribadah pagi hari keyna membuat sarapan untuk Devan membuat Devan merasa sangat senang karena sudah lama ia tidak lagi merasakan masakan istrinya.
"harum apa ini sayang" tanya Devan langsung memeluk keyna dari belakang.
"Devan lepaslah ada bi Ina yang melihat kita " ucap keyna malu.
bi Ina yang melihatnya langsung pergi karena tidak ingin mengganggu tuan dan nona mudanya bermesraan.
"lihatlah apa yang kau lakukan bi Ina jadi pergi kan " ucap keyna kesal.
"biarkan saja" ucap Devan tidak peduli ia menambah erat memeluk keyna.
setelah memasak Keyna pun segera membersihkan diri bersama Devan dan akhirnya terjadilah pertempuran pagi yang membuat keyna kelelahan.🤭🤭
"apa kau puas tuan " ucap keyna keluar dari kamar mandi.
"sangat sayang kau sangat menggoda ku " ucap Devan memeluk keyna.
"hei pak tua kalau kau seperti ini kau akan terlambat ke kantor " ucap keyna mulai kesal dengan sikap manja Devan.
"ayolah sayang cuman sebentar saja, aku ingin seperti ini dulu " ucap Devan memeluk erat tubuh keyna.
"sebentar aku ada jam kuliah " ucap keyna.
"terus " ucap Devan.
"aku akan ke kantor mu mengantarkan makan siang mu setelah itu kamu harus mengantar ku ke kampus ok " ucap keyna.
"baiklah sayang " ucap Devan.
setelah Devan puas memeluk keyna, Devan pun langsung mengganti bajunya dengan jas kantor miliknya.
"aku berangkat dulu ya sayang, kalau kamu sudah mau ke kantor hubungi aku " ucap Devan mencium kepala keyna.
"siap sayang" ucap keyna.
Devan pun ke kantor dengan mengendarai mobil mewah miliknya setelah sampai di kantor Devan langsung masuk dalam ruangannya.
"Ivan" teriak Devan memanggil Ivan.
"iya tuan " ucap Ivan menunduk.
__ADS_1
"jangan kau pura-pura lupa, masalah kemarin belum selesai Ivan " ucap Devan menatap sinis ke arah Devan.
"oh astaga kenapa aku bisa melupakan masalah itu " batin Ivan.
"push up 500 kali Ivan dari sekarang" ucap Devan tegas menatap Ivan dengan tajam.
"aa.....apa tuan 500 kali " ucap Ivan kaget.
"kenapa Ivan apa masih kurang " ucap Devan menatap sinis kearah Ivan.
"ti....tidak tuan " ucap Ivan kemudian ia melaksanakan hukumannya.
Devan pun sangat puas menatap Ivan yang pus up 500 kali, itu pasti tidak masalah bagi Ivan yang notabennya seorang ketua team khusu milik Devan.
"498, 498 setengah, 498 dua pertiga, 498 tiga perempat" ucap Devan sambil tersenyum.
sementara Ivan sangat merasa kesal dengan hitungan Devan yang masih menatap di angka 498.
"Tuan dari tadi anda menghitung 498 terus tanpa ada kemajuan " ucap Ivan kesal.
"apa kau bilang aku tidak bisa menghitung Ivan" ucap Devan menatap tajam ke arah Ivan.
"buk.....bukan begitu tuan maksud saya " ucap Ivan.
"kalau begitu di tambah 1000 pus up lagi Ivan karena kau membantah ku" ucap Devan tersenyum puas.
"Ta....tapi tuan " ucap Ivan saat ini tangannya sudah sangat terasa pegal.
"di tambah 1500 Ivan" ucap Devan tajam menatap Ivan.
"bai....baiklah " ucap Ivan langsung melanjutkan hitungannya.
"ah dasar mulut sial tidak bisa di ajak kompromi" batin Ivan
ceklek.....
tak berapa lama pintu ruangan di buka oleh seseorang yang sangat di kenal oleh Ivan dan Devan.
"what's up bro " ucap Ical yang baru masuk dalam ruangan Devan.
"Ical tumben baru kelihatan " Ucap Ivan menghentikan kegiatan pus up nya.
__ADS_1
" gua gaib jadi baru bisa nongol " ucap Ical asal.
"astagfirullah tuan sepertinya kita harus membaca Yasin di rumah Ical " ucap Ivan sambil tertawa kecil.
"kampret Lo Ivan, sumpahin gua mati " ucap Ical kesal.
"Lo sendiri yang bilang Lo gaib kan hahahaha" ucap Ivan yang sudah tak tahan menahan tawanya.
Devan yang melihat tingkah dua orang yang ada di depannya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"jadi ngapain Lo kesini " tanya Ivan serius pada Ical.
"gua akan jelaskan tentang kematian pak Damar pada kalian " ucap Ical serius
"baiklah Ical, Ivan lanjutkan hukumannya jangan berharap ada keringanan" ucap Devan.
"ba... baiklah tuan " ucap Ivan dan melanjutkan hukumannya.
"cemumut Ivan hahahaha" ucap Ical mengejek Ivan.
"sialan Lo " ucap Ivan.
...****************...
sementara keyna di rumahnya sedang memasak makan siang untuk Devan setelah memasak Keyna pun masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah itu keyna bersiap untuk ke kantor Devan.
tring...tring...
bunyi ponsel milik keyna berbunyi membuat keyna membuka ponselnya dan mendapatkan pesan dari Tata.
Tata : Lo dimana key ...?
keyna : di rumah tapi gua mau otw ke kantor Devan untuk antar makan siang buat dia.
Tata : gua ikut ya sekalian Lo mau ke kampus kan
keyna : oke bebs 😘 gua jemput Lo ya
Tata : oke 😁
setelah membalas pesan Tata keyna pun langsung mengambil kotak makanan Devan yang ia sudah siapkan sedari tadi, setelah itu keyna menyuruh pak Ujang mengantarnya ke kantor Devan.
__ADS_1
next yuk...😘😘😘