Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 33


__ADS_3

keesokan harinya keyna dan Devan sudah pulang dari Jepang ke Indonesia karena mereka harus mempersiapkan hari resepsi yang tinggal hitungan hari.


paginya di rumah Devan keyna sudah bersiap untuk pergi bersama Devan memilih baju pengantin yang akan mereka pake di acara resepsi nanti.


setelah menempuh perjalanan yang hampir memakan waktu 45 menit mereka akhirnya sampai di butik baju pengantin yang di bilang oleh Mommy Nayla.


Devan dan Keyna segera masuk kedalam sambil bergandengan tangan, saat masuk mereka sangat di sapa oleh pelayan butik itu dengan sangat ramah, kemudian mereka memilih baju pengantin yang keyna suka.


setelah selesai memilih baju pengantin yang berwarna gold dihiasi permata di bagian dadanya seperti baju Cinderella yang banyak di impikan banyak wanita keyna memilih baju itu untuk di pake nantinya dan Devan memilih warna senada dengan baju yang di pake istrinya.


kemudian Devan dan Keyna pulang karena Devan harus ke kantor untuk melakukan meeting penting bersama klien barunya.


"sayang apa kamu mau ikut ke kantor bersama ku, selama kita menikah kau belum melihat kantor ku sekali pun " ucap Devan sambil mengendarai mobil.


"aku akan ikut, tapi Carikan aku rujak ya aku pengen sekali makan itu " ucap keyna manja.


"baiklah princess kita akan mencari rujak seperti yang kau inginkan " ucap Devan sambil mencium tangan keyna.


"tapi harus 10 bungkus ya sayang " ucap keyna santai.


"10 sayang yakin " tanya Devan pada keyna.

__ADS_1


"yakinlah sayang aku mau 10 , kamu gak mau belikan " ucap keyna menundukkan kepalanya.


"tidak sayang aku akan membelikan mu dengan gerobaknya sekalian agar kau bisa puas " ucap Devan mengacak rambut istrinya.


"kenapa istriku belakangan ini porsi makanya sangat meningkat ya" batin Devan


tak berapa lama Devan menepi ke tempat akang rujak di pinggir jalan, kemudian Devan turun dan membeli semua rujak milik akang rujak itu, Devan tidak bercanda dengan bahasanya yang akan membeli semua rujaknya.


ya ampun Dev yang penting jangan dengan gerobaknya nanti akangnya mau jualan pake apa 😂( makanya aku beli saja rujaknya semua author tidak dengan gerobaknya: Devan 🙄🙄)baiklah tapi boleh yah author minta 1 soalnya author juga lagi ngidam nih 🤤🤤🤤 ( nih ambil : Devan 😑😑😑) sungguh anak Soleh makasi Devan 😊.


Devan membayar di akang rujaknya dengan jumlah uang yang sangat banyak membuat si akang rujak sangat berterima kasih dan mendoakan kesehatan Devan, sementara di mobil keyna melihat Devan hanya bisa tersenyum karena suaminya sudah sangat berubah dulunya ia tidak akan mempedulikan orang seperti mereka namun sekarang berbeda.


setelah membayar Devan segera naik ke dalam mobil dan menaruh semua rujak yang ia beli di kursi belakang, keyna yang sudah tidak sabar ingin makan membuka satu dan segera melahap rujaknya dengan nikmat.


kemudian Devan turun dan membawa bungkusan rujak lalu menarik tangan keyna untuk masuk kedalam perusahaan miliknya, saat Devan masuk semua mata tertuju pada keyna banyak orang bertanya-tanya siapa orang yang telah Devan gandeng apakah wanita itu sama dengan para wanita-wanita penggoda yang hanya memenuhi hasrat tuanya saja.


Devan dan Keyna masuk kedalam life khusus, keyna menarik nafasnya dengan kasar karena sedari tadi keyna tidak nyaman dengan tatapan pegawai di kantor Devan.


"apa aku perlu mencongkel bola mata mereka sayang karena berani menatap istri ku yang membuatnya tidak nyaman" ucap Devan.


"tidak....tidak aku tidak apa-apa hanya aku belum terbiasa menjadi istri dari tuan Devan Mahendra yang banyak di gemari oleh kaum wanita karena uang dan ketampanan nya" ucap keyna merayu Devan.

__ADS_1


"oh ya aku tampan sayang " ucap Devan yang mulai menghimpit badan mungil keyna..


"hei pak tua jangan di sini bagaimana orang akan melihat bosnya berbuat mesum dengan anak kecil " ucap keyna.


"life ini khusus buat keluarga Mahendra dan hanya keluarga Mahendra yang boleh menggunakan life ini dan Ivan sekertaris pribadi ku tentunya" ucap Devan mulai mendekat ke arah keyna dan Mencium bibir keyna dengan pelan tak berapa lama pintu life terbuka, Ivan pun langsung menyambut kedatangan Devan tanpa tahu bosnya sedang bermesraan dengan istrinya.


keyna yang mendengar suara Ivan langsung mendorong tubuh Devan jauh darinya, Devan sangat merasa kesal dan menatap kearah Ivan dengan tajam.


"mampus lah aku, kenapa aku bodoh sekali tidak mengetahui kalau tuan bersama istrinya." batin Ivan mengutuk dirinya sendiri.


"maafkan aku tuan dan nona muda mengganggu kesenangan kalian tapi tuan klien baru kita telah menunggu tuan Devan di ruangan sedari tadi" ucap Ivan menunduk tak berani menatap mata Devan.


"baiklah aku akan segera masuk, tapi urusan kita belum selesai Ivan " ucap Devan dengan nada mengancam membuat Ivan dan Keyna yang mendengarnya merinding ngeri.


Devan pun menyuruh Ivan untuk membawa semua rujak sebagai hukuman awalnya, mereka pun berjalan menuju ruangannya bersama saat masuk keyna tersenyum dengan sekertaris Devan dan sekertaris Devan membalas senyuman keyna.


Devan membuka pintu ruangannya dan melihat kliennya sedang duduk manis di sofa sambil meminum kopi yang Ivan siapkan tadi sambil menunggu Devan, sementara keyna yang melihat klien Devan sangat terkejut.


"hai keyna " sapa klien Devan.


"kak... Reyhan " ucap keyna pelan..

__ADS_1


next yuk ......🤭🤭🤭🤭


__ADS_2