Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 81


__ADS_3

satu tahun telah berlalu penyembuhan yang dilakukan keyna dan Devan di Korea membuahkan hasil yang sangat baik, kini wajah keyna seperti dulu setelah melalui perawatan yang sangat efektif.


mommy Nayla yang selalu menemani kedua anaknya di negeri ginseng itu merasa senang dengan kesembuhan keyna.


setelah melakukan sholat subuh keyna dan Devan kembali tertidur di pagi hari di kota ginseng yang masih di tutupi oleh langit yang gelap, namun Devan yang belum bisa kembali tidur terpaksa mengganggu keyna yang sudah pulas tertidur kembali.


"good morning my little wife" ucap Devan memeluk keyna sambil mencari pipi keyna bertubi-tubi agar keyna bangun.


"hmm" balas keyna masih menutup kedua matanya.


" apa jawabannya hanya hmm untukku sayang" ucap Devan menatap wajah keyna yang masih tertidur.


"good morning my hubby" ucap keyna pelan dengan suara serak khas bangun tidur, ia mencium bibir Devan dengan singkat lalu tersenyum manis.


"kau harus bertanggung jawab sayang karena sudah membuat juniorku didalam sini naik" ucap Devan yang mendapat ciuman keyna langsung menindih badan keyna.


"aku hanya mencium mu sayang, aku tidak membangun junior milikmu" ucap keyna.


"aku tidak mau tau sayang....kau harus bertanggung jawab" ucao Devan tanpa basa-basi langsung menyerang keyna dengan membabi buta, Devan melum** habis bibir keyna hingga terjadilah pertempuran hebat antara Devan dan Keyna.


pertempuran yang membuat keduanya terbuai dalam kenikmatan yang tiada habisnya Devan mengulangi kegiatan mereka hingga keyna benar-benar lelah dan tertidur kembali.


"Terimakasih my little wife" ucap Devan mengecup kening keyna dan memeluk wanitanya itu di balik selimut yang menutupi tubuh kedua insan itu.


hampir satu jam Devan dan Keyna tertidur akhirnya mereka pun bangun dan langsung membersihkan tubuhnya dan segera memesan beberapa makanan untuk mereka.


"akhirnya kita akan pulang ke Indonesia " ucap keyna melihat pemandangan kota korea di balkon kamar hotel mereka.

__ADS_1


"apa kau sangat bahagia bisa kembali lagi ke Indonesia" ucap Devan memeluk keyna dari belakang.


"aku sangat bahagia, aku sangat merindukan dan ingin sekali bertemu dengan mama, kak Gibran, Ica dan Tata" balas keyna.


"apa kau tidak merindukan ku" entah mengapa pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Devan yang membuat keyna berbalik dan menatap maniak mata suaminya.


"apa kau tau hubby orang yang paling ku rindukan adalah dirimu jadi jangan bertanya hal seperti itu lagi" ucap keyna.


"aku tau sayang ..aku hanya bercanda" ucap Devan dengan senyum manisnya sambil mencubit hidung keyna yang tidak terlalu mancung dengan lembut.


"terimakasih kau selalu ada buat ku hubby...aku berfikir saat itu...saat wajah ku tersiram air keras dan mendengarkan ucapan Rika bahwa kau tidak akan mencintai ku dengan kondisi wajah yang buruk rupa dan....." ucapan Keyna terpotong saat Devan langsung menutup mulut keyna dengan jari telunjuknya.


"aku tidak akan pernah meninggalkan mu walau seburuk apapun wajah mu, kalau pun seandainya wajah mu tidak bisa di obati aku tetap akan mencintai mu karena apa...." ucap Devan terpotong.


"karena apa hubby...." tanya keyna penasaran.


"entah mengapa kau semakin hari semakin terlihat cantik dan seksi sayang" rayu Devan pada keyna.


"kau mulai gombal hubby...." ucap keyna malu.


"aku tidak gombal sayang...aku mengatakan hal yang sejujurnya" Devan menarik keyna kedalam pelukannya.


Tok....


Tok...


Tok...

__ADS_1


tak berapa lama pintu kamar Devan dan Keyna di ketuk yang ternyata adalah pengantar makanan yang Devan pesan tadi untuk mereka sarapan.


akhirnya pagi itu Devan dan Keyna menghabiskan sarapannya dengan nikmat sementara mommy Nayla berada di kamar sebelah dengan pak Mahendra yang menyusul ke Korea Beberapa hari yang lalu, memang pak Mahendra sering ke Korea bila tidak terlalu sibuk mengurusi perusahaan di Indonesia, selama 1 tahun ia mundur-mamdir ke Korea dan Indonesia.


(pak Mahendra tak mau kalah dari anaknya ya 😂😂).


setelah sarapan Devan dan Keyna mengemas pakaian milik mereka dan segera ke bandara bersama mommy Nayla dan pak Mahendra untuk segera pulang ke Indonesia tanah kelahiran mereka.


hampir memakan waktu 7 jam Devan dan Keyna bersama mommy Nayla berada di jet pribadi mereka sendiri akhirnya sampailah mereka di Indonesia, keyna memandang lekat pemandangan Indonesia yang hampir 1 tahun ini ia tinggalkan.


Devan dan Keyna pun segera keluar dari bandara dan menunjuk kedalam mobil yang sudah Devan suruh untuk di persiapkan kedatangan Devan dan Keyna.


Devan dan Keyna tak langsung pulang ke rumah mereka melainkan ke rumah mama Mira, keyna benar-benar sangat merindukan mama Mira dan kakanya Gibran.


sesampainya di rumah mama Mira keyna segera keluar dan langsung masuk kerumah mama Mira, saat itu mama mira yang sedang memasak terkejut melihat kedatangan keyna, karena memang keyna sengaja tak memberitahukan mama Mira agar menjadi suprise untuk orang tuanya.


"Keyna...." ucap mama Mira kaget langsung menghampiri Keyna.


"mama " ucap keyna berlari kecil kearah mama Mira dan memeluk tubuh wanita yang sangat ia rindukan selama 1 tahun belakangan ini.


"apa benar kamu ini keyna " ucap mama Mira.


"iya ini aku ma...keyna " ucap keyna semangat.


tak berapa lama ada seorang perempuan yang baru turun dari kamar melihat mama Mira yang sedang berpelukan dengan seorang wanita yang sangat ia kenali suaranya.


"Keyna...." ucap wanita itu

__ADS_1


Next.....next.....next.....😊😊😊😊


__ADS_2