
setelah mendapatkan izin Devan Ivan pun menyusun rencana kencannya bersama Tata dan tentu saja Ivan di bantu oleh Ical si raja playboy cap kakap, Ivan mana bisa membuat rencana kencan yang romantis karena kehidupannya hanya memikirkan perkejaan dan tidak mempunyai pengalaman bersama wanita manapun sungguh lelaki yang super kaku...ðŸ¤ðŸ¤ ( Ivan : Author..😤😤) khm...khm...🙄🙄🙄
rencana Ivan sudah sangat matang tinggal ia menjemput Tata di rumahnya, Ivan sudah menghubungi Tata sebelum kerumahnya dan kebetulan hari ini Tata tidak masuk kuliah.
hampir menempuh waktu satu jam Ivan menuju ke rumah Tata karena kemacetan yang harus dilaluinya, setelah sampai di rumah Tata Ivan segera turun dari mobil dan melangkahkan kakinya menuju rumah Tata.
Ivan mengetuk beberapa kali pintu rumah Tata dan akhirnya segera di buka oleh pembantu yang bekerja di rumah Tata.
"selamat pagi bi lestari, apa ada Tata di dalam " sapa Ivan ramah pada pembantu yang di sapa Bi lestari itu.
"ada Tuan, nona sedang di kamarnya tapi tadi nona titip pesan kalau tuan datang tuan menunggu dulu di ruang tamu soalnya nona sedang mandi di atas" ucap bi lestari.
"baiklah bi " balas Ivan.
Ivan pun menunggu kedatangan kekasihnya yang sedang berdandan cantik di atas kamarnya, senyum kegembiraan tak lepas dari wajah Ivan, Ivan benar-benar bahagia bisa ada waktu kencan dengan Tata.
namun saat menunggu tiba-tiba seorang lelaki turun dari tangga tatapan matanya bertemu dengan Ivan, sejenak Ivan berpikir bahwa laki-laki ini baru pertama kali ia lihat ada di rumah Tata.
"siapa lelaki ini " batin Ivan
lelaki itu pun berjalan mendekat kearah Ivan dan melemparkan senyum sambil mengulurkan tangannya kearah Ivan.
"hallo, nama gua Mike Lewis panggil saja Mike dan gua adalah Sabahat Tata dan Lo pasti Ivan" ucap lelaki yang bernama Lewis itu pada Ivan yang seakan bisa membaca apa yang Ivan pikirkan.
" yah gua Ivan K-E-K-A-S-I-H Tata " balas Ivan mempertegas kata kekasih seakan-akan Tata itu hanya miliknya seorang.
Mike yang mendengar ucapan Ivan langsung tertawa mengejek kearah Ivan.
"kekasih, kalau memang Lo kekasihnya saat dia bersedih Lo di mana gua selama ini enggak pernah tuh lihat tampang Lo berada di sekitar Tata " ucap Mike.
Ivan yang mendengar ucapan Mike langsung menusuk kedalam jantung Ivan karena apa yang di bicarakan Mike benar adanya Ivan tak pernah bertemu Tata saat Devan menemani keyna saat di Korea.
__ADS_1
Ivan tak pernah tau kesedihan Tata walau seperti itu Ivan selalu menyuruh orang-orang nya untuk menjaga Tata dari jauh tanpa sepengetahuan Tata, kesibukan Ivan membuatnya tidak ada waktu bersama Tata walau mereka di kota yang sama namun seakan berada di tempat yang saling berjauhan.
"kenapa diam, apa yang gua ucapkan adalah kenyataan bahwa Lo hanya sebatas label kekasih Tata namun tidak ada tindakan yang menunjukkan hal itu " ucap Mike yang semakin membuat Ivan menahan amarahnya sejak tadi.
rahang Ivan sudah sangat mengeras tangannya mengepal dengan kuat seakan Ivan akan melayang kan tinju kearah Mike namun pikiran Ivan masih jernih, ia tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang Devan berikan padanya untuk menghadapi pria yang ada di hadapannya ini.
"gua tidak ingin mencari masalah dengan Lo dan satu hal lagi jangan mencampuri urusan gua dengan Tata Lo hanya sebatas orang luar bukan siapa-siapa Tata" ucap Devan yang mendekati Mike dan membisikan kalimat itu membuat Mike menelan salivanya dengan kuat.
melihat aura Ivan yang menakutkan membuat Mike mundur secara perlahan.
"Ta bener kata Lo, cowok Lo sangat mengerikan atau dia serius dengan ucapan gua, aduh bisa mampus kan gua saat ini" batin Mike
Tata yang baru turun dari kamarnya melihat tatapan Ivan menatap kearah Mike sangat mengerikan membuat Tata mengerti akan situasi yang sedang ia lihat sekarang.
"dasar Mike bodoh, gua udah bilang jangan cari masalah dengan Ivan " batin Tata
Tata pun segera turun dan langsung memeluk lengan Ivan, ia sangat tau bahwa Ivan bisa jinak dengan menyentuhnya saja Ivan bisa melupakan kemarahannya.
Ivan yang mendapat perlakuan seperti itu langsung tersenyum manis kearah Tata dan mengusap kepala kekasihnya itu.
"syukur lah Lo datang Ta, napas gua hampir habis " batin Mike
"Mike nanti kasi tau mama dan papa aku jalan dengan Ivan ya" ucap Tata dan mendapatkan anggukan dari Mike.
Ivan dan Tata pun segera keluar dari rumah menuju ke dalam mobil, sepanjang perjalanan banyak hal yang Tata ceritakan pada Ivan mulai dari Maslah kuliah kegiatan sehari-hari nya dan kerinduannya pada Ivan.
"cowok tadi siapa" tanya Ivan, sejak tadi di pikiran Ivan adalah Mike. siapa Mike, apa dia ada hubungan dengan Tata, apakah Tata menyukai Mike, pertanyaan itu selalu saja berputar di kepala Ivan membuatnya tidak konsen mendengar apa yang Tata ceritakan.
"Mike yang kamu maksud" balas Tata.
"hmm" ucap Ivan dengan singkat.
__ADS_1
"wah apa dia beneran cemburu pada Mike " batin Tata
"dia hanya teman masa kecil ku kok tidak lebih dari itu " balas Tata santai.
"lalu kenapa dia berada di rumah mu" tanya Ivan dingin.
"wow sepertinya auranya mulai gak enak pemirsa " batin Tata
"dia baru datang dari luar negeri dan memang kebiasaannya dari dulu selalu menginap di rumah kalau dia sudah balik ke Indonesia" balas Tata.
" kenapa kau mengizinkannya tinggal satu atap dengan mu, dia seorang lelaki normal apa kau mengerti maksud ku" ucap Ivan yang anda bicaranya mulai meninggi.
Tata yang mendapatkan perlukan seperti dari Ivan langsung menundukkan kepalanya.
"turun aku sekarang" ucap Tata pelan.
Ivan tak mau menanggapi ucapan Tata, Ivan masih terus bertanya pada Tata pasal Mike yang membuat Tata semakin kesal saat Ivan menuduhnya memiliki hubungan dengan Mike.
"Aku bilang Turunkan aku sakarang " teriak Tata pada Ivan membuat Ivan langsung memberhentikan mobilnya.
" apa sudah puas kamu bicara dan biarkan giliran ku sekarang untuk berbicara tuan Ivan yang terhormat, pertama Mike itu adalah sahabat ku hanya sekedar sahabat tidak lebih, yang kedua aku tidak memiliki hubungan apapun dengan dia seperti yang kau tuduh tadi dan yang ketiga aku sengaja mengajak Mike untuk tinggal di rumah agar dia bisa menjadi tempat aku untuk curhat karena kesibukan mu mengurus perusahaan sampai tidak ada waktu untukku walau hanya sebentar" ucap Tata dengan lantang menatap kearah Ivan matanya kini sudah panas dan merah.
"aku membutuhkan mu tapi kau selalu sibuk dengan pekerjaan mu, aku menelfon mu namun kau selalu melewatkan panggilan dari ku, kau selalu memprioritaskan pekerjaan mu di bandingkan diriku tapi apa aku pernah mengeluh tidak kan aku tetap menghubungi mu walau kau tak pernah mengangkat nya, aku selalu setia pada mu dan memaklumi pekerjaan mu tapi apa yang kau lakukan pada ku, kau mencurigai ku mempunyai hubungan dengan Mike....apa cinta mu selemah itu pada ku " ucap Tata membuat Ivan langsung terbungkam seribu bahasa.
"Maaf ...maafkan aku" hanya ucapan itu yang bisa lolos dari bibir Ivan saat ini.
bersambung...
author baru up karena ketindis rendang lebaran ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
minal aidzin walfaizin ya kepada semua pembaca setia ku 😘😘
__ADS_1