
setelah kepulangan Devan dan Keyna dari Jepang Ivan pun memberitahukan semuanya kepada Devan dan Devan pun semakin memperketat penjagaan keyna hingga Devan tertinggal satu langkah dari Rika karena kecerobohannya Devan hampir kehilangan keyna.
Devan semakin geram dengan Rika namun ia tak mampu membuktikan bahwa Rika bersalah kesaksian Ica pun belum cukup untuk membuat Rika berada dalam jeruji besi.
"Ivan apa Ica memberitahukan laporan terbaru " ucap Devan.
"ada tuan, Ica hanya mengatakan bahwa Rika dan Reyhan sedang menyusun rencana baru setelah kematian Merry" ucap Ivan.
"sial.... bagaimana dengan dokter sialan itu apa dia sudah membuka mulutnya setelah berminggu-minggu kalian menyiksanya" ucap Devan.
"dia sama sekali tidak berbicara tuan saya sudah melakukan banyak upaya untuk membuatnya membuka mulut kotornya itu tapi dia terlalu setia pada Rika " ucap Ivan.
"wah ternyata tikus yang dimiliki Rika sangat setua padanya, baiklah ikuti alurnya permainannya dan jangan lupa perketat lah penjagaan keyna" ucap Devan dingin.
"baiklah tuan " ucap Ivan.
"kematian Merry kenapa begitu cepat" ucap Devan kesal.
"maafkan saya tuan karena keteledoran saya membuat kita kehilangan banyak sekali bukti" ucap Ivan.
tak berapa lama sekertaris Devan mengetuk pintu ruangan Devan dan mengatakan bahwa pak Hendra Jaya ingin bertemu dengan Devan.
Devan pun mengizinkan pak Hendra masuk tapi Devan bingung tak biasanya pak Hendra seperti itu kalau dia ingin bertemu pasti dia akan menghubungi Ivan.
"maafkan saya Devan, tidak menghubungi dan langsung datang kemari menemui secara mendadak" ucap pak Hendra.
"ada hal apa yang membuat pak Hendra ingin menemui saya secara mendadak seperti ini" ucap Devan dingin.
__ADS_1
"bolehkah saya berbicara berdua dengan anda " tawar pak Hendra.
"kau boleh berbicara Ivan adalah orang kepercayaan ku" ucap Devan.
"baiklah" ucap pak Hendra.
kemudian Devan mempersilahkan pak Hendra duduk dan pak Hendra pun memulai pembicaraan nya secara menatap kearah Ivan dan Devan.
mendengar cerita pak Hendra membuat Devan sangat geram dan ingin memukul orang yang ada di hadapannya ini.
"apa kau tau perbuatan sangat tidak termaafkan" ucap Devan marah matanya saat ini benar-benar sangat mengerikan.
"maafkan saya Devan " ucap pak Hendra pelan.
"apa kau tau istri saya hampir kehilangan nyawa dan saya kehilangan anak saya " ucap Devan menatap pak Hendra dengan tatapan membunuh.
"saya berjanji pada mu Devan, saya akan menjauhkan anak saya Rika dari kehidupan kalian tapi jangan membuat anak saya berada dalam jeruji besi " ucap pak Hendra dengan memohon.
"baik Tuan" ucap Ivan.
"kenapa kau memberitahukan ku tentang kebusukan anak ku pada ku" tanya Devan.
"aku hanya merasa telah berdosa karena tidak bisa mendidik anakku dengan baik, dialah satu-satunya harta berharga bagiku dan selama ini aku juga yang membersihkan semua jejaknya tanpa sepengetahuan dirinya agar kau tidak menemukannya" ucap pak Hendra.
"pergilah dari sini dan jangan biarkan wajah mu dan wajah anak mu dan anak ponakan mu muncul di hadapan ku, aku masih memberikan ampunan pada mu" ucap Devan dingin.
"terimakasih Devan" ucap pak Hendra tulus dan menunduk setelah itu dia pergi meninggalkan ruangan Devan.
__ADS_1
"Ivan sudah kau rekam semua yang di katakan pak Hendra jadikanlah itu bukti karena kita tidak tau apa yang akan di lakukan Rika kedepannya" ucap Devan.
"baiklah" ucap Ivan.
FLASHBACK Off ....
"Rika bukalah mata mu Rika, masih banyak pria lain yang dapat mencintai mu dengan tulus " ucap Tata pelan mulai mendekat kearah Rika.
"berhentilah di situ Tata, aku tidak akan segan menembak mu hingga dengan pistol ini" ucap Rika datar.
"Jangan gegabah Tata, dia bukan Rika yang kau kenal selama ini dia wanita iblis dan wanita yang sangat terobsesi pada Devan " ucap Ica.
tak berapa lama perdebatan mereka keyna pun terbangun dari pingsannya ia membuka matanya melihat sekeliling dengan ekspresi bingung, dan pandangan keyna berubah saat melihat jasad yang wajahnya sangat ia kenali membuat keyna langsung berteriak ketakutan.
"wah kau sudah bangun rupanya, jangan kaget seperti itu tidak lama lagi kau akan mengikuti orang tua bodoh ini" ucap Rika.
"Key...." Teriak Tata yang membuat keyna langsung melihat kearah Tata.
"Tata" ucap keyna.
"kak Reyhan apa maksudnya " tanya keyna pada Reyhan yang berada di sebelahnya.
"apa yang kau lihat itulah kenyataannya, Rika yang kau anggap sahabat mu itu adalah orang yang telah membunuh ayah mu dan orang yang membunuh bayi yang ada dalam perut mu" ucap Reyhan dengan senyum yang mengerikan.
mendengar ucapan Reyhan keyna begitu kaget dan menatap wajah Rika namun yang di dapat hanya senyum devil yang Rika persembahan pada keyna.
"kau yang membuat ku seperti ini key... seandainya kau tidak menikahi Devan aku tidak akan melakukan hal ini pada mu" ucap Rika dengan senyum sinis.
__ADS_1
Next....next....next...😁😁
maafkan Author yang lama up nya 🙏🙏🙏😞😞😞 salam sayang Author 🥰🥰🥰