Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 92


__ADS_3

setelah puas bermain sepasang kekasih ini pun mencari restoran untuk mengisi perut mereka yang sudah sangat lapar.


akhirnya rencana kedua Ivan pun di mulai dia akan membawa Tata ke restoran yang sudah Ivan siapkan.


"semoga kali ini berhasil " batin Ivan.


karena memang sejak tadi Ivan ingin beromantisan bersama Tata namun malah yang terjadi sebaliknya hanya.


sesampainya di restoran Ivan langsung mencari tempat parkir dan langsung memakirkan mobilnya dengan lihai setelah itu Ivan keluar dan langsung membukakan Tata pintu mobil sungguh bak seorang putri Tata saat ini.


Tata yang mendapat perlakuan seperti itu hanya bisa tersenyum dan mereka berdua pun masuk kedalam restoran, Ivan dan Tata langsung di sambut dengan ramah dengan para pelayan yang ada di restoran itu.


Ivan pun menuntun Tata sampai di meja yang sudah Ivan siapkan, Ivan menarik kursi dan mempersilahkan Tata duduk setelah itu Ivan pun duduk menghadap kearah Tata.


alunan musik berjalan dengan sangat indah dan merdu menambah keromantisan dalam restoran itu, hidangan pun sudah di sajikan di atas meja dan langsung di santap oleh Ivan dan Tata dengan lahap.


namun satu kejadian lucu yang menimpah keduanya dan membuat rencana Ivan berantakan untuk kedua kalinya, Ivan memberikan kode kepada salah satu pelayan untuk membawakan kue kapada Tata yang berisikan cincin lamaran.


namun saat pelayan itu membawa kue yang bisa di bilang lumayan besar langsung tersandung hingg kue itu jatuh menimpah Tata membuat Ivan langsung spontan menepuk jidatnya.


"astaga gagal lagi " batin Ivan.


Ivan langsung segera membersihkan bekas kue yang menimpah Tata namun di wajah Tata tidak terlukis kekesalan namun senyum dan Tawa menghiasi wajahnya, pelayan yang tadi tak sengaja menjatuhkan kue tadi langsung meminta maaf kepada Tata.


Tata pun tersenyum dan memaafkan pelayan itu toh memang pelayan tersebut tidak sengaja menjatuhkan kue tadi.


namun pandangan Ivan kearah pelayan itu tajam seakan mengisyaratkan seakan bahwa urusannya belum selsai dengannya.


"maafkan aku sayang seharusnya ini menjadi momen romantis untuk kita tapi " ucap Ivan lesu.


"aku sudah puas sayang walaupun kau hanya berdiri di samping ku saat ini tanpa melakukan hal romantis pun aku sudah bahagia " ucap Tata tulus memegangi wajah Ivan dengan kedua tangannya.


"kau membuat ku semakin jatuh cinta " ucap Ivan memeluk Tata.


"oh ya terus apa rencana mu selanjutnya, " tanya Tata.


"apa kau ingin ke suatu tempat yang paling kau sukai " tanya Ivan pada Tata.


"hmm ada satu tempat yang paling aku sukai dan aku juga berharap suatu saat nanti kalau aku sudah punya kekasih aku ingin membawanya ke sana " ucap Tata.


"kalau begitu ayo kita jalan " Ical Ivan langsung menarik tangan Tata.

__ADS_1


mereka berdua pun akhirnya menyusuri ibu kota yang sudah mulai terlihat gelap menuju ke tempat yang sangat Tata ingin kunjungi bersama Ivan.


sekitar menempuh perjalanan sekitar satu jam akhirnya mereka menepikan mobilnya di sebuah danau yang sangat indah lampu yang menghiasi sekitar danau itu dan malam ini danau tersebut sangat sepi.


"key sepertinya dugaan mu benar kali ini, aku sangat berterimakasih" batin Ivan


Ivan pun langsung memeluk Tata dari belakang saat Tata memandangi danau yang begitu indah dan sangat tenang.


"aku mencintaimu, maaf hari ini aku belum bisa membuat mu bahagia semua rencana ku gagal " ucap Ivan.


"hmmm....menurut ku hari ini hari yang paling bahagia untuk ku" ucap Tata sambil menggelengkan kepalanya.


"apakah kau sangat bahagia " ucap Ivan.


"sangat....aku sangat bahagia bisa berdua dengan mu " ucap Tata menghadap kearah Ivan langsung mencium pipi Ivan.


membuat Ivan langsung membulatkan matanya saat Tata yang langsung menyerangnya secara tiba-tiba, Ivan pun langsung menyetikan jarinya hingga sebuah pemandangan terjadi.


petasan yang entah dari mana langsung menghiasi langit malam itu hingga membuat suasana semakin indah, Tata melihat itu langsung menatap Ivan.


Ivan langsung mengeluarkan sebuah cincin dari kantong celananya yang sempat dia ambil dari kue yang terjatuh tadi, Ivan langsung jongkok menghadap Tata.


"Ta....mungkin aku bukan pria yang romantis, aku bukan pria yang baik tapi ingat satu hal bahwa aku sangat mencintaimu aku akan berusaha menjadi pria yang baik untuk mu dan melindungi mu, Ta.... you are Merry me" ucap Ivan menatap Tata.


"yes" ucap Tata.


akhirnya Ivan melepas pelukan mereka menatap mata Tata begitu intens, wajah Ivan semakin dekat dengan wajah Tata hingga Tata spontan menutup kedua matanya.


hingga sentuhan bibir mereka bersatu menjadi ciuman yang romantis pada malam itu, sementara Ical,Devan dan keyna yang melihat dari jarak jauh merasa bahagia akhirnya misi mereka berhasil membuat dua sejoli itu bersatu.


"sangat romantis, bukan begitu hubby " Ical keyna menyandarkan kepalanya di dada bidang Devan.


"apa kau juga mau seperti mereka sayang, aku akan membuatnya lebih romantis " ucap Devan menarik hidung mancung keyna.


"hmmm...tidak begini saja aku sudah bahagia bersamamu " ucap keyna memeluk Devan, Ical yang melihat mereka merasa risih.


"ayolah jangan lagi kalian yang menjadi bucin di sini " ucap Ical kesal.


tak berapa lama ternyata dokter Melly menyusul Ical, Devan dan keyna di danau itu atas permintaan keyna tanpa sepengetahuan Devan dan Ical.


"kau....kenapa bisa kesini" ucap Ical menatap Melly.

__ADS_1


"keyna pengirim pesan pada ku " ucap Melly memperlihatkan pesan singkat dari keyna.


Ical pun menatap keyna, sementara keyna hanya membalas dengan senyuman dan mengedipkan matanya membuat Ical paham apa yang di lakukan keyna.


"dasar bocah kecil " batin Ical


"sayang aku pengen pulang, apa kau tidak menengok si baby dalam sini " bisik keyna pada Devan yang sebenarnya hanya alasannya agar Ical dan Melly bisa berdua.


Devan yang mendapatkan tawaran dari keyna pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu karena jarang loh istrinya menawarkan dirinya sendiri.


"bersiap-siap lah sayang aku akan menghabisi mu malam ini " ucap Devan langsung mengangkat tubuh mungil keyna dan tanpa pamit kepada Melly dan Ical mereka berdua pun pulang.


sementara Melly dan Ical merasa canggung walau mereka sudah berstatus sebagai sepasang kekasih namun mereka juga jarang mempunyai waktu berdua karena pekerjaan.


"apa itu Tata dan Ivan " tanya Melly melihat Tata dan Ivan dari kejauhan.


"hmm" jawab Ical singkat.


"mereka terlihat serasi dan sangat romantis " ucap Melly.


mendengar hal itu Ical langsung meraih tangan Melly membuat sang empuh kaget melihat Ical memegang tangannya.


"duh jantung gue " batin Melly


"tunggulah aku, sampai waktunya tiba pasti aku akan menikahi mu juga " ucap Ical membuat Melly yang mendengarnya langsung malu.


"walai aku mantan playboy tapi aku tidak pernah mencintai seseorang seperti mencintai mu maka tunggulah aku sampai waktunya aku akan menjadikan mu milikku sepenuhnya" ucap Ical langsung memeluk Melly.


Melly yang mendapatkan perlakuan hangat Ical membalas pelukan Ical.


"aku akan menunggu mu " ucap Melly.


membuat Ical tersenyum sambil mempererat pelukan mereka, sungguh pemandangan yang indah pada malam itu di danau hijau yang begitu tentram 2 pasang sejoli menikmati momen mereka yang jarang sekali mereka lewati bersama.


bersambung....


next...next...😁😁😁😘😘


jangan lupa vote, favorit dan tinggalkan jejak komentar kalian karena membuat author semakin semangat dalam menulis 😊😊😊


__ADS_1



__ADS_2