Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 67


__ADS_3

sesampainya di rumah sakit keyna langsung berlari sambil menelfon Reyhan menanyakan keberadaan mama Mira dan dirinya.


sesampainya di ruang IGD keyna terduduk lemas ia tidak menyangka akan berada di depan ruangan yang sama saat dirinya harus kehilangan sosok ayah yang sangat Keyna cintai.


Reyhan yang melihat hal itu langsung meraih keyna dan memeluknya dengan erat.


"yang kuatlah key" ucap Reyhan.


keyna pun hanya menangis di pelukan Reyhan dia sangat sedih dan terpukul saat ini, orang-orang yang keyna cintai meninggalkan keyna sendiri.


tak berapa lama Gibran yang mendapat telfon dan Ica langsung datang meninggalkan rapat meeting nya untuk ke rumah sakit saat mendengar wanita yang di cintanya mengalami kecelakaan.


"kak Gibran " ucap keyna melihat kedatangan Gibran dan berdiri memeluk Gibran.


"Kaka...mama" ucap keyna.


"tenanglah mama pasti baik-baik saja" ucap Gibran menahan air matanya mengusap kepala Keyna.


tak berapa lama dokter Ical keluar dari ruangan IGD itu dan melihat Ica dan Gibran.


"bagaimana keadaan mama saya" tanya Gibran.


"Alhamdulillah mama kamu baik-baik saja ia hanya mengalami beberapa luka dalam yang kami bisa tangani dengan baik" ucap dokter Ical.


"Alhamdulillah ya Allah " ucap Gibran mengusap wajahnya dan memeluk keyna.


"mama mu akan segera kami pindahkan ke ruang rawat" ucap Ical.


"baiklah terimakasih dokter" ucap keyna.


"sama-sama sudah tugas saya keyna, oh iya ada yang ingin saya bicarakan sebentar dengan mu Gibran" ucap Ical.


"baiklah" balas Gibran


sementara Ica yang mendengar kabar mertuanya baik-baik saja langsung merasa sangat lega.


"sial kenapa orang tua itu tidak mati" batin sosok wanita itu melirik ke arah Reyhan dengan sinis.


Gibran pun mengikuti Ical masuk kedalam ruangannya yang sudah terdapat Devan dan Ivan di sana.

__ADS_1


"bagaimana tebakan ku sangat betulkan" ucap Devan dingin menatap Gibran.


"untunglah aku menyuruhmu mengganti supir mu dengan orang suruhan ku yang sudah profesional dalam hal mobil yang hilang kendali" ucap Devan.


"maafkan aku, tapi kenapa dia harus mengincar mama ku" ucap Gibran.


"apa kau lupa mama mu adalah mama keyna juga, otomatis orang yang keyna sayangi akan menjadi incaran mereka begitu pula dengan dirimu " ucap Devan.


"jadi apa yang harus kita lakukan, apa kau tau keyna sangat menderita saat ini karena melihat kondisi mama dan dirimu yang memusuhi nya" ucap Gibran.


"itulah yang tuan Devan rencanakan mengikuti alur permainan yang mereka inginkan" ucap Ivan.


"apa kau tau siapa pelakunya Dev"tanya Gibran.


" aku belum tau pasti tapi biarlah orang itu akan menunjukkan wujudnya di depan kita " ucap Devan dingin.


" tapi ada satu hal yang ingin aku tanyakan " ucap Gibran.


"bagaimana rem mobil yang di tumpangi mama bisa blong" tanya Gibran.


"Ivan " Ical Devan.


"baiklah tuan" balas Ivan memberikan Vidio CCTV yang di pasang secara diam-diam di rumah keyna, Gibran yang melihat video itu merasa kaget karena mengenali sosok wanita yang membuat rem mobil mamanya blong.


"bukankah ini adalah Merry " ucap Gibran.


"iya dia adalah Merry mantan pacar Tuan Devan" ucap Ivan.


"kenapa dunia begitu sempit ya Tuhan, apa kau tau dia dulunya juga adalah mantanku tapi kami sudah putus sejak ia berselingkuh dari ku" ucap Gibran mengusap wajahnya dengan kasar.


"aku ingin bertemu dengannya" ucap Gibran menahan emosinya.


"sabarlah Gibran, sekarang dia sedang ditangani oleh pihak polisi, kau bisa menemuinya besok" ucap Devan.


"tapi ada satu hal yang aku ingin pertanyakan dari perdebatan kalian" ucap Ical memotong pembicaraan mereka


"apa itu " tanya Devan.


"apakah Merry seorang pengonsumsi obat itu atau tidak kalau jika benar dia pengonsumsi obat itu maka kematiannya tidak akan lama lagi" ucap Ical membuat Devan, ivan dan Gibran saling menatap.

__ADS_1


"sial aku melupakan hal itu" ucap Devan langsung berlari menuju ke kantor polisi di ikuti Ivan dan Gibran.


" tolong jaga istri ku dan mertua ku di dalam perhatikan setiap orang yang masuk, dan aku minta tolong pada mu Ical selalu cek kondisi keyna dan mertua ku di dalam sana" ucap Deva sebelum pergi memerintahkan pengawalnya dan meminta tolong kepada Ical untuk menjaga keyna dan mama Mira.


"baiklah" ucap Ical.


...****************...


kemudian mama Mira di bawah ke ruang inap oleh beberapa perawat setelah memasangkan beberapa alat medis di tubuh mama Mira para perawat itu pun langsung keluar dari ruang rawat.


keyna dan yang lainnya ikut masuk kedalam ruang rawat, keyna mendekat kearah mana Mira dan mencium mama Mira beberapa kali sambil mengucapkan syukur.


kemudian Keyna menatap kearahnya Reyhan mengucapkan terimakasih karena telah membawa mamanya ke rumah sakit.


"terimakasih kak Reyhan " ucap keyna tulus.


"Sama-sama" balas Reyhan.


"bagaimana kau bisa tau kalau mama Mira mengalami kecelakaan" tanya Tata membuat seisi ruangan menatap Reyhan.


Reyhan pun mendapat tatapan itu langsung menjelaskan kronologi cerita sehingga ia bisa membawa mama Mira di rumah sakit.


"aku ingin pergi super market untuk membeli beberapa barang, namun jalan begitu macet karena ada kecelakaan di depan, setelah itu aku turun dan melihat korban kecelakaan itu dan ternyata korbannya adalah mama mu " ucap Reyhan.


"kenapa kau bisa ke supermarket di sana apa hanya ada satu super market itu di kota ini" tanya Tata penasaran.


"aku tinggal tak berjauhan dari rumah Keyna dan supermarket itu yang lumayan dekat dengan tempat tinggal ku" ucap Reyhan.


"kenapa kau bertanya seakan-akan Reyhan bersalah" ucap keyna menatap Tata.


"maafkan aku bukan maksud ku seperti itu" ucap Tata.


"tidak apa" ucap Reyhan dengan senyumnya yang manis.


"kalau begitu aku pergi dulu, semoga mama mu cepat sembuh ya key, besok aku akan balik ke sini. " ucap Reyhan mengusap kepala Keyna.


" iya terimakasih kak " balas keyna,


Reyhan pun pergi meninggalkan rumah meninggalkan keempat gadis.

__ADS_1


"aku merasa ada hal yang aneh, aku harus melaporkan nya pada Ivan" batin Tata


Next....Next....😆😆


__ADS_2