
Malam itu pun terjadi pertempuran yang panas antara keyna dan Devan, Devan tak membiarkan keyna istirahat sedikit pun hingga akhirnya keyna yang kelelahan tidak bisa menandingi kekuatan Devan langsung tertidur pulas di samping Devan.
"Kenapa kau semakin cantik sayang " bisik Devan di telinga keyna namun keyna tidak bisa mendengar karena ia Sudah sangat kelelahan dan sudah tertidur nyenyak di alam mimpinya.
"Aku sangat mencintaimu" bisik Devan mencium sekilas bibir keyna dan langsung memeluk tubuh mungil keyna dan tidur menyusul keyna ke alam mimpi.
Keesokan harinya keyna terbangun menatap ke arah sekeliling kamarnya masih terlihat persis seperti tadi malam hanya saja ia melihat gaun pengantin dan baju Devan sangat berantakan di lantai membuat keyna malu saat mengingat kejadian semalam ia melayani suaminya yang semakin hari menurut keyna semakin ganas.
Keyna pun segera membangun kan Devan dengan mencolek-colek pipi Devan yang sudah menjadi kebiasaan keyna saat membangun kan suaminya itu.
"Hei pak tua bangun lah sudah pagi " bisik keyna Devan yang merasa ada yang menggangu tidurnya pun langsung menarik tubuh keyna jatuh kedalam pelukannya.
"5 menit lagi sayang" ucap Devan dengan suara parau bangun tidur dan masih menutup matanya.
"Ayolah sayang sudah waktunya solat subuh" ucap keyna.
"Baiklah ......baiklah " ucap Devan langsung menggendong tubuh keyna dan mengajaknya masuk ke kamar mandi untuk mandi berdua dan Taulah apa yang terjadi Devan yang sangat tidak tahan dengan godaan tubuh seksi keyna mengulangi kejadian semalam.
Setelah melakukan aktivitas yang sudah menjadi hobi baru Devan mereka pun melaksanakan solat subuh namun masih terpisah Devan sangat belum siap untuk menjadi imam untuk keyna.
"Maaf aku belum siap untuk mengimami mu dalam solat" ucap Devan pelan.
"Tidak masalah bagi ku, tapi aku sudah sangat sangat bersyukur karena kamu sudah mau melaksanakan solat " ucap keyna tulus mengusap wajah Devan.
"Apa kau tau sayang, aku lelaki yang sangat beruntung memilikimu " ucap devan.
__ADS_1
"Oh ya, aku tidak percaya" ucap keyna.
"Sumpah sayang, kau mengubah ku menjadi lelaki yang lebih baik dan aku merasakan dalam diriku, kau mengenalkan ku kembali pada Allah" ucap Devan mengusap wajah keyna.
"Dan aku sangat bersyukur Allah memberikan ku takdir untuk menjadi kan ku sebagai jembatan mu mengenal Allah kembali " ucap keyna memeluk Devan.
"Dan aku sangat berterimakasih pada Allah karena memberikan istri secantik dirimu dan sebaik dirimu mau menerima segala kekurangan ku di masa lalu" ucap Devan tulus.
"Hei pak tua apa kau tau semua manusia memiliki dosa namun selagi manusia itu ingin bertobat Allah akan mengampuni nya dan aku menerima semua masa lalu mu dan kekurangan mu karena aku mencintaimu tanpa ada syarat apapun " ucap keyna menatap kearah mata maniak Devan.
"Terimakasih sudah menjadi bagian hidup ku Keyna Putri Salsabilah" ucap Devan mencium pucuk kepala Keyna.
"Dan terimakasih sudah mencintai ku dengan sangat tulus " Devan langsung memeluk keyna dan menangis.
"Hei hubby jangan menangis kau membuat ku ikut menangis" ucap keyna.
"Aku juga sangat bersyukur memiliki suami seperti mu Devan Mahendra yang angkuh dan arogan" ucap keyna lalu tertawa Devan mendengar ucapan Keyna
"I love you my little wife" ucap Devan menempelkan dahinya ke dahi keyna.
"I love you to my hubby" balas keyna.
Pengungkapan perasaan pagi itu yang terlontar dari mulut keyna dan Devan sangat begitu hangat membuat mereka lebih saling mencintai satu sama lain, mereka pun saling mengerti bahwa segala hubungan harus saling menerima kekurangan satu sama lain karena pada dasarnya manusia tidak ada yang sempurna.
Cinta itu akan kuat bila di landasi dengan kesetiaan, kasih sayang, pengertian, kepercayaan, saling menerima kekurangan masing-masing dari pasangannya dan menyatukan perbedaan pendapat .Mungkin ini sangat terdengar simpel namun kenyataan yang ada masih saja ada orang yang tidak melakukan landasan cinta itu.
__ADS_1
...****************...
1 Minggu setelah resepsi pernikahan keyna selalu mengalami kejadian yang aneh, di kampus keyna seakan menjadi incaran seseorang yang terus sengaja ingin melukainya.
"apa Lo gak usah ke kampus aja key, gua agak khawatir" ucap Tata.
"gua gak apa-apa Devan sudah memberikan ku beberapa pengawal " ucap keyna tersenyum.
"tapi kita khawatir key, Lo duduk di rumah aja ya sampai lahiran " ucap Ica.
"iya betul key gua Setuju" ucap Rika.
"makasi ya kalian semua sudah mengawatirkan gua dan bayi gua tapi gua gak apa-apa ada Devan yang menjaga gua " ucap Keyna.
mereka pun saling berpelukan satu sama lain saling menyemangati dan tertawa bersama, kemudian mereka pun menuju ke dalam kelas masing-masing, tapi keyna hanya berjalan sendiri menuju kelasnya karena Tata izin ingin ke toilet sementara Ica dan Rika berbeda jurusan dengan keyna.
saat Keyna berjalan ia tak menyadari ada seseorang yang mengincarnya ia menjatuhkan kaca dari atas kepala Keyna saat keyna berjalan melewati koridor yang lumayan sepi karena beberapa mahasiswa sudah masuk dalam kelas.
Tata yang baru ingin menyusul keyna melihat seseorang dari atas ingin menjatuhkan benda seperti kaca yang ingin mengenai keyna.
Tata pun berteriak sambil berlari ke arah keyna, ia tidak ingin sahabatnya itu terluka apalagi saat ini keyna sedang hamil, Tata berusaha berlari sekuat sambil meneriakkan nama keyna.
"Keyna.....awas " teriak Tata
bruk.......
__ADS_1
"Tata" ucap keyna.
next....next....nextπ«π«π«