
Devan pun mengadakan acara syukuran di rumah baru mereka dengan kesembuhan yang Allah berikan kepada istri tercintanya.
Banyak orang yang Devan undang termasuk beberapa rekan bisnisnya dan anak yatim Piatu di panti asuhan yang Devan panggil khusus untuk datang kerumahnya.
Acara semakin ramai dan damai saat salah satu anak panti asuhan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacanya dalam mengisi acara syukuran pada malam itu, suasana menjadi sangat hangat.
Setelah acara pengajian selesai, waktu makan pun tiba semua orang sudah mulai menyendok dan memakan hidangan yang sudah di sediakan.
sementara Keyna dan teman-temannya duduk-duduk sambil memakan beberapa cemilan dan kue, penampilan keyna malam ini pun berbeda karena ia memakai jilbab yang menambah kecantikan pada muka keyna yang begitu bulat dan putih.
"Key...kamu gak mau gitu pakai jilbab, kamu cantik Lo pakai jilbab " ucap Tata mengomentari penampilan keyna.
"Aku sih mau.... sepertinya tidak terlalu buruk...tapi aku tanya dulu sama Devan apa dia suka aku memakai jilbab seperti ini" ucap keyna.
"Pasti dia setuju" balas Tata.
"Kalo kamu Ica.... beberapa hari ini aku melihat mu berbelanja banyak sekali model hijab saat kita shoping" ucap Tata.
Ica yang mendengar pertanyaan Tata hanya tersenyum malu karena memang beberapa hari ini dia sibuk mencari hijab.
"Apa kak Gibran menyuruh mu berhijab, karena setau ku kak Gibran pengen banget tuh punya istri berhijab" ucap keyna.
"Hehehe....iya sih tapi aku baru on proses semoga bisa Istikomah" ucap Ica dengan senyum lebarnya.
"Amin..." Ucap keyna.
Entah mengapa Tata dan Ica melihat keyn malam ini sangat berbeda karena porsi makannya meningkat, bagaimana tidak puding yang di ada di piring berisi 20 puding keyna yang menghabiskan semua puding itu dengan lahap.
"Key....kamu lapar banget ya" tanya Tata pelan.
"Enggak tadi aku habis makan sup dan nasi " balas keyna santai sambil memakan puding terkahirnya.
"Yakin key.....tuh 20 puding habis begitu saja di piring " ucap Ica.
__ADS_1
"Astaghfirullah.....kok bisa " ucap keyna kaget saat melihat piring itu sudah kosong.
"Yaelah key.... terlambat banget " ucap Tata menepuk jidatnya.
"Seenak itu ya key pudingnya sampai kamu makanya enggak sadar diri" ucap Ica.
"Hehehe....iya pudingnya enak banget....aku minta nambah dulu di belakang sebentar ya" ucap keyna langsung pergi membawa piring kosong untuk mengambil puding itu kembali.
"Ica kamu enggak ngerasa aneh sama tingkah laku keyna....apa jangan-jangan....." Ucap Tata menatap Ica.
"Hamil...." Balas Ica , kedua orang itu pun itu langsung menutup kedua mulutnya dan histeris sambil saling memukul.
"Aku yakin dia hamil ......kamu ingat kan waktu dia pernah hamil dulu ..porsi makannya seperti monster" ucap Tata semangat.
"Iya sih...tapi jangan kita beritahu keyna....jangan sampai dugaan kita salah dan membuat nya kecewa " ucap Ica.
" Iya juga....tapi aku yakin dia hamil" ucap Tata.
"Siapa yang hamil....." Ucap keyna yang ternyata sempat mendengar ucapan Tata.
"Oh .." balas keyna dan langsung menaruh puding dan juga membawa beberapa kue yang sempat ia ambil.
"Key yakin mau habisin semua ini" ucap Ica melihat makanan keyna hanya bisa menelan salivanya.
"Astaga anak ini "batin Ica.
"Yakinlah...apa kalian mau" tawar keyna.
"Makasi key....tapi kamu udah kenyang" ucap Tata.
"Oh ya udah " ucap keyna langsung memakan puding dan kuenya hingga habis.
Akhirnya setelah 2 jam berlalu acara pun telah selesai di selenggarakan, semua tamu dan para keluarga sudah pulang kerumah mereka masing-masing begitu pula dengan Tata dan Ica dan dokter Melly dan Ical yang sempat hadir di acara Devan pun sudah pulang.
__ADS_1
Keyna yang telah selesai membersihkan dirinya langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur, badannya begitu lelah.
Sementara Devan yang baru keluar dari kamar mandi melihat keyna yang sedang rebahan mempunyai ide untuk menjahili istrinya.
"Sayang" panggil Devan.
"Hmmmmm....." Ucap keyna masih memejamkan matanya.
"Apa kamu sudah solat" tanya Devan.
"Sudah" balas keyna singkat.
"Aku juga sudah selsai solat....hmmm sayang apa boleh aku ....." Ucap Devan terpotong saat mendapatkan kecupan bibir dari Keyna.
"Kenapa kaget begitu sayang" ucap keyna santai.
"Kau memancing ku deluan sayang" ucap Devan langsung menyerang keyna dengan sangatlah rakus, mencium bibir mungil keyna dengan lahap.
"I love you hubby" ucap keyna menatap Devan, entah mengapa perasaan keyna ingin melakukan hubungan **** sangat tinggi beberapa belakangan ini.
"I love you to my little wife" balas Devan langsung kembali menyerang keyna hingga tak tersisa sehelai benangpun di tubuh keyna.
Devan Melu** bibir keyna hingga ke jenjang leher keyna, dia memberikan tanda-tanda cinta kepemilikannya di leher keyna hingga turun ke bawah tempat yang paling favorit untuk Devan.
Ia melum** dengan rakus dua gundukan milik keyna hingga membuat keyna meringis kenikmatan dengan permainan mulut dari Devan.
Hingga sampai di puncak penyatuan keyna menjabak rambut Devan dan mengeluarkan *******-******* yang membuat gelora Devan bertambah gairah.
Akhirnya sampailah di titik kenikmatan yang membuat kedua insan itu benar-benar terbuai nikmatnya percintaan mereka yang di temani dengan gemuruhnya hujan.
"Terimakasih my Little wife" ucap Devan mengecup keyna.
Devan Pun memeluk tubuh keyna dengan erat dan menutup tubuh mereka dengan selimut, pertempuran kedua insan itu pun selesai dan terlelap tidur di alam mimpi mereka masing-masing.
__ADS_1
next....next...next...