
" aku berada di mana " ucap keyna melihat sekelilingnya yang banyak rerumputan hijau.
Kemudian Keyna melihat sosok yang sangat ia rindukan dan langsung berlari memeluknya dengan erat.
"Papa, keyna kangen" ucap keyna menitihkan air mata.
"Papa juga kangen sama kamu " ucap pak Damar.
"Papa kenapa berada di sini" tanya keyna.
"Papa yang harus bertanya pada mu kenapa kamu berada di sini" tanya pak Damar.
"Keyna juga tidak tau pa, keyna tidak ingat apa-apa" ucap keyna.
Kemudian Keyna mendengar suara yang terus memanggil namanya membuat keyna mencari sumber suara itu.
"Pa ikut keyna mencari sumber suara itu " Keyna menarik tangan pak Damar
"Papa tidak bisa sayang, kamu harus pergi dari sini sepertinya seseorang sedang menunggu mu di sana " ucap papa Damar mengusap kepala Keyna.
"Keyna gak mau, keyna mau sama papa" ucap keyna memeluk pak Damar.
"Nak kamu harus kembali tempat mu bukan disini, seseorang masih membutuhkan kan mu di sana " ucap pa damar menunjuk seseorang yang berada sangat jauh dari mereka.
Keyna pun melihat kearah yang di tunjuk oleh papanya namun ia hanya melihat tubuh seorang pria yang sepertinya sedang menunggu seseorang.
"Dia menunggu mu keyna, kembali lah " ucap pak Damar meninggal keyna.
"Papa jangan tinggalkan keyna sendiri" ucap keyna berlari ke pak Damar namun tangannya tiba-tiba di tahan oleh seseorang.
"Jangan pergi " ucap sosok pria itu yang ternyata adalah Devan.
"Devan " ucap keyna.
__ADS_1
Tit.....tit.....tit....
Devan yang terbangun saat mendengar keyna menyebut namanya langsung melihat kearah Keyna yang sudah mulai sadar dan membuka matanya dengan pelan.
Devan pun langsung menekan tombol merah yang berada di ruangan itu untuk menghubungi dokter agar mengecek kondisi istrinya.
Keynya pun membuka matanya dengan pelan melihat kearah sekeliling ruangan itu dan melihat sosok Devan yang menggenggam tangan keyna dengan erat sambil mengucapkan Alhamdulillah.
"Keyna sayang " ucap Devan lembut.
"Aku berada di mana" ucap keyna sangat pelan.
"Kamu berada di rumah sakit sayang dan sekarang dokter akan mengecek kondisi mu " ucap Devan mengusap kepala Keyna.
"Apa yang terjadi pada ku" tanya keyna.
"Kamu koma sudah hampir 1 bulan sayang apa kamu tau aku sangat khawatir pada mu " ucap Devan mengecup wajah keyna.
Para dokter pun datang dan langsung mengecek kondisi keyna dengan talent.
"Alhamdulillah" ucap Devan mengusap wajahnya.
"Namun keyna harus banyak di bergerak agar tubuhnya tidak kaku karena sudah hampir sebulan tubuhnya hanya terbaring tanpa melakukan aktifitas apapun " ucap dokter Ical.
"Baiklah aku mengerti" ucap Devan.
"Aku akan mengambilkan obat dari apotik untuk keyna agar bisa mempercepat penyembuhannya" ucap dokter Ical langsung meninggalkan Devan dan Keyna dalam ruangan.
"Sayang apa kamu merasa pusing" tanya Devan pada keyna.
"Sedikit" ucap keyna pelan.
"Hei kau sudah sangat jelek pak tua, kenapa penampilan mu seperti ini" ucap keyna pelan dengan senyum yang menghias wajah pucat nya namun tetap terlihat cantik di mata Devan.
__ADS_1
"Karena kamu yang tega terbaring hampir sebulan dan tidak mengurus ku " ucap Devan.
"Oh ya ampun pak tua " ucap keyna.
"Terimakasih sudah bangun, aku pikir kamu akan meninggalkan ku sayang aku sangat takut kehilanganmu setiap hari aku berdoa pada Allah agar kau bisa cepat sadar dan kembali pada ku " ucap Devan mengecup tangan keyna.
Keyna yang mendengar ucapan Devan langsung menitihkan air matanya ternyata mimpi yang di bilang oleh sang papa adalah Devan sosok yang masih membutuhkan dirinya.
"Kenapa menangis" ucap Devan mengusap pipi keyna yang basah terkena air mata.
"Aku hanya bahagia dan bersyukur bahwa ternyata suamiku sangat mencintai ku " ucap keyna.
"Sangat aku sangat mencintai mu dan berjanjilah jangan meninggalkan aku seperti ini aku sangat takut" ucap Devan memeluk keyna.
"Ia aku janji I love you my hubby, I love you so much" ucap keyna mencium bibir Devan singkat.
"I love you to my little wife" ucap Devan langsung mencium keyna.
"Khmm baru sadar woi jangan main nyosor" ucap dokter Ical yang membawakan obat untuk keyna.
"Hei apa kau tidak bisa melihat situasi" ucap Devan kesal karena keyna langsung menghentikan ciuman mereka.
"Aku membawakan obat untuk pasien ku apa salah " ucap Ical kesal langsung memberikan Keyna obat.
"Minum stelah makan 2x sehari dan usahakan tubuh mu selalu di gerakan " ucap dokter Ical lembut pada keyna.
"Baiklah dokter" ucap keyna lembut.
"Sana keluar urusan mu sudah selsai kan " ucap Devan langsung mengusir Ical keluar dari ruangan.
"Ah dasar bucin angkut" ucap Ical kesal saat Devan langsung menutup pintu ruangannya.
NEXT ....🥰🥰
__ADS_1
Jangan LUPA VOTE, LIKE, FAVORIT AND JEJAK KOMEN KALIAN AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT MENULISNYA YA 😘😘 SALAM SAYANG AUTHOR 🥰🥰🥰