Menikahi Pria Tua

Menikahi Pria Tua
Bab 48


__ADS_3

Wanita yang sudah merencanakan kematian keyna pada hari itu sangat kesal ia melemparkan pot ke arah Reyhan dan untungnya saja Reyhan bisa menghindar.


"dasar Bang** kamu Reyhan kamu sudah menggagalkan rencana ku " ucap wanita itu dengan nada tinggi.


"aku sudah pernah bilang pada mu jangan menyakiti Keyna, aku mengikuti permainan mu jika kau tidak menyakitinya" ucap Reyhan.


"apa kau tau Keyna hampir mati dan Devan hampir saja akan menjadi milikku tapi gara-gara kamu semua rencana ku berantakan Reyhan " ucap wanita itu mengacak meja yang ada di depannya hingga hambur berserakan di lantai.


"cukuplah jika kamu ingin memiliki Devan pakai rencana yang lain tapi jangan dengan menyakiti Keyna terserah kamu mau menyakiti Kaka atau mamanya aku tidak peduli tapi jangan dengan Keyna" ucap Reyhan mendekati wanita itu.


"apa kau lupa aku datang ke kota ini atas suruhan mu memisahkan Keyna dan Devan, tapi jika kau menyakiti keyna maka kamu akan habis di tangan ku sendiri wahai sepupu ku " bisik Reyhan di telinga wanita itu membuatnya merinding.


"baiklah tapi jika aku menyakiti anak dalam rahim keyna kau tidak akan marah pada ku kan " ucap wanita itu menatap ke arah Reyhan.


"yah tentu karena itu anak Devan asal jangan sampe keyna mengenai dampaknya" ucap Reyhan santai sambil merebahkan badannya di sofa.


"baiklah tuan Reyhan aku akan memberi tahu rencana ku agar Devan membenci keyna pertama anak dari kandungan keyna harus mati dan secara otomatis Devan akan menyalahkan Keyna badan membenci Keyna setelah itu kau masuklah dalam kehidupan keyna seolah menjadi pahlawan untuknya" ucap wanita itu dengan senyum sinis nya.


"baiklah aku setuju " ucap Reyhan sambil menaikan gelas berisi anggur merah di depan mata wanita itu.


"rencana kedua ku ini pasti akan berhasil lihat saja keyna kau tidak akan bersama Devan karena Devan hanya milikku dan tetap menjadi milikku" batin wanita itu.

__ADS_1


...****************...


Sudah hampir 1 Minggu keyna di rumah dan mengambil cuti kampusnya, keyna di rumah bersama dengan mommy Nayla dan mama Mira menemani keyna dan setelah Devan pulang kantor mommy Nayla dan mama Mira pun akan pulang, sementara Tata sudah sadar 2 hari yang lalu namun sayang belum bisa di pulangkan dan harus beristirahat di rumah sakit sampai kondisinya pulih.


"bolehkah aku menjenguk Tata, sudah 2 hari ia sadarkan diri namun aku belum menemuinya" ucap keyna pelan mendekati Devan.


Devan pun langsung menarik badan mungil istrinya itu hingga duduk di pangkuan Devan dan langsung mencium pipi keyna dengan lembut.


"baiklah kita akan menjenguk Sabahat mu itu" ucap Devan lembut.


"apakah kamu tidak marah " ucap keyna.


"hei pak tua jangan menggendong ku seperti itu apa kau tau aku sadar diri sekarang berat badan ku seperti badak kau tidak akan mampu mengangkat tubuh ku" ucap keyna.


"kau tidak berat sayang" ucap Devan santai ia mengangkat tubuh keyna dan membawanya kedalam kamar mandi di kamar mereka tidak terjadi apapun ya karena mereka harus melaksanakan solat magrib.


setelah solat dengan Devan yang sudah bersedia menjadi imam keyna pun senang karena suaminya sudah bisa menjadi imam bagi Keyna.


"apa kau ingin makan sesuatu sebelum kita ke rumah sakit" tanya Devan setelah ia mencium kening keyna dengan lembut.


"sebenarnya beberapa hari ini aku ingin makan lalapan ikan lele namun aku melihat mu sangat sibuk di kantor apalagi Ivan belum bisa membantu mu karena harus menjaga Tata " ucap keyna pelan.

__ADS_1


"kenapa kau tidak memberitahu kan ku, walau aku sibuk kerja kau dan anak kita adalah prioritas utama ku jadi kalau kamu ingin makan sesuatu bilang lah pada ku " ucap Devan lembut memeluk tubuh keyna.


keyna yang mendengar perkataan Devan langsung luluh dan memeluk Devan dengan sangat erat ia tidak menyangka Devan akan selembut ini dan hanya kepada keyna saja.


"I love you my hubby, I love you so much" ucap keyna mencium bibir Devan secara berulang-ulang.


"hei nona muda jangan memancing junior milikku untuk bangun " ucap Devan menatap keran keyna.


"hahahaha aku tidak memancingnya pak tua, hanya saja...." ucap keyna langsung menyerang Devan dengan brutal membuat Devan sangat kaget karena istrinya sangat agresif.


akhirnya sebelum mereka pergi ke rumah sakit terjadi penyatuan yang membuat Devan sangat menikmati permainan dari keyna dan membaut Devan sangat puas keyna berhasil memimpin permainan mereka dengan sangat baik.


"kau sangat agresif sayang "ucap Devan memeluk tubuh keyna.


"aku hanya agresif kepada mu " balas keyna.


"cukup pada ku karena tubuh ini milikku, bibir ini, mata ini, pipi ini, leher ini, dan semua yang ada di tubuh mu adalah milikku" ucap Devan sambil mencium keyna.


"yah semua milikmu dan Keyna hanya milik Devan Mahendra dan Devan Mahendra di takdir kan untuk keyna bukan yang lain " ucap keyna memeluk Devan.


Next...next...yuk 🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2